Catatan Ringan

Membaca Mugniar’s Note Mugniar Marakarma

Blog Mugniar Marakarma Blogger Perempuan Makassar favorit saya

Mugniar’s Note adalah blog seorang ibu bernama Mugniar Marakarma. Salah satu blogger perempuan Makassar yang selalu saya tunggu postingan terbarunya.

Begitu pun ketika ada yang minta rekomendasi atau nama bloger favorit. Nama pertama yang akan saya sebut pastilah Mugniar Marakarma dan Ipul Dg. Gassing. Mereka berdua punya satu hal yang jarang dimiliki bloger lain saat ini: konsistensi menulis.

Mugniar Marakarma adalah seorang ibu rumah tangga dengan tiga orang anak. Plus dua orang tua yang tinggal bersamanya. Semua urusan rumah ia kerjakan tanpa bantuan asisten rumah tangga. Lalu bagaimana ia bisa punya waktu untuk menulis?

Pertanyaan di atas mungkin mewakili rasa penasaran saya dan juga teman-teman yang lain. Karenanya, saya menghubunginya via Whatsapp. Hasilnya seperti yang saya tuliskan ini.

Mugniar Marakarma, kami memanggilnya Kak Niar, adalah salah satu bloger perempuan senior Makassar. Sudah lama ia mengisi blog yang ia beri nama Mugniar’s Note. Saat menyusuri arsip dalam blog Mugniar’s Note, saya menemukan postingan pertama bertiti-mangsa 1 November 2010. Postingan itu mengupas salah satu reality show salah satu tv nasional.

Meski postingan itu muncul pada 2010, tulisan itu sebenarnya sudah ia tuliskan pada Maret 2006. Pun dengan tulisan pada beberapa bulan setelahnya. Tulisan – tulisan dulunya ia buat di komputer lalu ia masukkan ke blog. Sayang, tak semua tulisan di komputer  bisa ia selamatkan. Ada banyak catatan yang hilang karena hard disk penyimpannya rusak.

Blog pertamanya ada di laman blogspot yang hanya berusia sekira tiga tahun lalu sempat vakum selama dua tahun. Barulah pada tahun 2011 Kak Niar memutuskan untuk membeli domain sendiri. Postingan – postingan dalam blog inilah, plus catatan lama yang berhasil ia selamatkan, yang Kak Niar masukkan sebagai postingan awal blog Mugniar’s Note.

Membaca postingan – postingan awal Mugniar’s Note adalah membaca catatan seorang Ibu yang telaten menuliskan perkembangan anak – anaknya. Awalnya, tak pernah terpikirkan untuk membuat blog. Ketika anak pertamanya lahir 2001, ia mulai mencatat perkembangan si buah hati itu dalam buku. Kemudian berpindah ke komputer rumah.

Papa sedang mencari remote control TV:

Papa : “Affiq di mana remote ?”

Affiq : “Saya sembunyi di bawah boks adik!!”

salah satu contoh postingan awal blog Mugniar’s Note

Sang suami yang lebih dulu memiliki blog kemudian menyarankan Kak Niar untuk mulai ngeblog. Bahkan membuatkan sebuah blog untuk Kak Niar. “Dia cerita ke saya ada cara menulis yang asyik. Dia bikinkan ma’ blog. Dia juga punya blog tapi ndak intens menulis, ndak pernah mi lagi.” Kenang Kak Niar. Dukungan suami tak hanya sampai di situ. Sang suami bahkan rela menemani Kak Niar ke warnet pada malam hari demi bisa menayangkan catatannya ke blog.

Sang suami juga memberikan buku Panyingkul, buku yang memuat tulisan jurnalis warga Makassar terpilih dari portal Panyingkul ke Kak Niar. Buku itu sang suami dapatkan ketika menghadiri ulang tahun pertama Komunitas Blogger Makassar Anging Mammiri.

Buku Panyingkul itu memicu dan memacu semangat Mugniar Marakarma untuk terus menulis.  “Saya baca sampai habis dan mencemburui semua nama yang ada di dalam, ingin seperti mereka hahaha. Ealah, alhamdulillah, keajaiban ngeblog saya ketemu sama semuanya.”

