Tips Menulis Bagi Pemula

lelakibugis

bermain.. terluka.. tertawa..

Catatan RinganTips Menulis

Tips Menulis Bagi Pemula

Tips Menulis Bagi Pemula

Tips Menulis Bagi Pemula – Banyak yang bilang menulis itu sebuah pekerjaan yang tak mudah. Benarkah? Menulis tak sesulit yang kamu bayangkan kok.

Dalam postingan terakhir saya membahas bagaimana menyusun paragraf yang baik. Kali ini saya ingin berbagi beberapa tips menulis yang saya dapatkan dari pengalaman sendiri maupun hasil berguru pada beberapa orang, dan juga dari om Google.

Untuk bisa menulis dengan baik, hal pertama yang harus dilakukan adalah jadilah pembaca yang baik. Penulis yang baik adalah pembaca yang baik. Membaca akan memperkaya pengetahuan kita yang tentu saja akan sangat membantu jika ingin menuliskan sebuah topik. Baca apa saja sesuai ketertarikan kamu. Bisa juga dengan memilih tema-tema tertentu yang menarik bagi kamu yang ingin memiliki blog dengan tema spesifik.

Tak perlu bingung bagaimana mencari bahan bacaan. Mintalah pada om Google jika malas mengunjungi perpustakaan. Bacaan adalah input, menulis adalah proses, dan tulisan adalah output. Bacaan, ibarat makanan bagi otak dan jiwa. Jika makanan itu bermutu maka tulisan yang akan hasilkan tentu akan menarik juga.

Sebelum memulai menulis, ide adalah hal pertama yang kamu akan butuhkan. Biasanya ide datang tak terduga. Ide ini bisa datang kapan dan dimana saja, tanpa permisi. Mungkin ide datang ketika kamu sedang nongkrong di kafe, bisa juga saat kamu menonton tivi.

Untuk itu bawalah sebuah note kecil untuk segera mencatat ketika ide itu datang. Bagi pengguna ponsel cerdas, manfaatkan aplikasi catatan yang ada. Catat saja dulu kata-kata kunci saat menemukan sebuah ide dalam aplikasi catatan itu. Bukalah kembali catatan-catatan itu di waktu senggang lalu mulailah kembangkan menjadi sebuah tulisan.

Ungkapan bahwa menulis butuh bakat tidaklah benar. Menulis adalah sebuah kemampuan yang bisa diasah. Menulislah minimal 30 menit setiap hari untuk melatih kemampuan itu. Tulislah apa saja yang dalam kepala kamu. Jika sudah memiliki beberapa ide dalam catatan kecil seperti di atas, maka kembangkanlah ide itu.

Jika dalam menulis kamu merasa kehilangan ide atau mentok, simpanlah dulu tulisan itu. Saya sendiri menyimpan tulisan-tulisan yang belum selesai dalam sebuah folder yang bernama ‘janin’. Dalam folder ini tersimpan banyak tulisan yang belum selesai atau bahkan hanya berupa draft.

Alasan tak ada ide tidak bisa kamu jadikan untuk berhenti menulis. Ketiadaan ide pun bisa menjadi sebuah ide untuk menghasilkan tulisan. Seorang peserta Kelas Menulis Kepo, Ismail, berhasil menjadikan kebuntuannya dalam menemukan ide menjadi sebuah tulisan. Bagaimana bisa? Saya ceritakan di Kisah Ismail Si Pencari dan Pencuri Ide

Tips Menulis Bagi Pemula berikutnya adalah ketika memiliki waktu senggang dan pikiran lebih segar, bukalah kembali tulisan-tulisan yang belum selesai itu lalu lanjutkan. Tulisan itu ibarat tumbuhan. Bisa saja tulisan itu berkembang karena ide baru datang. Jagalah tulisan kamu dari ide awal agar tidak terlalu melebar dan keluar dari apa yang ingin kamu tuliskan sebelumnya. Jika merasa ide baru itu lebih menarik dan bisa kamu kembangkan, buatlah tulisan baru.

Untuk membantu mengembangkan ide kamu bisa menggunakan metode mind mapping. dalam menulis. Mind mapping ini sangat membantu dalam menggali dan mengembangkan ide untuk kemudian menjadikannya tulisan menjadi runut dan mengalir. Untuk lebih jelasnya, silakan baca Mind Mapping Dalam Menulis dan Contoh Penggunaanya

Setelah mengembangkan ide dan menyusunnya menjadi kerangka tulisan melalui metode mind mapping, selanjutnya adalah mengubah kerangka-kerangka tulisan itu menjadi sebuah paragraf. Sebuah paragraf harus selalu memiliki kalimat yang lengkap, benar, dan ringkas. Selain itu, harus mudah dibaca dan tersusun dengan baik.

