Catatan RinganWarita

Liebster Award Memaksa Saya Mengisi Blog Kembali

Liebster Award

Terhitung sudah empat bulan blog ini hiatus sejak postingan terakhir saya. Lalu beberapa malam lalu saya menerima Liebster Award. Secara singkat, Liebster Award ini adalah semacam tantangan menulis berantai di kalangan bloger untuk membangun keterikatan kepada teman-teman bloger, sekaligus juga untuk memperkenalkan bloger yang menurut kita punya konten yang bagus.

Syarat Liebster Award ini sederhana. Hanya harus memenuhi beberapa poin di bawah ini:

  • Berterima kasih kepada si pemberi penghargaan.
  • Berbagi 11 fakta tentang diri sendiri dan 3 tulisan terfavorit.
  • Menjawab 11 pertanyaan dari si pemberi penghargaan.
  • Menominasikan dan memberikan penghargaan kepada 11 blogger.
  • Memberikan 11 pertanyaan kepada blogger yang menerima penghargaan.
  • Memberitahu 11 blogger yang menerima penghargaan tersebut.

    Baiklah, mari kita mulai…

1. Kurru’ Sumange, Daeng!

Bersama Daeng Ipul di salah satu pantai di Manokwari Papua.

“Aku rindu postinganmu Kak” tulis Daeng Ipul dalam Whatsapp Group kami ketika menjelaskan kenapa dia memasukkan nama saya, paling pertama pula, dalam 11 bloger yang ia kirimkan Liebster Award ini. Tantangan itu Ia tuliskan di sini.

Tanpa perlu menjadi syarat dari tantangan ini, saya tentu saja akan berterima kasih pada Daeng Ipul karena telah memilih saya sebagai penerima Liebster Award. Saya akhirnya punya alasan untuk memulai mengisi blog ini lagi.

Saya dan Daeng Ipul sudah lama saling mengenal. Kami sama-sama aktif di Komunitas Bloger Anging Makassar di mana beliau pernah menjabat sebagai Ketua Komunitas. Kami juga menggawangi Kepo Initiative, sebuah kelas menulis yang kini vakum karena kesibukan kami. Saat ini Daeng Ipul berada di Papua, menunggu waktu yang tepat untuk pulang 😀

2. Sebelas Fakta Tentang Saya dan Tulisan Terfavorit

Sebenarnya agak sulit memenuhi syarat ini. Saya tak tahu fakta apa tentang saya yang harus saya bagikan. Tapi, demi tantangan ini saya akan berpikir keras dan menuliskannya. Jadi, tolong hargai saya dengan membacanya dengan khidmat. Apalagi, kalian akan tercengang jika membaca fakta no 6.

Inilah 11 Fakta Tentang Saya.