Bermula dari mencatat perkembangan anak-anaknya, Mugniar Marakarma kemudian mulai menuliskan hal lain, semisal kegiatan – kegiatan yang ia ikuti.  Juga, untuk mengabarkan hal-hal baik yang ia temui di Makassar.

Salah satu misinya adalah menyebarkan kabar baik tentang Makassar khususnya dan Indonesia timur pada umumnya karena kesan jelek yang diembuskan media mainstream dan sempat membuat banyak orang sepakat bahwa orang Makassar adalah kaum yang kasar. “Dengan demikian orang-orang bisa menilai bahwa kita sama saja dengan orang-orang dari daerah lain.”

Dampak – dampak kecil yang datang dari ngeblog membuatnya semakin bersemangat. “Senang ka‘ kalo ada penduduk Indonesia barat komen tentang kegiatan di sini dengan iri dan bilang ndak ada di kotanya,” ceritanya tentang bagaimana anggapan seorang teman bloger dari Jawa yang awalnya mengira Makassar sebatas apa yang ia lihat di layar tv.

Mugniar Marakarma pernah menyusun, setidaknya ada 20 manfaat ngeblog yang ia rasakan. Selain hal-hal di atas, ada satu lagi yang begitu berkesan baginya; buku favoritnya akhirnya dicetak ulang oleh seorang blogger setelah membaca ulasan Kak Niar.

Mulanya Mugniar Marakarma mengulas buku Titik Ba dalam blog dan tanpa dinyana ternyata penulis buku tersebut meminta pertemanan di FB.  “Girangku. Langsung saya kasih link ulasanku. kira-kira 3 atau 4 tahun setelah saya ulas” ungkap Kak Niar.

Sang penulis yang merupakan penulis favoritnya mengaku membaca dan dan terkesan dengan ulasan Kak Niar. Seorang teman blogger yang juga membaca ulasannya kemudian memutuskan untuk mencetak ulang buku tersebut.  Penulis buku itu juga memintanya jadi salah satu pemberi testimoni.

“Dan tahu tidak, nama-nama besar yang bertestimoni di situ? Ada mantan rektor ITB, profesor, doktor, kiyai …. Duh bahagiaku, masya Allah.” Ungkap Kak Niar.

Saya membayangkan keadaan sebagai ibu rumah tangga yang harus mengurusi segala keperluan suami, tiga orang anak dan dua orang tua yang tinggal bersamanya tanpa asisten rumah tangga. Dengan gambaran seperti itu, bagaimana Kak Niar masih bisa punya waktu untuk terus menulis dan rutin mengisi blognya.

tentang Mugniar Marakarma dalam Mugniar's Note

Ia mengaku selalu menyempatkan diri untuk menulis begitu ada waktu lowong. “Setiap sempat ji. Kalo habis beruntun kerjaan rumah, melipir lagi (untuk menulis).” Kata Kak Niar untuk menjawab rasa penasaran saya.

Menulis juga menjadi sarana refreshing dari aktivitas kesehariannya. Biar tetap waras, katanya. “Alhamdulillah dengan ngeblog bisa ka‘ ‘ke mana-mana’,”

Di dalam laman Mugniar’s Note, merentang beragam tulisan. Dari kisah keseharian keluarganya, pendapatnya terhadap satu isu hingga reportase kegiatan yang ia hadiri. Saya sendiri menjadikan blog ini sebagai sumber informasi jika menganggap ada kegiatan bagus namun tak sempat menghadirinya. Membuka catatan Kak Niar, paling tidak sudah bisa membaca intisari kegiatan dan materi dalam kegiatan itu.

Kak Niar juga pernah menuliskan catatan tentang blog lelakibugis di Menjelajahi Blog Lelakibugis

Tak hanya karena merasakan banyak dampak positif dari blogging yang membuatnya terus menulis dan mengisi blog. Blogger yang sudah menerbitkan buku ini memiliki banyak alasan yang ia jadikan motivasi. Tulisan – tulisan di blog adalah prasasti pribadi baginya. Dengan menulis ia bisa mengabadikan kesehariannya.