Paragraf itu sendiri harus fokus pada satu tema, subjek atau ide sentral. Untuk lebih mudah memahami apa itu paragraf dan bagaimana menulis paragraf bisa kamu baca di Bagaimana Menyusun Paragraf?

Unsur penting lainnya dalam menulis adalah menentukan judul. Kenapa penting? Hal pertama yang dilihat dari pembaca adalah judul. Jika pembaca sudah jatuh hati atau penasaran dengan judul, mereka akan melanjutkan bacaan. Sebaliknya, jika judul saja sudah tak mampu menarik perhatian mereka bisa dipastikan pembaca akan segera meninggalkan tulisan itu.

Saat menentukan judul, ajukan pertanyaan pada diri sendiri “Jika pembaca melihat judul yang saya pakai, apakah mereka akan tertarik membaca tulisan ini? Jika jawabannya Ya, berarti judul itu kemungkinan besar menarik. Jika tidak, itu berarti coba cari judul lain.

Yang perlu diingat, judul sebaiknya benar-benar menggambarkan isi tulisan. Jangan memakai judul bombastis, seperti kecenderungan media sekarang) untuk memancing pembaca. Sekali pembaca merasa tertipu oleh judul, percayalah, mereka tak akan mau lagi membaca tulisan (lain) anda.

Selain itu, ada beberapa hal yang harus mendapat perhatian saat membuat judul tulisan. Lebih lengkap bisa dibaca di Bagaimana Menyusun Judul Yang Benar dan Menarik.

Dalam menulis perhatikan tanda baca, terutama untuk penggunaan yang benar dari koma dan penggalan. Kedua tanda baca ini mengatur alur pikiran kamu dan pembaca. Kedua tanda baca itu bisa membuat tulisan kamu membingungkan meski kata-kata yang kamu pakai sudah jelas.

Koma dan penggalan  juga memberi jeda bagi pembaca untuk mengambil nafas dalam membaca. Pembaca biasanya tidak menyukai kalimat atau paragraf yang panjang karena merasa kelelahan. Meski terlihat sepele, kesalahan kecil bisa berpengaruh pada kenyamanan pembaca. Jika ini terjadi mereka akan tidak nyaman dan meninggalkan tulisan kamu tanpa menyelesaikannya.

Bereksperimenlah dengan gaya bahasa, bunyi, dan kata-kata dan bahasa, semuanya kelak akan sangat familiar jika sering melatihnya. Gunakan klik kanan pada sebuah kata untuk melihat thesaurus atau padanan kata itu. Lakukan selalu pada kata-kata baru untuk menambah perbendaharaan kata-kata.

Gaya Bahasa, bunyi dan diksi yang kaya akan membuat tulisan menjadi menarik. Selain itu, apalagi? Sudut Pandang!

Sudut pandang dalam menulis sesuatu bisa menjadi pembeda tulisan kita dengan tulisan orang lain. Saat ini apa ide yang belum atau tidak pernah orang tuliskan? Tidak ada. Tapi itu bukan alasan untuk kita tidak menuliskannya.

Jika menemukan sebuah tema atau ide untuk kamu tulis lalu sudah banyak menuliskannya, itu berarti kamu harus mencari angle atau sudut pandang yang berbeda dari apa yang orang lain sudah tulis. Bacalah tulisan-tulisan dengan tema atau ide yang sama yang akan kamu tuliskan dan carilah sudut pandang apa yang belum ada.

Sudut pandang menentukan bagaimana kita sebagai penulis menyusun dan mengembangkan argumen dan bukti pendukung dalam menyikapi suatu peristiwa, masalah atau sebuah fenomena yang sedang terjadi. Kalau masih bingung bagaimana menentukan sudut pandang, silakan baca Semua Tentang Sudut Pandang

Cobalah untuk tidak mengedit tulisan ketika masih berupa draft awal. Menulis dan mengedit adalah dua proses terpisah yang menggunakan sisi otak yang berbeda. Banyak penulis pemula yang mengaku akhirnya tidak bisa menyelesaikan tulisan karena sibuk mencari kesalahan dalam tulisannya.

Simpanlah tulisan itu beberapa saat. Baca ulang dan periksalah selalu tulisanmu. Jangan mengandalkan tool/program pengecekan meski program/tool itu hasilnya bagus.

Saat memeriksa tulisan cobalah cari kesalahan penulisan semisal penempatan ‘di’, penggunaan huruf kapital, dan sebagainya. Untuk membantu menemukan apa yang perlu kamu perbaiki bisa buka Kesalahan Mendasar Penulis Pemula.

