Lomba Penulisan Essay Pengalaman Bekerja Bersama Masyarakat.

lelakibugis

bermain.. terluka.. tertawa..

Catatan RinganTips Menulis

Lomba Penulisan Essay Pengalaman Bekerja Bersama Masyarakat.

Program Pengembangan Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat (PFPM) akan melakukan Lomba Penulisan Essay Pengalaman Bekerja Bersama Masyarakat.

BATAS WAKTU PENGUMPULAN TULISAN ADALAH TANGGAL 7 DESEMBER 2007

Informasi selengkapnya mengenai lomba ini bisa didapatkan disini:

tor-masyarakat. org/id/index. php?pg=lomba

Lomba Penulisan Essay Pengalaman Bekerja Bersama Masyarakat

1. Latar Belakang

Kemiskinan adalah salah satu masalah sosial yang
paling banyak dihadapi oleh negara-negara berkembang. Di Indonesia
misalnya, persoalan kemiskinan ini telah lama dibicarakan, dan berbagai
usaha telah dilakukan baik oleh pemerintah maupun organisasi non
pemerintah untuk mengatasi masalah ini. Namun dari data yang
dikeluarkan oleh Bank Dunia misalnya, dalam 10 tahun terakhir ini,
belum ada perubahan yang signifikan terhadap persoalan kemiskinan di
Indonesia. Pada tahun 1993 jumlah penduduk miskin Indonesia sebanyak
17,6% dan mencapai angkat tertinggi pada tahun 1998 (sebanyak 23,4%).
Jumlah tersebut menurun pada tahun 2006, namun tidak lebih baik dari
tahun 1993, yaitu sebanyak 17,8% (Kompas 16 Agustus 2007).

Tidak hanya Indonesia, negara-negara berkembang
lainnya, seperti India, Pakistan, Vietnam, dan beberapa negara di Benua
Afrika, Amerika Latin menghadapi problem yang sama. Melihat tingginya
angka negara-negara miskin di dunia, maka pada tahun 2000, pemimpin
dunia dari 189 negara berkomitmen untuk mendukung Millenium Development
Goals (MDGs). MDGs bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan hingga
separuhnya pada tahun 2015.

Di Indonesia, telah
dilakukan berbagai upaya untuk menanggulangi masalah ini.
Program-Program seperti Inpres Desa tertinggal (IDT), PPK, P2KP, adalah
program pemerintah dalam rangka penanggulangan kemiskinan.
Program-program ini menunjukkan niat serius dari pemerintah dalam
rangka mengatasi masalah kemiskinan di Indonesia. Namun, masalah
kemiskinan adalah masalah nasional, yang penanganannya membutuhkan
perhatian dan komitmen besar dari berbagai komponen bangsa ini. Semua
elemen yang ada dalam masyarakat harus bergerak secara bersama-sama
untuk bangkit dan bergerak serta berkomitmen untuk mengurangi angka
kemiskinan. Partisipasi menjadi penting untuk melibatkan masyarakat
dalam setiap proses pembangunan. Masyarakat yang dimaksud tidak hanya
masyarakat yang berdaya tetapi juga masyarakat yang kurang berdaya dan
masih berada dalam garis kemiskinan. Prinsip partisipasi ini penting,
karena pada dasarnya masyarakat memiliki kemampuan dan mekanisme
sendiri untuk mengatasi kemiskinan.

Upaya penyadaran dan penggalian potensi masyarakat
adalah hal yang harus dilakukan, masyarakat disadarkan bahwa kemiskinan
bukanlah takdir. Pemberdayaan masyarakat harus dilakukan untuk
membangkitkan semangat, keamuan, ketrampilan masyarakat melawan
kemiskinan.

Dalam konteks penyadaran, penggalian potensi,
pendampingan, maka kehadiran seorang fasilitator sebagai agen perubahan
dari masyarakat yang kurang kritis menjadi kritis, dari masyarakat yang
kurang berdaya menjadi berdaya sangat penting. Mereka adalah ujung
tombak pemberdayaan dan merupakan mitra kerja masyarakat untuk
mengatasi kemiskinan. Fasilitator mendorong masyarakat untuk bekerja
sama, menerapkan nilai-nilai partisipasi dan kesetaraan serta
memandirikan masyarakat dan tidak tergantung sepenuhnya kepada
fasilitator.

Tugas dan tanggung jawab fasilitator tidaklah mudah.
Tantangan, hambatan, penolakan, kegagalan, ataupun keberhasilan dalam
menjalan tanggungjawab sebagai fasilitator, menjadi refleksi dan
referensi penting bagi pelaku ataupun kegiatan-kegiatan Pemberdayaan
Masyarakat lainnya. Jadi bukan sekedar keberhasilan, namun, kegagalan
dapat menjadi pengalaman berharga yang perlu dibagikan, direfleksikan,
dan dishare, sebagai acuan, bahan belajar, pegangan dalam melakukan
kegiatan pemberdayaan ataupun mengembangkan metode-metode pemberdayaan
masayarakat.

Berangkat dari hal di atas, maka Program
Pengembangan Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat (PFPM) memberikan
kesempatan bagi fasilitator pemberdayaan masyarakat seluruh Indonesia
untuk menuliskan/menuturk an pengalamannya Bekerja Bersama Masyarakat
melalui Lomba Penulisan Pengalaman Bekerja Bersama Masyarakat (PBBM).

