Buku & Film

Pasangan – Pasangan Romantis Dalam Film Indonesia Sepanjang Masa

Dunia mengenal Jack dan Rose dari film Titanic (1997) yang diangkat dari kisah tenggelamnya film Titanic. Nama Jack dan Rose lekat dalam ingatan pecinta film. Di Indonesia, kita akan menyebut Rangga dan Cinta sebagai pasangan romantis yang pernah ada. Selain mereka, siapa saja Pasangan – Pasangan Romantis Dalam Film Indonesia Sepanjang Masa?

Berikut beberapa di antara Pasangan – Pasangan Romantis Dalam Film Indonesia Sepanjang Masa itu Bagian 1 (70-90an)

1. Romi dan Juli

Ada beberapa film yang mengangkat karakter Romi dan Yuli, pasangan romantis ini terilhami oleh  Romeo dan Juliet karya William Shakespeare.

Film pertama berjudul Pengantin Remaja (1971)yang disutradarai oleh Wim Umboh. Film ini berkisah tentang percintaan Romi (Sophan Sopiaan) dan Juli (Widyawati) yang mendapat tentangan dari orang tua Yuli (diperankan oleh WD Muchtar). Sikap orangtua mereka akhirnya berubah saat dokter menemukan penyakit kanker darah pada Juli dan hidupnya divonis tinggal sebulan. Perkawinan pun berlangsung meski hanya sebulan. Kematian Juli tak terelakkan. Di malam kematian, Romi berangkat duluan dengan janji ketemu dalam waktu tidak lama.

Pengantin Remaja (1971) mendapat dua penghargaan internasional yaitu pada penghargaan Runner Up 2 Aktris yang diterima oleh Widyawati pada Asian Film Festival pada tahun 1971. Setahun berikutnya, pada Asian Film Festival 1972 film ini mendapat penghargaan Golden Harvest Award dalam kategori film terbaik.

Sophan Sopiaan dan Widyawati.
Pasangan romantis ini bertemu dalam film dan dipisahkan oleh kematian

Film ini juga mengangkat nama Sophan Sopiaan dan Widyawati sebagai ikon pasangan romantis pada era 1970an. Pasangan ini saling jatuh cinta dan kemudian menikah setahun berikutnya. Sopan Sophiaan dan Widyawatu banyak bermain bersama dalam beberapa film, di antaranya; Matahari Hampir Terbenam (1971), Perkawinan (1972), Timang-Timang Anakku Sayang (1973), Romi dan Juli (1974), Cinta Remaja (1974), Suami (1998), Perempuan Kedua (1990),Yang Tercinta (1991), Love (2008). Dalam beberapa film, Sophan Sophiaan menjadi sutradara bagi film-film Widyawati: Jinak-Jinak Merpati (1975), Bunga Kecil (1978), Arini, Masih ada Kereta yang Akan Lewat (1987), dan Sesal (1994).

Film kedua adalah Romi dan Juli (1974), bercerita tentang percintaan Romi (Rano Karno) dan Juli (Yessy Gusman). Percintaan ini tidak mendapat restu dari kedua orang tua mereka, Sabar (Sukarno M. Noor) dan Komar (Dicky Zulkarnaen) yang berseteru dalam bisnis. Romi dan Juli bersepakat lari dari rumah, dan tersesat di sebuah gua. Romi jatuh sakit, hingga Juli harus mencari obat.

                Berawal dari film ini pula Rano Karno dan Yessy Gusman kemudian sering berpasangan dalam film-film drama remaja, di antaranya Gita Cinta dari SMA (1979) dan Puspa Indah Taman Hati (1979) yang menampilkan karakter pasangan Galih dan Ratna.

2. Samson – Delilah

Ada dua film yang mengadaptasi kisah Samson dan Delilah ini.  Film pertama berjudul Samson Betawi (1975) yang diperankan oleh legenda Indonesia Benyamin S bersama Yatni Ardi. Dikisahkan, Samson (Benyamin S) memiliki keistimewaan: tubuhnya sangat kuat. Namun, kelebihannya ini membuat orangtuanya sengsara. Ada-ada saja kelakuan Samson yang membuat orangtuanya harus  harus menanggung ganti rugi seperti mematahkan tulang orang dan memecahkan kaca tetangga.