  1. Saya tak suka nasi putih, nasi merah dan aneka jenis nasi lainnya. Termasuk segala jenis turunannya. Sebut saja macam lontong, ketupat, lemper dan lain-lain. Lalu makan apa hingga bisa sebesar ini? Mi. Yap, makanan pokok saya adalah segala macam varian Indomie. Baik itu mi goreng, mi kaldu, mi kari dan mi soto. Harus Indomie yah, merek lain hanya akan saya makan jika keadaan terpaksa. Kalau sedang bosan, saya akan mencari mi pangsit, mi goreng Jawa, Jakarta, Hokkian atau Mi Hengky.
  2. Selain tak makan nasi, saya juga tak suka sayur.  Jangan tanya alasannya dan jangan pula ceramahi saya tentang pentingnya makan sayur.
  3. Saya suka membaca.  Kebiasaan ini sudah terbentuk sejak kecil. Dulu, sewaktu SD, saya pernah melakukan kesalahan yang fatal dan orang tua memutuskan bahwa saya tidak boleh keluar rumah bermain dengan tetangga. Sebagai gantinya, ayah langganan koran untuk saya baca. Saya juga diijinkan untuk jadi anggota perpustakaan wilayah. Hampir setiap hari saya ke perpustakaan wilayah yang berjarak sekira lima kilometer dari rumah. Jarak itu saya tempuh dengan bersepeda atau menggunakan Damri bertingkat ‘kandang puyuh’
  4. Saya Suka Mencatat Apa Saja. Selain suka membaca, larangan keluar rumah, kecuali ke masjid dan perpustakaan, membuat saya mencatat apa saja sebagai pengisi waktu. Dulu saya punya satu buku yang isinya daftar nama-nama orang atau narasumber yang muncul di TVRI (iya, saat itu hanya TVRI yang ada). Saya juga terbiasa menulis diari. Mencatat apa yang terjadi atau apa yang saya rasakan. Saat ini saya menyimpan tujuh buku diari.
  5. Saya Pecinta Nike Ardilla. Saking cintanya pada Nike Ardilla, saya sampai menuliskan kesedihan saat almarhumah berpulang di diari. Juga, saya pernah memakai nama Anzhu Ardilla sebagai nama pena. Tsah, nama pena..
  6. Saya tidak sisiran sejak SMA. Salah satu figur idola saya adalah Akhadi Wira Satriaji alias Kaka Slank. Saking kagumnya saya pada kisah hidupnya, saya sampai ingin memiliki rambut seperti dia. Jadilah saya tidak sisiran sejak SMA dan alhasil, rambut saya menggimbal sendiri tanpa perlu bantuan salon atau orang lain.
  7. Saya tidak tahu pedekate pada lawan jenis. Kalau kenal saya, mungkin tidak akan percaya poin ini. Saya lumayan gampang dekat dan akrab dengan orang, termasuk lawan jenis, tapi yah sebatas itu. Untuk hubungan yang lebih serius, saya mati kutu. Fyi, dari empat kali menjalin hubungan, tiga di antaranya sayalah yang ‘ditembak’ cewek.
  8. Saya anak pertama dari empat bersaudara. Tidak heran kalau saya punya sifat ‘kakak’ yang disukai oleh adek-adek gemes.. eh.
  9. Saya anak rumahan. Ini mungkin banyak yang tidak percaya mengingat saya sering menampilkan aktifitas dengan banyak orang. Yup, saya bahagia dengan berinteraksi dengan banyak orang. Kerjaan juga membuat saya harus sering berinteraksi dengan orang banyak. Namun, di sisi lain yang tidak banyak orang tahu, saya aslinya anak rumahan. Sungguh saya sangat menikmati berada di rumah tanpa bertemu dengan siapapun. Buktinya, sudah 50 hari lebih masa pandemi ini saya lalui tanpa sekali pun keluar rumah. Benar-benar tanpa keluar rumah. Meski, saya juga sangat bisa menikmati keramaian, misalnya atmosfir konser musik.
  10. Saya sangat suka gula merah. Saya sangat suka makan gula merah. Baik itu ketika masih berbentuk gula merah padat atau pun ketika jadi makanan. Kue-kue berbahan dasar gula merah adalah kue favorit, sebut saja misalnya bolu peca’, teng-teng, es teller gula merah dsb-nya. Begitu pun ketika minum kopi, saya sudah lama mengganti gula putih dengan gula merah sebagai pemanis. Hingga kemudian bersama warga desa, berhasil membuat dan memasarkan produk sirup aren Canningrara sebagai pemanis alami. Tertarik? Sila buka https://canningrara.com 😀
  11. Saya tak percaya bisa menemukan dan menulis fakta tentang saya sebanyak ini. Masih kurang satu yah? Bolehkah kalian yang tambahkan di kolom komentar? Setahu kalian saja..

Tiga Tulisan Terfavorit

Tantangan ini agak berat. Memilih tiga saja dari semua tulisan itu sungguh susah. Sebagai bloger yang tingkat percaya dirinya tinggi, tentu saja saya beranggapan semua tulisan saya bagus hahaha. Tapi, baiklah.. Akan saya pilih tiga di antaranya;

Stiker, Be Happy !

Saya sungguh suka tulisan ini. Kenapa? Karena tulisan ini mewakili ideologi, sikap dan otak saya ketika menghadapi hidup, tepatnya kehilangan atau rasa sedih. Bagaimana saya menghadapi setiap masalah yang datang dalam hidup saya tergambarkan dalam postingan ini. Pun, tulisan ini bikin saya kangen masa-masa di mana saya bisa menulis dengan gaya seperti tulisan itu. Silakan klik Stiker, Be Happy !

Calabai! Calabai! Calabai!

Sebenarnya Calabai! Calabai! Calabai! adalah cerpen hasil pelatihan bertahun lampau yang saya masukkan ke blog. Cerpen ini sendiri termuat di buku Setapak Salirang: Kumpulan Cerita Pendek Dari Sulawesi – Selatan. Cerpen ini satu-satunya (dari sedikit cerpen yang bisa saya bikin) yang dimuat ke dalam sebuah buku.
Cerpen ini adalah refleksi dari pertemanan, yang berawal dari pelatihan menulis, saya dengan teman-teman waria Karebosi yang kini tersebar entah ke mana. Cerpen itu juga memiliki cerita lucu setelah terbit. Seorang waria merasa bahwa tokoh dalam cerpen itu adalah dia, kebetulan nama yang saya pakai sama dengan namanya, juga ia mengaku kalau apa yang saya tulis dalam cerpen itu persis kisah hidupnya. Ia marah lalu mencari saya. Pernah sekali saya harus sembunyi dan kucing-kucingan dengan waria itu di sebuah pusat perbelanjaan 😀
Selain cerpen, penelitian dan pertemanan dengan teman-teman waria itu juga menghasilkan beberapa tulisan. Beberapa diantaranya bisa kalian temukan di blog ini.