2. Tema

“Peran Fasilitator dalam Upaya Penanggulangan Kemiskinan”

3. Tujuan

Memberi ruang bagi fasilitator pemberdayaan masyarakat
untuk mengaktualisasikan diri lewat penulisan pengalaman belajar
bersama masyarakat.Merangsa ng minat dan kemampuan refleksi serta menulis bagi fasilitator pemberdayaan masyarakat.Memperol eh
berbagai masukan dari fasilitator pemberdayaan masyarakat melalui
tulisan yang dibuat untuk mendukung program pengentasan kemiskinan.

4. Keluaran

Fasiltator pemberdayaan masyarakat mengaktualisasikan diri lewat penulisan pengalaman belajar bersama masyarakat.Fasilita tor terpacu untuk berefleksi dan menuliskan pengalamannya belajar bersama masyarakat.Adanya masukan bagi pengembangan fasilitator pemberdayaan masyarakat untuk mendukung program pengentasan kemiskinan.

5. Pelaksana dan Waktu Pelaksanaan

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Program Pengembangan Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat (PFPM), dan pelaksanaannya pada tanggal 1 November 2007 hingga 18 Januari 2008.

6. Persyaratan Umum

Tulisan peserta lomba harus didasarkan pada pengalaman
pemberdayaan masyarakat yang berbasis masyarakat dan pengentasan
kemiskinan baik di bidang kesehatan, pendidikan, pertanian, ekonomi
mikro, air dan sanitasi, infrastruktur, pengelolaan sumberdaya alam dan
lain-lain.Tulisan peserta lomba didasarkan pada pengalaman
nyata dan merupakan pengalaman pribadi sebagai fasilitator, bukan
pengalaman orang lain.Tulisan ditulis dalam bahasa Indonesia dan belum pernah dipublikasikan lewat media manapun juga.Diketik
dalam program MS Word , huruf dalam bentuk Times New Roman 12 pt, spasi
1,5 kertas A4 dengan batas kiri, kanan, atas dan bawah 2.5 cm.Panjang tulisan berkisar antara 5 – 30 halaman.Pengiriman
tulisan disertakan dengan surat pernyataan bahwa karya yang dihasilkan
adalah benar-benar merupakan karya dan pengalaman sendiri bukan milik
orang lain.g. Tulisan diserahkan dalam bentuk hard copy dan soft copy (bisa diemail atau dikirim dalam bentuk CD) dan dikirimkan ke :
Sekretariat PFPM

Jl. Cilandak Tengah II No. 3A, Cilandak

Jakarta Selatan

Telp. 021 7695466, 70955734

Email: info@fasilitator- masyarakat. org

7. Peserta Lomba

Kegiatan ini dapat diikuti oleh fasilitator pemberdayaan masyarakat di seluruh Indonesia dan masih aktif melakukan pendampingan hingga saat ini.Peserta dan lembaga pengutus diwajibkan melakukan registrasi ke database PFPM (klik www.fasilitator- masyarakat. org) atau mengirimkan CV yang akan dimasukkan ke dalam database PFPM.

8. Mekanisme Lomba

Peserta mengirimkan tulisannya ke alamat Sekretariat PFPM
di Jakarta paling lambat pada tanggal 7 Desember 2007 cap pos dan
melalui email PFPM: info@fasilitator- masyarakat. org.Tulisan
yang sudah diterima akan diseleksi (administrasi dan pengecekan melalui
database di website PFPM) pada tanggal 8 – 10 Desember 2007.Pengumuman Seleksi Tahap I lewat website www.fasilitator- masyarakat. org pada tanggal 10 Desember 2007.Peserta
yang lolos Seleksi Tahap I akan masuk ke Tahap II (penilaian oleh juri)
untuk menentukan 5 (lima) yang terbaik versi juri dan akan diumumkan
pada tanggal 14 Desember 2007.Tulisan 5 (lima) peserta
terbaik versi juri akan dimuat dalam website PFPM untuk mendapat
penilaian dari pengunjung website PFPM. Pengunjung website diminta
untuk memilih tulisan yang paling menarik dan berkesan. Proses
penilaian pengunjung website akan berlangsung dari tanggal 17 Desember
– 17 Januari 2008.Penilaian Tahap III (FINAL) dalam bentuk
presentasi 5 peserta yang lolos pada Tahap II akan diadakan pada
tanggal 17-18 Januari 2008. Presentasi akan dilakukan di depan juri dan
tamu undangan yang berasal dari pemerintah, LSM, akademisi, wartawan
dan masyarakat. Akan dipilih 3 terbaik (berdasarkan presentasi dan
penilaian juri) dan 1 favorit (berdasarkan voting yang dilakukan di
website PFPM).

9. Pemenang dan Hadiah

Pemenang Pertama berhak mendapat hadiah sebesar Rp. 10.000.000 dan Piagam Perhargaan.Pemenang Kedua berhak mendapat hadiah sebesar Rp. 7.500.000 dan Piagam Penghargaan. Pemenang Ketiga berhak mendapat hadiah sebesar Rp. 5.000.000 dan Piagam Penghargaan. Pemenang Keempat dan Kelima berhak mendapat hadiah masing-masing sebesar Rp. 2.500.000 dan Piagam Penghargaan. Pemenang favorit versi pengunjung website berhak atas hadiah uang senilai Rp. 2.500.000 dan Piagam Penghargaan.

10. Juri Lomba

Ibnu Taufan (Ketua Asosiasi Pelaku Pemberdayaan Masyarakat Indonesia).Maria Hartiningsih (Wartawan Kompas)DR.Linda Ibrahim (Dosen FISIP Universitas Indonesia)Lilis Nurul Husna (Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama)Norman Meoko (Wartawan Sinar Harapan)

Jika Berkenan Silakan Komentar di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.