Tak mau menyusahkan orangtuanya,  Samson memilih pergi ke kota. Di tengah jalan ia menolong dan berkenalan dengan Duile (Yatni Ardi). Seorang promotor gulat, Sutan Malenggang Dilangit (Mansjur Sjah) melihat peristiwa ini dan mengajak Samson mencari uang di kota lewat pertunjukan kekuatannya dan jadi pegulat bayaran. Samson selalu menang. Hingga akhirnya, kakak Duile yang juga seorang pegulat menantang Samson, meminta Duile agar mencari tahu rahasia kekuatan Samson. Ternyata rahasianya pada bulu ketiak. Begitu bulu ketiak dicabut, maka kalahlah Samson.

Film kedua berjudul Samson dan Delilah (1987). Film ini berkisah tentang Paiman (Paul Hay) dan Delilah (Zusanna). Paiman adalah anak hasil perkosaan penjajah Belanda terhadap ibunya yang Jawa. Sedangkan Delilah adalah anak residen Belanda. Samson adalah panggilan Delilah pada Paiman yang merupakan pejuang berkulit putih dan berambut pirang dan tak terkalahkan.  Samson akhirnya tertangkap berkat tipu muslihat Delilah. Menjelang eksekusi hukum gantung pada Samson dilaksanakan, Delilah malah jatuh hati pada Samson.

3. Galih dan Ratna

Galih dan Ratna merupakan pasangan romantis ikonik dalam beberapa dekade. Keduanya muncul dalam beberapa film; Gita Cinta dari SMA (1979) dan Puspa Indah Taman Hati (1979) dan Galih dan Ratna (2007).

Poster film Gita Cinta dari SMA (1979)

Gita Cinta dari SMA (1979) bercerita tentang kisah cinta dua pelajar SMA yaitu Galih (Rano Karno) dan Ratna (Yessi Gusman) yang merupakan bintang kelas, baik dalam pelajaran, olahraga maupun sopan santun.  Sayang, cinta mereka kandas karena perbedaan etnis. Ayah Ratna yang beretnis Jawa tidak menyetujui hubungan anaknya dengan Galih yang berasal dari Sunda dan menjodohkan Ratna dengan seorang mahasiswa yang sedang berkuliah di Yogya. Mereka tak menyerah. Dengan bantuan kakak Ratna dan teman-teman sekelasnya, mereka secara diam-diam selalu bertemu. Namun mereka kemudian harus berpisah karena Ratna melanjutkan kuliahnya di Yogyakarta.

Kisah Galih dan Ratna berlanjut pada sekuel yang berjudul Puspa Indah Taman Hati (1980). Setelah berpisah dengan Ratna, Galih berjumpa dengan Marlina, kawan kuliah tapi lain jurusan. Ketika hubungan Galih dan Marlina makin erat, tanpa sengaja Galih berjumpa lagi dengan Ratna yang sudah menikah dan dalam proses perceraian. Foto Galih dan Ratna ternyata muncul di majalah dan membuat Marlina cemburu.

Galih dan Ratna juga menjadi judul yang ditulis oleh Guruh Soekarnoputra dan dinyanyikan oleh Chrisye. Bersama dengan “Gita Cinta”, lagu ini pertama kali diperkenalkan sebagai lagu tema untuk film Gita Cinta dari SMA yang dirilis pada tahun 1979, sebelum dimasukkan ke dalam album “Puspa Indah” pada tahun 1980.

Kisah Galih dan Ratna difilmkan lagi dalam film yang berjudul Galih dan Ratna (2017). Dalam film ini Galih diperankan oleh Refal Hady dan Ratna diperankan oleh Sheryl Sheinafia. Dalam film ini Rano Karno dan Yessy Gusman juga dipertemukan kembali dalam satu adegan sebagai tribute pada mereka.

