Menjelang Orgasme

lelakibugis

bermain.. terluka.. tertawa..

Catatan RinganTips & Trik

Menjelang Orgasme

orgasm face

a. Posisi
Untuk malam pertama pengantin baru. Tentunya belum terlalu banyak posisi yang ingin dilakukan, walapun misalnya pengantin baru sudah memiliki buku atau cerita pengalaman dari orang lain atau dari film sebagai pengalaman tetap sama pengantin baru mengalami “demam panggung” juga.

Posisi pada pengalaman pertama yang biasa dianjurkan para ahli adalah posisi konvensional domana wanita berada di bawah dan pria diatas. Suami menimpa tubuh istri sepenuhnya bertumpu pada lutut dan siku tangan. Wanita tidak telentang penuh, lututnya diangkat hingga membentuk sudut 90 derajat. Bisa juga kaki wanita digunakan mengapit pinggang suami atau melingkar. Pantang wanita agar lebih tinggi bisa di ganjal dengan bantal. Ketika mencapai orgasme , sebaiknya pantat pria di dekap
erat sang istri. Posisi ini baik juga untuk terjadinya kehamilan.

Pemilihan posisi sebaiknya menjadi kesepakatan bersama, tidak saling memaksa. Jangan sampai karena keasyikan berganti posisi hingga terjatuh dari ranjang. Posisi konvensional diatas cukup baik bagi pengantin baru selain karena mampu memuaskan kedua belah pihak juga bagus begi terjadinya kehamilan.

b. Klitoris.
Perjalanan pemanasan akhirnya sampi daerah klitoris. Sebagai tahap lanjutan menuju penetrasi. Sebaiknya melakukan sentuhan di daerah lain dulu sebelum menuju klitoris. Bisa di awali rangsangan pada daerah paha di atas lutut. Begerak dari bawah ke atas dan diulang berkali-kali tanpa mencumbui daerah klitoris terlebih dahulu.

Bila rangsangan dilakukan dengan lembut dan perlahan akan menimbulkan kenikmatan yang laur biasa. Bagian klitoris dapat diusap berkali-kali dengan gerakan menekan. tanagn lain serta mulut bergerak menuju daerah
lain.

Pemijatan klitoris diusahakan jangan sampai membuat gesekan. untuk meyakinkan agar tidak terjadi gesekan pergunkan pelumas. Pelumaas alami sebenarnya dihasilkan oleh vagina ketika sudah mencapai tahap terangsang. Bisa juga dipakai air ludah. Pelumas buatan dengan mudah tersebar dan terserap oleh bagian lain, kecuali pelumas alami yg di hasilkan vagina, tersedia terus menerus.

c. Meningkatkan pelumasan.

Bagaimana melalukan pelumasan pada wanita agar bagian genitalnya menjadi licin? Pemanasan yg tepat agan meningkatkan pelumasan pada istri. Berbicara dan mengoda pikiran selama pemanasan relatif penting untuk meningkatkan pemanasan. Kalau sang istri semakin terangsang baik tubuh maupun pikiran dan perasaannya maka secara alamiah akan mengeluarkan cairan. Suami bisa merangsang perasaan dan pikiran sang
istri dengan memainkan atau mengoda perasannya selama mencumbui bagian genitalnya. Menekan secara perlahan vagina akan meningkatkan produksi cairan.

Berbicara dan merespon dapat memberi manfaat yg lebih besar selama aktivitas bercinta. Tapi kebanyakan yang terjadi adalah kebalikannya. Kebanyakan pasangan yang tidak berpengalaman melakukan aktivitas bercinta tanpa keluar sepatah kata pun saat bercinta. Akibatnya jarang dapat mengetahui bagian mana yang paling disukai pasangannya.

Lewat percakapan selama bercinta akan terungkap bagian mana yang paling disukai dan memberikan kepuasan sehingga dapat diulang lain waktu. Hal ini akhirnya dapat memperpanjang kenikmatan atau kepuasan bersama karena terjadi saling megerti kesukaan pasanganya.

Dengan menekan kulit bagian atas perut, kulit menjadi tegang dan lebih sensitif. Tangan lainnya tentu mencumbu bagian klitoris dengan beragam usapan. dari usapan lembut, kemudian kuat, naik turun di sekitar lingkaran. Lewat cara ini suami dapat mengiring istrinya menuju orgasme.

d. Penetrasi.
Perasaan yang dialami wanita saat-saat awal penetrasi bisa sangat melonjak gairahnya. hal paling di ingat adalah saat akan melakukan penetrasi, pastikan vagina istri sudah benar-benar basah. Jika kondisi vagina belum basah berarti istri belum terangsang gairahnya dan bisa menyakitkan istri saat melakukan penetrasi jika kondisi vagina masih kering. Rasa perih dan tidak nyaman ini bisa membunuh gairag istri yang sedang menuju puncak. Adalah sangat penting untuk mengetahui apakah
istri sudah terangsang dan siap menerima penetrasi.

