Workshop Newsletter dan Media tentang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL)

lelakibugis

bermain.. terluka.. tertawa..

Catatan RinganTips Menulis

Workshop Newsletter dan Media tentang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL)

“Kami tiba jam 5 pagi dari Toraja, jadi hanya punya sedikit waktu istirahat sebelum ikut kegiatan ini” ungkap Cici.

Cici adalah salah satu peserta Workshop Newsletter dan Media tentang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL). Meski waktu istirahat sedikit, Cici mengaku masih sempat menonton berita sebelum menuju ke ruangan tempat berlangsungnya workshop. Sebagai peserta dari luar Makassar, Cici yang merupakan staff Humas Kab. Tana Toraja, mendapatkan fasilitas akomodasi di hotel tempat terselenggaranya kegiatan.

Workshop Newsletter dan Media AMPL ini terselenggara berkat kerjasama dari Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI) dan United Nations Children’s Fund (Unicef) dan akan berlangsung selama tiga hari yaitu 25-27 November 2015.

“Ada banyak media berbagi pengetahuan, bisa newsletter, website atau media sosial lainnya. Kami berharap setelah workshop ini, peserta bisa membuat newsletter maupun media lainnya untuk bertukar informasi pembangunan khususnya program AMPL.” Jelas Wildan Setiabudi, Program Officer Water and Sanitation Hygiene Unicef.

Berbagai program Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) telah dilaksanakan selama bertahun-tahun, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten. Program tersebut berupa program Pemerintah atau program donor. Pembiayaan pun, ada yang berasal dari APBN/APBD, lembaga donor maupun swadaya masyarakat.

Namun demikian, capaian pembangunan AMPL untuk setiap kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan berbeda-beda. Pelaksanaan pembangunan dan programnya pun juga berbeda-beda. Agar satu kabupaten dapat belajar dari kabupaten lain yang melaksanakan kegiatan tersebut, dibutuhkan sebuah media untuk sharing pembelajaran. Dengan media sharing knowledge, diharapkan keberhasilan pembangunan/program AMPL di suatu kabupaten, dapat diketahui oleh kabupaten lain, atau pihak lain, untuk dijadikan sebagai pembelajaran atau sumber motivasi.

Workshop Newsletter dan Media tentang APML bertujuan sebagai media bertukar informasi dan pengalaman terkait program AMPL , sebagai media pembelajaran bagi kabupaten atau pihak-pihak lain yang membutuhkan, sebagai salah satu upaya untuk menyusun strategi dalam menjaga keberlanjutan dan replikasi program-program AMPL dan sebagai media publikasi program Pemerintah terkait AMPL .

Andi Irawan Bintang, Kepala Bidang Kelembagaan & Swadaya Manusia BAPPEDA Sulsel mengungkapkan harapannnya agar selepas kegiatan ini para peserta bisa menerbitkan newsletter secara berkala sebagai media berbagi pengalaman praktik cerdas dalam hal pengeloaan air minum dan sanitasi. “Semoga para peserta bisa meninggalkan jejak dari program – program mengenai air dan sanitasi ini sehingga orang lain bisa belajar dari itu”

Peserta Workshop Newsletter dan Media AMPL BaKTI - Unicef
Peserta Workshop Newsletter dan Media AMPL BaKTI – Unicef

Workshop ini dihadiri 28 peserta yang terdiri dari 10 (sepuluh) orang peserta provinsi serta 2 (dua) orang perwakilan dari lokasi target UNICEF maupun kabupaten target replikasi. Para peserta itu datang dari berbagai latar belakang Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) antara lain; Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Pekerjaan Umum Provinsi, Sekretariat Pokja Sanitasi, Biro Pembangunan Setda Provinsi Sulsel, Bappeda Provinsi Sulsel, Bappeda Provinsi Sulsel Bidang Kelembagaan dan SDM, Bappeda Provinsi Sulsel.

Untuk peserta datang dari kabupaten – kabupaten Luwu Utara, Barru, Takalar, Jeneponto, Bulukumba , Wajo, Sidrap, Tator dan Toraja Utara yang terdiri dari unsur-unsur 1 orang Tim Pokja yang menangani media komunikasi (Bappeda atau Setda Kabupaten) dan dari Dinas Kesehatan yang aktif dalam Pokja AMPL .

BaKTI sendiri sebagai mitra Unicef berharap agar setelah kegiatan ini semua kabupaten bisa menindaklanjuti dengan menerbitkan newsletter di masing – masing kabupaten. Di samping itu, “Praktik – praktik baik di kabupaten – kabupaten, terkait WASH, dapat teridentifikasi dan terpublikasi sehingga bermanfaat bagi banyak orang” tutup Nirwana Anar, Asisten Program Officer Program Kerjasama BaKTI – Unicef.

Jika Berkenan Silakan Komentar di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.