4. Rhoma dan Ani

Rhoma dan Ani, pasangan romantis ini muncul dalam banyak film. Rhoma yang diperankan oleh Rhoma Irama dan Ani diperankan oleh Yati Octavia hadir dalam film Berkelana 1 (1978). Alkisah, Rhoma berkelana ke  Jakarta dan mengaku bernama Budi karena ayahnya tak suka dengan hobi bermusik Rhoma.  Di Jakarta Ia tinggal bersama sebuah grup pengamen. Ketika salah seorang temannya sakit parah dan membutuhkan biaya besar  Budi menjambret tas Ani. Rhoma alias Budi kemudian membayar biaya perawatan temannya, dan mengembalikan surat penting kepada Ani. Ani jatuh simpati, begitu juga orangtuanya. Budi dijadikan sopir untuk Ani. Hubungan cinta tumbuh.


Siapa tak kenal pasangan ini? Sungguh terlaluuuuuh!
Meme-nya bertebaran di mana-mana loh…

Kisah Rhoma dan Ani ini kemudian berlanjut film Berkelana 2 (1979). Film lain yang menampilkan Rhoma dan Ani antara lain Darah Muda (1977) dan Begadang (1978). Selain pasangan Rhoma dan Ani, Rhoma juga sering beradu akting dengan Ricca Rahim beberapa film sebagai sepasang kekasih seperti di film Camellia (1979), Cinta Segitiga (1979), Melodi Cinta (1980), Badai di Awal Bahagia (1981), Pengorbanan (1982), Pengabdian (1984), dan Satria Bergitar (1984).

Rhoma dan Ricca Rahim menjadi pasangan hits pada era 80an. Mereka kemudian menikah dengan status Ricca sebagai istri kedua. Rhoma Irama memiliki empat istri yaitu Veronika, Ricca Rahim, Angel Elga dan Marwah Ali. Di antara mereka, Ricca Rahim lah yang masih mendampingi Rhoma Irama sampai saat ini. Keduanya terakhir tampil bersama pada serial Cinta dan Doa yang tayang di salah salah satu stasiun tv pada ramadhan 2018 kemarin.

Baca Juga

Love For Sale dan Film Tentang Cinta Lainnya

Kutipan Romantis dari Film

Istirahatlah Kata-Kata: Jalan Sunyi Wiji Tukul

5. Boy dan Vera

Boy yang diperankan oleh Onky Alexander dan Vera diperankan oleh Meriam Bellina adalah pasangan romantis yang hits pada era 80 – 90an. Boy dan Vera tampil dalam lima film yaitu Catatan Si Boy (1987), Catatan Si Boy 2 (1988), Catatan Si Boy 3 (1989), Catatan Si Boy 4 (1990), dan Catatan Si Boy 5 (1991).

Pada Catatan Si Boy, Boy (Ongky Alexander) adalah sosok lengkap cowok idola: ganteng dan suka menulis, suka olahraga (lari dan tinju), jadi aktifis kampus, rajin beribadah dan ke mana-mana menggunakan BMW. Boy bertemu dan pacaran dengan Vera (Meriam Bellina) setelah Boy harus putus dengan Nuke (Ayu Azhari) karena ayah Nuke tersinggung oleh ayah Boy yang berusaha menyuapnya. Kisah Boy dan Vera berlanjut hingga Catatan Si Boy V.  Film Catatan Si Boy juga menampilkan aktor kawakan Didi Petet yang memerankan Emon, sahabat Boy.

Sebuah film regenerasi tentang Si Boy hadir pada pada tahun 2011 yang berjudul Catatan Harian Si Boy (2011). Dalam film ini diceritakan Nuke terbaring sakit namun tangannya tidak pernah lepas memegang sebuah buku. Anak Nuke, Natasha (Carissa Puteri) pulang dari London untuk menemui ibunya. Dokter kemudian menyarankan Natasha mencari pemilik buku tersebut untuk membuat ibunya senang di akhir hayatnya. Ternyata itu sebuah buku catatan harian seorang laki-laki bernama Boy (Onky Alexander).

bersambung ke Pasangan Romantis Dalam Film Indonesia Bagian 2 

Comments (22)