Jangan kecil hati, kesalahan-kesalahan ini adalah kesalahan mendasar yang sering dilakukan oleh penulis pemula, bahkan yang sudah sering menulis pun.

Setelah melakukan pengeditan pada layar monitor atau kertas cetak, bacalah tulisanmu dengan suara nyaring. Kalimat aneh atau salah yang lolos pada penyuntingan awal biasanya akan muncul dengan mudah ketika anda membaca dengan keras. Salah satu cara untuk memeriksa kesalahan pengetikan adalah dengan membaca dari belakang. Cara ini biasanya digunakan oleh para pemeriksa aksara dan penyigi atau editor.

Tips Menulis Bagi Pemula berikutnya adalah carilah teman yang kamu anggap bisa memberi masukan setelah melakukan swasigi. Belajarlah untuk menerima kritik dan mintalah masukan pada setiap kesempatan. Jangan marah bahkan jika kritik itu sangat keras. Jangan tersinggung bahkan jika kamu berpikir kritik itu salah. Dan, berterima kasihlah selalu kepada mereka yang meluangkan waktu untuk memberi kritikan atau masukan.

Terakhir, menulis adalah sebuah proses belajar terus-menerus. Semakin sering kita semakin menulis semakin banyak hal yang terus kita pelajari. Tips terbaik dalam menulis adalah dengan menulis. Seperti belajar berrenang, mau tidak mau harus turun ke kolam renang untuk bisa berenang.Tidak cukup dengan hanya menguasai teori saja.

Begitu pun dengan menulis, mau tak mau harus dimulai dengan menulis. Tak ada orang yang bisa mahir dalam menulis kecuali dia mau terus melatih kemampuan menulisnya. Tapi jangan takut, ada banyak dalam melatih kemampuan menulis dengan menyenangkan, salah satunya yang bisa kamu coba adalah dengan ‘bermain kata’

Setelah memiliki kebiasaan menulis tantanglah diri kamu untuk menulis sejumlah kata perhari, misalnya 3000 kata perhari. Kamu bisa memulai dengan 500 kata per hari lalu tingkatkan jumlahnya sesuai kemampuan. Jika sudah merasa mampu, tak ada salahnya menantang diri sendiri untuk menulis sebuah novel atau buku dengan jumlah kata 50.000 per bulan.

Masih banyak tips lain tentang menulis. Saya akan berbagi pada kesempatan lain. Sila berbagi jika punya Tips Menulis Bagi Pemula lain di kolom komentar

Comments (27)

  1. Makasih tips-nya, sangat membantu 🙂

  2. tipsnya sangat bermanfaat utk saya pribadi. hehehe jadi semangat menulis lagi… ;D

  3. thx dear, saya sudah mulai mencoba sedikit-sedikit untuk sering menulis. namun kadang-kadang ada beberapa tulisan masih malu untuk di-publish/posting di blog atau note di FB untuk dibaca orang lain. masih kurang pede !!

    thank you anyway buat tips2 itu

  4. masalah terbesar
    lagi semangat 45X100 tiba2 hilang ide. mandek dah………..
    dan bagi saya pribadi.. tidak ada sharing partner.
    jangankan baca draft, baca tulisan sederhana saja g ada yg “sanggup”
    daeng mw bantu jadi sharing partner? *____*

    • lelakibugis

      Siap! Apa yg bisa saya bantu?
      🙂

      • saya punya banyak janin *ikutistilahdaeng yang masih saya pelihara, entah pantas dibesarkan atau harus diaborsi. *kenapanahjadibicaraini =D
        bila daeng sudi dan ada waktu mohon kesediaannya untuk lirik2 sedikit, adakah sumbang sarannya.
        sekian daeng…

        *saya kirim kemana daeng?

  5. elisa eka bungawaty

    saya bermasalah dgn kehilangan ide atau mentok…,
    klu sdh mentok…bisanya sy sdh stop dgn tulisan yg tanggung,yaa tulisannya jadinya tdk selesai-selesai…. 🙁

  6. kalau saya biasanya yg jadi masalah itu menemukan kalimat pertama sebagai pembuka tulisan. Tapi begitu dapat, unstoppable :).Ada yang bilang di save dulu sebagai draft, di baca ulang kemudian baru di publish. Ada juga yg langsung di publish.. It’s all up to you. Untuk @Dee Masalah pede gak pede di posting, hey.. kita tdk bsa menyenangkan orang banyak. Publish saja 🙂