Dentum Dalam Sunyi Pantai Bara

Tulisan ini adalah cerita lain dari penelitian isu kasus hiv di Bulukumba bertahun-tahun silam. Apa yang saya tuliskan dalam postingan ini adalah kisah tiga perempuan pelayan kafe di kawasan Pantai Bara Bulukumba berdasarkan hasil wawancara dengan mereka. Tentu saja nama pelayan dan kafe tempat mereka bekerja saya samarkan.
Salah satu dari tiga pelayan yang saya wawancarai dan tuliskan kisahnya dalam postingan itu, katakanlah, tertarik pada saya dan selalu menelpon selepas penelitian itu. Saking seringnya sampai saya merasa terganggu dan memutuskan untuk ganti nomer ponsel.

Menjawab 11 Pertanyaan

Ya ampun! Kenapa harus sebelas pertanyaan? Rasanya seperti ujian. Jadi anggap saya ini ujian, mari kita jawab 11 pertanyaan itu.

1. Kenapa kamu memilih menjadi blogger?

Seperti saya ceritakan di bagian 11 Fakta Tentang Saya, sejak kecil saya suka mencatat apa saja. Ketika kuliah kebiasaan mencatat itu pindah dari buku diari ke blog. Jadilah saya bloger, sejak 2002, hingga saat ini.

2. Apa hal yang kamu tidak suka dari media sosial?

Buzzer-buzzer pro dan kontra pemerintah. Mereka bikin media sosial menjadi tidak asik lagi!

3. Apa hal yang paling kamu ingat dari masa kecilmu?

Saat SD, saya tergolong anak yang pandai. Sejak kelas 3 SD saya selalu menempati peringkat 1 atau 2. Saat kelas tiga, ada satu hari kami diberikan tugas matematika yaitu pembagian bersusun. Ibu guru tidak mengijinkan kami pulang jika kami tak berhasil menyelesaikan tugas di papan tulis. Ternyata saya bisa! Teman-teman sangat senang dan berterima kasih. Mereka sampai membopong dan mengarak saya keluar kelas.

4. Apa hal yang paling kamu syukuri dalam hidup?

Bisa merasakan kedukaan, jatuh cinta dan patah hati, dan empati pada orang lain.

5. Kalau diberi satu perjalanan gratis, ke manakah kamu ingin pergi? Mengapa?

Wamena. Salah satu kota yang terletak di jantung pulau Papua. Saya pernah melakukan penelitian di Wamena dan itu membuat saya jatuh cinta. Selalu ingin kembali ke sana dan belum kesampaian.

6. Siapakah tiga musisi atau penyanyi Indonesia favoritmu?

Iwan Fals, Kaka Slank dan Bob Dylan

7. Adakah website yang kamu sarankan untuk dikunjungi? Apa alasannya?

http://www.panajournal.com/ saya suka gaya tulisan yang ada di website itu.

8. Adakah kanal YouTube yang kamu sarankan untuk ditonton? Apa alasannya?

Vincent dan Desta Show karena saya tahu Daeng Ipul adalah Tonight Lover. Saya yakin Daeng Ipul sudah tahu kanal ini J

9. Lebih suka liburan ke pantai atau gunung? Mengapa?

Pantai. Karena desa dampingan saya ada di punggung pegunungan Lompobattang, jadi yah liburan harus ke pantai. Masa ke gunung lagi?

10. Apa hal yang terlintas di kepalamu ketika mendengar kata ‘Papua’?

Kangen

11. Sampai kapan kamu akan jadi seorang bloger?

Sampai kapan yah? Sampai tidak sanggup lagi menulis kayaknya.

Kaka Slank, salah satu idola yang berpengaruh dalam hidup saya

Sebelas Nominator Dari Saya.

Saya akan memilih sebelas orang bloger yang saya kenal dan mengenal saya, menominasikan mereka untuk Liebster Award ini. Mereka adalah:

  1. Ardian Adhiwijaya, seorang ayah dari dua anak cantik dan tampan nan lucu. Akademisi di bidang keperawatan. Saya rindu tulisan-tulisannya mengenai isu kesehatan. Tulisannya membuat pembaca bisa paham isu kesehatan dengan mudah dan ringan.
  2. Nden. Praktisi aplikasi kencan daring.
  3. Kiki Wakano, seorang dokter yang bertugas di salah satu daerah terluar di Indonesia; Morotai. Tulisan-tulisannya ringan, renyah dan bergizi meski membahas isu kesehatan.
  4. Irayani ‘Rara’ Quency Putri, pendiri dan mantan ketua pertama Komunitas Bloger Angingmammiri Makassar.
  5. Iqko Beruang, bloger senior ini tak perlu saya jelaskan kenapa saya ingin dia menulis lagi.
  6. Ifa Ariyani. Perempuan yang aktif di bidang pendidikan dan isu anak. Saya kangen!
  7. Rara Rahmawati. Saya yakin ia punya banyak cerita menarik yang harus orang lain baca.
  8. Irmawati. Adek manis bermata minimalis ini seorang guru bahasa Indonesia. Dari tulisannya, kita bisa belajar bagaimana berbahasa Indonesia yang baik dan benar tanpa harus merasa bersalah dan digurui.
  9. Daeng Ruslee, salah satu guru saya. Sudah lama saya tak mendapat cipratan kebijaksaan dari beliau.
  10. Om Bisot. Om ini adalah Dilan pada zamannya. Sekarang beliau aktif di dunia literasi di Tangerang.
  11. Ayu Pratiwi. Seorang guru SMP di Sorowako. Kami belum pernah berjumpa sebelumnya namun setahu saya Ayu aktif di berbagai komunitas sebelum pindah ke Sorowako.

Sebelas pertanyaan dari saya.

Akhirnya, sampai pada bagian terakhir. Saya harus membuat sebelas pertanyaan untuk dijawab oleh teman-teman bloger yang sudah saya tunjuk di atas. Pertanyaan itu adalah:

  1. Apa yang membuatmu yakin dengan pilihan pada pasangan atau pekerjaan yang sekarang kalian miliki. Bagi yang punya pasangan silakan jawab soal pasangan, bagi yang belum, silakan soal pekerjaan.
  2. Rekomendasikan tiga judul buku yang menurutmu penting saya baca. Tak perlu alasan
  3. Rekomendasikan tiga judul film yang sebaiknya saya tonton. Tak perlu alasan.
  4. Benda apa yang selalu ada dalam tas kalian dan selalu kalian bawa ke mana pun. Apa alasannya?
  5. Jika diberi kesempatan hidup sebagai seseorang dalam novel atau film, kalian ingin jadi siapa dalam novel atau film apa? Kenapa?
  6. Jika hanya diperbolehkan menggunakan satu media sosial saja, apa yang akan kalian pilih? Kenapa?
  7. Dalam skala 1 – 10, seberapa besar kedekatanmu dengan keluarga? Semakin dekat angkanya semakin besar.
  8. Hal apa yang paling sulit kalian bicarakan dengan orang lain? Apa alasannya?
  9. Apa yang membuatmu menangis terakhir kali?
  10. Apa yang kamu mau ubah dari dirimu sendiri?
  11. Hal apa dari dirimu yang menurutmu patut kamu banggakan? Kenapa?

Selesai! Setelah hiatus empat bulan lamanya akhirnya saya bisa bikin postingan, eh lebih 2000 kata pula. Butuh dua hari untuk menyelesaikannya! Tapi rasanya puas sekali bisa melakukannya.

Sekali lagi, kurru sumange’ Daeng Ipul!

Comments (10)

  1. 😭 11 fakta, 11 pertanyaan… Selain angka 13 kelak angka 11 akan jadi momok kehidupan 🤣☕

    Ok Oppa, insya Allah yah, semoga bisa saya selesaikan secepatnya, coba kirimkan saya kopi + cenningrara sebagai penyemangatnya 😁☕

  2. waaah, jadi ingat bulbo kalau harus jawab-jawab pertanyaan seperti ini, kangen bulbo. Btw, sebenarnya takutka bertanya, tapi saya baru yakin sekarang kalau makanan pokokta itu indomie kak…

  3. waaah, jadi ingat bulbo kalau harus jawab-jawab pertanyaan seperti ini, kangen bulbo. Btw, sebenarnya takutka bertanya, tapi saya baru yakin sekarang kalau makanan pokokta itu indomie kak…

  4. Jawaban no 6, Bob Dylan bukan dari Indonesia, kakaaak. Terus kenapa Nike Ardilla malah nda disebut? Katanya penggemar? Ish… 😂

  5. Masih tak percaya kalau ada orang Indonesia yang tidak makan nasi hahaha
    😀

    Terima kasih sudah dinominasikan, Kaak. Akan kucoba menulis (lagi)

  6. Kaget bisa-bisanya saya dinominasikan begini hahaha. 11 pertanyaan yg cukup sulit, kalau dijawab bisa2 jadi 11 postingan sendiri 🥴🥴

    Semoga bisa saya laksanakan ikat kepala

    Psst.. baru tau ancu nda pernah sisiran sejak sma wahahahaha

  7. Ada satu lagi fakta tentang Anchu yang tidak banyak diketahui orang.
    Susah bangun! Hahahaha

    Kalau nginap di Halimun dan pasang alarm, yang ada malah orang lain yang bangun dan matikan alarm, semenatara yang punya alarm masih santai-santai tidur ngorok.

Jika Berkenan Silakan Komentar di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.