  1. hanya ceritanyaji saya kudapat kodong kak, karna rata rata itu pasangan romantis jaman dulu. Romi dan juli memang selalu juga diingat, dikit dikit psangan serasi diliat bilangmi lagi bagaikan romeo dan juliet. ehheheeh

  2. Galih dan Ratna favoritku di sini.. Saking sukanya jadi setelah nonton film yang versi 2007 saya langsung suka sekali sama sherly yang perankan Ratna. Anaknya memang gampang sukaa hahaha

  3. Akhirnya perbincangan malam itu menjadi sebuah tulisan yang asyik dibaca. Tulisan ini berhasil membawa kita berselancar kemasa lalu, memutar memori mengenang, dan mengingat kembali film film remaja yg hitz dijamannya.

    Kereenn…. ditunggu episode selanjutnya ya Oppa hehee

  4. ada juga lupus sama poppy.

  5. Diantara semua judul film yang disebut di atas, hanya film Catatan Si Boy yang saya nonton di bioskop. Saya masih SMP waktu itu.
    Yang lain saya nontonnya di Film Cerita Akhir Pekan yang tayang setiap Sabtu Malam jam 12 di TVRI. Heheh, jadulnya dii?

  6. Favoritku roma dan aniiii.. hahaha krna klo libur panjang biasanya di TV lokal di putar ulang 😀 jadinya nobar sm keluarga hihi

  7. roma dan aniiii andalan orang rumah….kuu wkwkwk klo libur hari besar biasanya diputar ulang di Tv, Jadinya montón bareng hihihi

  8. Dari semua film-film itu, hanya satu yang pernah saya nonton adalah filmnya Rhoma. Itupun nontonnya lewat layar televisi. Waktu film-film itu heboh di layar lebar saya tidak dibolehkan nonton sama orangtua, mau nonton sendiri eh tidak punya uang. Kasihan ya…

  9. Yang nomor 1 #couplegoals sekali. Mesra di depan maupun belakang layar, tapi bersahaja dan ndak berlebihan. Tante Widyawati cantik, Om Sophan ganteng. Waktu Om Sophan meninggal saya ikut sedih kurasa…

  10. Saya nda terlalu ingat itu Boy dan Vera, mungkin karena tidak terlalu mengikuti filmnya.
    Bisa ditambah? Masukkan tawwa juga Lupus dan Poppy hahaha

    anyway, cakepnya Widyawati waktu masih muda dih?

  11. Rhoma dan anii andalanku saya, hahahaa
    *kaukah itu ani*

  12. Salfok sama fotonya mba widya wati, cantik bener ey waktu muda 😍😍😍 kalau nenek ku andalannya rhoma dan ani😂

  13. saya lahir tahun 93 mas, dari list di atas saya cuma tau 2 judul aja, Rhoma Ani dan Galih Ratna (2017), bikin saya melek ternyata tahun 1971 film Indonesia udah dapat penghargaan lewat film Pengantin Remaja, bahkan saya searching artis ini di google, hahaha karena penasaran dan ga tau sama sekali

  14. Anak milenial pasti mereka bilang : Dilan Milea. Sudahki nonton oppa? Saya entah kenapa ndk tertarik sama ceritanya. Nontonnya pun kayal biasa saja. Beda mentong dengan waktu Cinta Rangga, bagus cerita filmnya. Oh iya, saya juga suka Kugy sama Keenan yang dari Perahu Kertas. Cerita cintanya mereka membangun sekali. 😅🙏

  15. Ditunggu lanjutannya kak, krn kalo pasangan2 yg kita tulis ini, tidak ada yg kutau hahaha dalam artian tidak ada yg benar2 pernah ku nonton langsung, kecuali cerita2nya dan lewat youtube kayaknya

  16. Di antara semuanya hanya Rhoma dan Ani yang saya tau, ini pun karena bapak dulu fans berat sama Rhoma, sampe bela-belain nonton di rumah saudara yang jaraknya jauh dan kami cuma jalan kaki 😂😂😂😂 sungguh terlaluuuhhhh

  17. Paling legend ini Romi Dan Yuli kurasa ka pemerannya juga pasangan paling romantis Dan langgeng sampai maut memisahkan

Silakan Komentar di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.