    Itu kata saya lohhh… baru belajar juga 🙂

  7. saya juga pernah dengar kuot begini “every writings has its own destiny” setuju dengan Vita Masli (hi salam kenal) bahw akita tidak bisa menyenangkan orang banyak..hehe..saya juga dulu tidak pede publish tulisan..sekarang sedikit mulai pd. tiap punya tulisan baru rasanya tidak sabar segera publish..hajar saja dulu hehe oh iya bisa baca di http://marniearianto.wordpress.com tulisan saya

  8. bermanfaat daneng. terimakasih daeng. 😀

  9. Tips yang keren kak Lebug, Tojengka.

    Terutama yang ini “Untuk bisa menulis dengan baik, hal pertama yang harus dilakukan adalah jadilah pembaca yang baik. Penulis yang baik adalah pembaca yang baik”.

    Banyak dari kita pengen langsung menulis, tapi abai dalam membaca. Hasil tulisannya bisa ketahuan, miskin ide dan monoton dalam pemilihan kata.

    Penulis yang banyak membaca, sesungguhnya sedang mengumpulkan koleksi kata-kata dan ide untuk dituliskan. Penulis yang baik selalu tumbuh dengan kekayaan kata dan ide yang bertambah setiap saat.

  10. Ada pade ini tulisan. Sering ditanya sama teman bagaimana sih kalau mau mulai menulis? Nanti langsung kushare aja aaaaah. Tengkyu oppaaa

  11. semacam kembali ke kelas membaca tulisan ini. Dan sampai hari ini saya masih terbuai dengan malas menekan enter. Itu juga saya akui karena jarang menyusun outline dengan baik. Terima kasih mengingatkan Kak.

  12. Yes, perlu tips seperti ini untuk menunjukkan jalan terang kepada yang merasa jalan menulis gelap bagi pemula. Yang penting juga adalah kemauan yang kuat, ya Oppa.

  13. Karena saya penulis pemula maka tips ini akan saya ingat baik-baik. Oh yah, ide itu kadang muncul di tempat dan situasi yang tidak memungkinkan kita untuk menuliskannya, bagaimana caranya agar ide tidak raib?

  14. Saya juga baru belajar lagi menulis Kak. semakin saya baca tulisan ini semakin saya merasa masih harus belajar banyak lagi. Masih banyak detail dan sistematika yang kacau. Terima kasih sudah berbagi

  15. Terima kasih tips Kak Anchu..sangat bermanfaat..waktu mula menulis dulu,bagi saya yang paling gampang adalah melakukan investivagi langsung ke lapangan.tuLislah apa yang kita liat, dengar melalui wawancara..bisa ditambah lagi dengan opini peribadi jika ada,,menggunakan 5w +1h bisa diterapkan penulis pemula..

  16. Artikel lama yang diperbaharui ya ini? Soalnya tahunnya 2012, tapi ada tentang Ismail.

    Apapun itu, artikelnya bagus boscuu

  17. Terimakasih tipsnya kak sangat membantu khususnya bagi saya yang baru mencoba untuk menulis.

    Btw, nama folder draftnya “janin” unik juga yah hehe.

  18. Saya sangat sepakat dengan abang, kalo sudut pandang itu yang membuat tulisan si penulis jadi megah. Kemarin saya sempat bertanya ke salah seorang pegiat/penulis di berbagai media yang aktif di sebuah LSM sejak lama. Dia katanya sudah sering mempublish rulisan di berbagai media massa terkait pajak.

    Saya penasaran dari sekian banyakntulisannya semua topiknya terkait pajak semua. Pas dia perlihatkan satu-per-satu ternyata benar, dan yang membuat dia biaa punya banyak ide menulis adalah karena dia punya sudut pandang yang megah atas suatu topik. Hihi.

  19. Terimakasih tipsnya kk, sgt membabtu.

    Inimi kyknya salah satu pilar kontennya lelaki bugis, dtggu sub category slanjutnya om hihii

  20. Waah thanks tipsnya oppa. Saya setuju sekali dengan kalimat ini “untuk bisa menulis dengan baik, hal pertama yang harus dilakukan adalah jadilah pembaca yang baik”

    Lumayan juga ya kalau membiasakan diri rutin menulis tiap hari. Minimal dengan 500 kata per harinya

  21. Terima kasih tipsnya, Oppa. Berkunjung ke postingan-postingan di blog ini serasa disuruh belajar kembali. Jadi tahu apa yang salah selama ini. Dan sepertinya saya harus rajin-rajin membaca nih..bukan hanya rajin beli buku, terus lupa dibaca. Wkwkwk

Jika Berkenan Silakan Komentar di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.