Kuasa dan Usaha di Masyarakat Sulawesi Selatan

lelakibugis

bermain.. terluka.. tertawa..

BukuGaya Hidup

Kuasa dan Usaha di Masyarakat Sulawesi Selatan

Kuasa dan Usaha di Masyarakat Sulsel,salah satu buku yang membahas orang Bugis - Makassar

Kuasa dan Usaha di Masyarakat Sulawesi Selatan
Roger Tol, Kees van Dijk, dan G Acciaioli (ed.)
Ininnawa & KITLV Jakarta
Februari 2009
vii + 376 halaman

Beragam citra dan stereotip yang tersebar luas ditujukan untuk orang Bugis, Makassar, juga suku-suku lain di Sulawesi Selatan, dan banyak di antaranya yang berlawanan satu sama lain.

Penduduk Sulawesi Selatan dilukiskan sebagai pelaut yang berani, perantau yang lihai, bangsawan feodal dan para pengikutnya, penganut paham kebebasan demokratis yang hanya mengakui pemerintahan yang dibentuk berdasarkan kontrak sosial, pemeluk agama Islam yang fanatik, pemuja benda-benda pusaka kerajaan tradisional dan pelaksana upacara-upacara ritual bagi para leluhur dan dewa yang turun ke bumi.

Baca Juga: Jejak Orang Makassar di Australia

Kesan dan stereotip itu tentu masih memerlukan pembahasan lebih lanjut. Pembahasan tentang Sulawesi Selatan meliputi berbagai macam topik: dokumen kolonial yang diperhadapkan dengan naskah-naskah pribumi; homogenitas Sulawesi Selatan ditinjau dari perspektif budaya dan politik; hubungan antara status dan kekuasaan; kepemimpinan dan hubungan patron-klien; pengaruh asing dan budaya lokal; perdagangan maritim dan posisi Sulawesi Selatan dalam jaringan perdagangan internasional; kultur daerah dan pembangunan sosial-ekonomi; serta diaspora.

Semua topik itu berhubungan dengan transaksi, tradisi, dan teks—berhubungan dengan penguasa dan pengusaha—yang akan dibahas secara luas dalam buku ini.

Sembilan pakar mengulas berbagai aspek sosial-budaya sejumlah etnis di Sulawesi-Selatan. Penulis dalam buku ini antara lain Christian Pelras, Anthony Reid, J Noorduyn, Roger Tol, dan peneliti tentang Sulawesi Selatan lainnya.

Salah satunya Christian Pelras, yang selama puluh tahun meneliti suku bugis. Karyanya dalam buku ini boleh dibilang sebagai ringkasan dari bukunya yang berjudul Manusia Bugis, terbitan 2006. Cuma,dalam tulisannya ini,Pelras lebih memfokuskan bahasannya pada masalah hubungan sosial-politik dan ekonomi masyarakat Bugis.

Selengkapnya baca mengenai buku Kuasa dan Usaha ini di Bianglala Orang Bugis Makassar

Silakan Komentar di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.