Mugniar Marakarma juga mengungkapkan bahwa menulis adalah cara ia melakukan kritik pada apa yang ia anggap tak sesuai dengan yang seharusnya. Menulis adalah cara mengkritik dengan elegan. “Kalo bicara orang pasti bisa potong, kalo menulis biasanya dibaca dulu.” Alasannya.

Juga, ia ingin menunjukkan ke anak-anaknya dan anak muda lainnya bahwa ada cara berpendapat dan bersikap yang keren yaitu melalui tulisan.

Penulis buku Agar Dicintai Suami Layaknya Sayyida Khadijah ini juga rajin mengirimkan tulisannya ke media cetak. Melalui tulisan-tulisan itu ia pun akhirnya dikenal dan mendapat undangan untuk menjadi pembicara pada berbagai kegiatan, utamanya berkaitan dengan blogging dan literasi. Selain itu, ia pun kerap menjadi narasumber dalam acara tv lokal.

Tulisan ini dimaksudkan sebagai semacam penjelasan mengapa saya memilih Kak Niar sebagai blogger favorit di Blogger Perempuan Makassar Favorit. Juga sebagai pembuka dari niatan untuk menuliskan catatan tentang blog dan bloger Makassar yang saya sukai atau merasa perlu untuk saya bagikan.

Sebagai penutup saya ingin bilang, seperti yang biasa saya sampaikan ke teman –teman: kalau Kak Niar yang sesibuk itu bisa terus menulis dan rutin mengisi blog, kenapa kita, saya dan kamu, tidak bisa?

Comments (18)

  1. Terima kasih banyak Oppa Lebug. Saya jadi punya jejak digital juga di sini.

    Menulis dan ngeblog sekarang sudah jadi bagian diri saya. Selain ke-20 manfaat yang saya rasakan, akhir² ini saya menemukan manfaat lainnya:
    menulis adalah salah satu upaya untuk menyempurnakan diri saya sebagai manusia.

    Hingga detik ini, saya tidak juga sempurna (sering kali merasa bukan menjadi “yang baik”) sebagai istri, ibu, anak, dan sekaligus hamba-Nya.

    Dengan menulis dan ngeblog (dengan semua aktivitas blogging, termasuk BW dan mengelola medsos) sering kali saya menemukan cara untuk bercermin dan lagi-lagi memperbaiki diri.

    Seperti kali ini, saya kembali bercermin dari tulisan ini. Terima kasih banyak.

  2. Beliau adalah salah satu blogger favorit saya. Konsistensinya untuk menulis adalah satu teladan untuk dicontoh. Saya membaca tulisan-tulisannya yang sudah diterbitkan. Bahasanya renyah dan begitu nyaman dibaca hingga kata terakhir.

  3. Tertohok ka saya baca paragraf penutupnya. Padahal mungkin lebih banyak waktu luangku dibanding Kak Niar, tapi nda bisa serajin itu menulis. Maluuu…

  4. blogger andalanku juga ini di Kota Makassar.. Waktu tahun 2018 , saya mula lirik-lirik blog ini untuk mula menulis.. Klw mampir ke blog ini jarang tuh cuma baca 1 artikel saja.. Biasa ke tulisan yang lain juga kerna sangat menarik tulisannya Ibu Mugniar..

  5. Tulisan ini sangat apik mendeskripsikan kak Niar dan tulisan di blognya. Salah satu inspirasiku untuk rajin ngeblog adalah kak Niar. Beliau sering sekali membakar semangat saya secara langsung melalui chat atau pas kopdar, atau secara gak langsung, setiap kali saya liat beliau share postingan barunya hampir tiap hari, sementara saya, seminggu sekali pun rasanya sulit. Sehat dan sukses selalu, Kak Niar..