Penetrasi awal memegang peranan penting dalam kendali gerakan berikutnya menuju puncak. Bisa dicoba dengan merangsang bagian gerbang vagina dengan geseran ujung penis untuk menimbulkan sensasi.
Jangan samapi buru-buru memasukkan penis secara mendalam. Penetrasi bisa dilakukan dengan memasukkan penis secara perlahan-lahan. Bahkan ditarik lagi lalu memasukkan lagi secara perlahan dan lebih dalam. Penetrasi pertama dengan cara perlahan akan menimbulkan rangsangan yang sangat kuat untuk menuju puncak.

Perubahan atau pergantian posisi jangan dilakukan secara mendadak bisa menghambat perjalanan istri yang sedang menuju puncak. Bahkan bisa mematikan gairahnya dan harus mengulang lagi dari awal. Gangguan laiunnya bisa berasal dari suara ribut di luar atau derik pintu atau atap rumah. Saat seperti ini suami harus mampu menenangkan istri untuk tidak merasa khawatir. Sehingga perjalanan menuju puncak untuk mencapai orgasme tidak terganggu.

Menjadi kekasih atau pasangan yang baik tidak harua mengejar kenikmatan untuk diri sendiri. Namun harus mampu menciptakan gairah menggebu pasangannya sehingga selalu bergairah untuk di ajak bercinta.
Memberikan kepuasan akan kebutuhan, keinginan, dan fantasi seksual pasangannya. Membuatnya terlupa dengan apa yang terjadi di dunia ini dan terlena bersama dalam kenikmatan yang terasa makin lama.

III. Setelah Kenikmatan.
Ada perbedaan mendasar antara pria dan wanita mengenai tujuannya dalam bercinta. Bagi pria tujuan dari bercinta adalah untuk mencapai orgasme. Hal ini terlihat dari sebagian besar pria untuk membalikan badan atau langsung tidur seusai mencapai orgasme.

Pada wanita tujuan dari bercinta bukanlah sekedar untuk mencapai orgasme. Bercinta juga sebagai pengalaman total ketimbang aktivitas berdua secara mekanis. wanita lebih pada perasaan dicintai dan diterima.
Wanita masih ingin merasakan cinta dari suaminya setelah melewati masa orgasme menuju tahap resolusi, tahap setelah merasakan kenikmatan.

Wanita akan merasa terlukai perasaannya, bahkan merasa tidak dipedulikan jika suami tidak menunjukkan rasa mencintai yang dalam karena langsung tidur sehabis bercinta tanpa memperdulikan dirinya yang masih membutuhkan dekapan kasih sayang. Agar tidak terkesan demikian, seorang suami seharusnya tidak langsung menbalikkan badan atau
langsung tengkurap dan tidur sehabis orgasme. Saat seperti itu suami dapat mendekap istrinya untuk menuju ke alam mimpi setelah lelah sehabis bercinta. Bisa juga berdekapan sambil ngobrol untuk berbagi mimpi, harapan dan aspirasi.

Tahap ini bisa juga dilakukan dengan memegang tangan istri untuk ditaruh di pipi untuk terlelap bersama. Tidak diperlukan lagi belaian seperti saat pemanasan tetapi cukup belaian yang memberikan perasaan tenang dan kasih sayang. Dengan demikian suami akan memberikan kesan tidak hanya membutuhkan istrinya di saat bercinta saja. Hal ini akan menimbulkan kesan cinta yang mendalam kepada suami. Sehingga istri
akan bergairah lagi mengulang malam pertama yang begitu berkesan,tanpa kecanggungan, kekakuan, ataupun bentuk-bentuj keraguan dan ketakutan lainnya.

Jika pasangan pengantin baru melewatkan malam pertamanya dengan cara seperti diatas, di jamin malam pertama yang dilalui menjadi malam pertama yang penuh kenangan, kenikmatan, berkesan dan cinta yang membara. Hal ini akan menumbuhkan keinginan untuk selalu mengulangulang pengalaman pertama yang sangat berkesan ini.


Jika Berkenan Silakan Komentar di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.