Catatan RinganTips & Trik

Pentingkah Mengukur Berat Badan Ideal TTM?

Body Mass Index - Berat Badan Ideal

Pentingkah mengukur berat badan ideal? Jawabannya, iya. Baik bagi pria mau pun wanita karena berat badan yang ideal akan mempengaruhi penampilan seseorang.

Setelah lebih sebulan menikmati insomnia akut, akhirnya malam ini bisa tertidur lebih cepat. pukul 20.00 wita lewat, saya tertidur. sayangnya saya mengalami TTM alias Terbangun Tengah Malam pada pukul 01.59 wita.

Mengukur Berat Badan Ideal

Tak banyak yang bisa dilakukan tengah malam. Saya pun lalu memutuska untuk daring saja, menjelajahi dunia maya. Ketika asyik membaca berita-berita di salah satu portal, mata saya tertuju pada sebuah artikel kesehatan. Artikel itu membahas berat badan ideal seseorang berdasarkan Indeks Massa Tubuh atau IMB alias Body Mass Index (BMI) dalam bahasa Inggris.

Index Massa Tubuh

Index Massa Tubuh atau Body Mass Index ini dihitung berdasarkan usia, berat badan, tinggi badan dan aktifitas yang dilakukan. Iseng, saya lalu mengisi pertanyaan-pertanyaan dalam artikel itu. Tentu saja saya sudah mengetahui jawabannya, saya pasti kelebihan berat badan alias gemuk.

Klasifikasi BMI alias Body Mass Index  yang ideal adalah 18,5 sampai 24,9, jika < 18,5 berarti berat badan kurang, sementara yang memiliki BMI 25,0 – 29,9 berarti memiliki berat badan lebih. Jika melampaui > 30 berarti anda boleh cemas karena itu berarti Obesitas.

Penasaran ingin mengetahui apakah berat badan anda sudah ideal? Silahkan mengukurnya sendiri menggunakan rumus ini:

Rumus mengukur berat badan ideal berdasarkan Indeks Massa Tubuh
Rumus mengukur berat badan ideal berdasarkan Indeks Massa Tubuh

Contoh: Anda memiliki berat badan 75 kg dan tinggi 1,60 m (160 centimeter). Pertama, kalikan tinggi badan dalam kuadrat: 1,60x 1,60= 2,56. Selanjutnya, bagi angka berat badan dengan hasil kuadrat tinggi badan: 75/2.56 = 29.29. Lalu bandingkan angka BMI Anda (29.30) dengan kategori berat badan yang tercantum di atas.

Terlepas dari semua angka ideal di atas, untuk mendapatkan berat badan ideal adalah dengan mengatur massa tubuh yang terbentuk dari asupan energi yang masuk melalui makanan dan energi yang keluar karena aktifitas tubuh. Untuk mendapatkan berat ideal adalah dengan menyeimbangkan antara energi yang masuk dengan energi yang keluar.

Jika ingin menaikkan berat badan jumlah energi atau kalori yang masuk harus lebih banyak dibandingkan makanan yang masuk. Sebaliknya, jika ingin menurunkan berat badan berarti energi yang keluar harus lebih banyak dibandingkan kalori yang masuk.

Jika Anda harus menurunkan berat badan untuk mendapat berat badan yang ideal, maka energi yang keluar dari tubuh Anda harus lebih besar daripada energi yang masuk, dan sebaliknya.

update: 05 Maret 2019

Menghitung Kebutuhan Kalori Harian

Kebutuhan kalori harian adalah jumlah kalori yang dibutuhkan oleh tubuh setiap hari untuk menjalankan fungsi utama tubuh, dan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Kebutuhan kalori harian ini bisa Anda gunakan sebagai acuan berapa banyak makanan yang harus Anda konsumsi per harinya. Kebutuhan kalori harian didapat dari angka BMR yang dikalikan dengan faktor aktivitas fisik.

Basal Metabolic Rate (BMR) adalah jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan fungsi jantung, otak, ginjal, dan organ-organ lain, saat Anda tidak bergerak sama sekali.

Untuk menghitung kebutuhan kalori, silakan klik dan gunakan kalkulator kebutuhan kalori.

Setelah anda mengetahui total kebutuhan kalori dan BMI Anda, langkah selanjutnya adalah menyesuaikan kalori dengan asupan makanan serta olahraga Anda.

Hitungannya sederhana: Untuk menjaga berat badan, Anda harus mengonsumsi kalori sebanyak yang dianjurkan. Jika ingin menurunkan berat badan, maka anda harus menciptakan “defisit kalori” dan sebaliknya untuk menaikkan berat bedan, Anda harus menambah kalori dari konsumsi yang dianjurkan.

Berdasarkan hitungan Indeks Massa Tubuh (IMT) saya adalah 27.69 sementara kebutuhan kalori saya adalah 1938.246 kalori per hari. Apakah IMT saya ideal? Tentu tidak, karena berat badan saya lebih dari seharusnya, itu berarti saya harus menciptakan defisit kalori dari angka kebutuhan kalori saya.

Bagaimana dengan anda? Berat badan sudah ideal?

Comments (2)

  1. haik, saya tertampar jendral! *sambilkipaskipaskartumemberfitnes

  2. berat badan kuh kurang 🙁

Jika Berkenan Silakan Komentar di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.