  6. Angkat topi untuk Kak Niar, semoga bisa menuliskan ttg perkemabangan anak juga

  7. Mauku tong disukai blog nya sama oppa 😂 Seperti oppa menyukai gadis ditwitter itu ~ #eh

  8. Dek Niar itu bloger Makassar pertama yang saya kenal. Beliau itulah yang memperkenalkan saya dengan bloger Makassar lainnya.
    Bloger sekaligus ibu rumah tangga yang selalu keren. Sekalipun dek Niar lebih muda dari saya, tapi selaluka belajar sama Beliau.

  9. Sejak awal kenal Kak Niar, saya juga langsung kagum dengan beliau. Konsistensi menulisnya juara! Dari dulu hingga kini.

    Oh ya, topik tulisan favorit saya di blognya Kak Niar itu ada dua: cerita tentang anak-anaknya dan reportase acara. Cerita tentang anak-anak karena kebetulan saya memang pernah ke rumah Kak Niar dan kenal dengan anak-anaknya. Jadi ya kangen saja bagaimana perkembangan mereka sekarang. Nah..kalau reportase acara itu, alasannya karena setiap kali membacanya saya selalu merasa sedang turut hadir di acara tersebut.

    Ssstt.. Kak Niar ini juga blogger yang paling sering saya chat di WA. Hahahaha. Entah untuk ngobrolin soal blog, dunia media sosial, hingga masa depan negara. Bwahahhaha.. apa coba~

  10. kak niar memang sah satu bloger andalanku kak, blogger yang paling lengkao tulisannya kalau ada dievent juga. Salut sama kak niar karna orangnya layak slow tapi tulisannya itu luar biasa.

  11. Saya juga kagum sama Kak Niar yang konsisten menulis setiap hari dan detail untuk setiap reportase event yang dia hadiri.

    Sama seperti salutnya saya ke Oppa LeBug yang menuliskan tentang kak Niar.
    Mau ta tong juga dibahas di blognya Oppa, hihiii…

  12. Beliau juga adalah salah satu panutanku dalam menulis, tulisan-tulisannya penuh dengan motivasi kehidupan dan penh sentuhan keiguan di dalamnya, rasanya seperti jiwa ini terbangun lagi untuk menjadi lebih baik.

  13. Idola memang.
    Satu dari sedikit blogger perempuan yang masih konsisten menulis hal-hal seputar kehidupannya, bukan cuma seputar event atau produk.

    Semoga kak Niar tetap semangat dan tentu saja tetap sehat agar bisa terus menulis.

  14. Kak Niar adalah salah satu dari sekian banyak blogger perempuan yg saya favoritkan di Makassar.. tulisan2 dan review mengalir seakan bercerita dari hati.. Saya juga senang kepribadiannya yg kalem dan lembut, serta tak segan berbagi pengalaman kepada saya yg masih awam soal dunia blogging 🙂

  15. sama oppaaaa
    idolaku juga kak Niar
    dan lewat blog kak Niar saya akhirnya tau anging mamiri
    one day one post nya juga memotivasi banget kita untuk terus menghidupkan blog

  16. Iya,kak niar memang sosok yang sangat menginspirasi. Ku ingat skali itu, wktu prtama ikut event blog.. sy yg newbie dan pemalu didatangi sama kak Niar diajak kenalan,dan trnyata kak niar itu sebut nama ku dgn nama FBku wkkwkwk

  17. Kak inar juga blogger perempuan kesukaan saya karena dengan kesibukkannya menjadi seorang ibu masih sempat untuk menulis. Saya malu dengan diri sendiri yang masih muda tapi untuk menulis masih susah

  18. Saya pertama kali ketemu kak Niar waktu datang ambil hadiah di Astamedia, sebagai salah satu juara lomba blog yang diadakan Astamedia. Senangkuuu, Setelah itu Makin sering ketemu Dan berbagi.

    Wajar memang kak Niar dijadikan idola banyak blogger bukan hanya di Makassar, konsistensinya juaraaa. Meluangkan waktu untuk menulis di tengah kesibukan sungguh butuh effort yang besar hiks

Silakan Komentar di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.