Doa Akhir Tahun Untuk Indonesia

lelakibugis

bermain.. terluka.. tertawa..

Kata KotaKomunitas

Doa Akhir Tahun Untuk Indonesia

doa akhir tahun Makassar
doa akhir tahun Makassar

Duka menyelimuti bangsa ini menjelang penghujung tahun 2014. Pesawat AirAsia QZ8501 tujuan Surabaya ke Singapura dinyatakan hilang kontak pada pukul 06.17 WIB Minggu 28 Desember. Pesawat jenis Airbus A320-200 yang membawa 155 penumpang dan 7 kru ini dikabarkan menghilang di antara Tanjung Pandan dan Pontianak.

Duka dan empati pun berdatangan dan menghiasi koran-koran dan media sosial dari berbagai pelosok nusantara. Di Makassar, puluhan anak muda yang tergabung dalam gerakan Berbagi Nasi Makassar menutup tahun dengan mengadakan Doa Akhir Tahun untuk seluruh penumpang dan kru AirAsia QZ8501.

Dalam doa akhir tahun ini, Berbagi Nasi Makassar menyalakan 162 lilin sesuai jumlah penumpang dan kru AirAsia QZ8501. Mereka juga membuat 162 pesawat dari kertas berisi doa-doa untuk seluruh korban. Setelah melakukan doa bersama, mereka pun membagikan 162 nasi bungkus. Ke 162 nasi bungkus ini dibagi ke beberapa titik di Makassar melalui 3 (tiga) tim yang menyusuri beberapa jalan di kawasan Makassar.

Di penghujung tahun 2014 Indonesia juga berduka karena berbagai bencana; Jumat (12/12/2014) sekitar pukul 17.30 WIB, puluhan rumah yang dihuni sekitar 300 jiwa dari 53 keluarga di Dusun Jemblung RT 05 RW 01, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara, tertimbun tanah longsor.

Sehari sebelum pesawat AirAsia QZ8510, pada tanggal 27 Desember, kebakaran besar terjadi di Pasar Klewer Solo. Kebakaran yang terjadi di pasar yang merupakan pusat kain terbesar di Solo menghanguskan kios-kios 2000an pedagang kain dan batik.

“Doa akhir tahun ini bukan hanya untuk korban AirAsia QZ8501 tapi juga untuk seluruh korban bencana yang terjadi di Indonesia selama 2014. Ini juga bentuk belasungkawa kami dan melalui doa kami berharap seluruh keluarga korban diberi ketabahan dan kekuatan,” ungkap Ardian Adhiwijaya, Kordinator Berbagi Nasi Makassar. Lebih lanjut, lelaki yang akrab dipanggil Iyan ini berharap agar “semoga tak ada lagi bencana seperti ini di tahun 2015 depan”

PejuangNasi #BerbagiNasi Makassar dalam Doa Akhir Tahun Makassar
PejuangNasi #BerbagiNasi Makassar dalam Doa Akhir Tahun Makassar

Aksi serupa ini bukanlah hal pertama bagi Berbagi Nasi Makassar yang lahir pada Februari 2013 ini. Gerakan sosial ini selalu hadir memberikan bantuan setiap terjadi bencana seperti kebakaran yang terjadi di Makassar dan sekitarnya. Gerakan ini memiliki Tim Respon Cepat yang selalu siap siaga memberi bantuan begitu terjadi bencana.

“Bencana yang paling sering terjadi adalah kebakaran. Tim kami biasanya memberi bantuan berupa nasi bungkus, pakaian dan obat-obatan yang dibutuhkan korban,” tutur Iyan. Bekerjasama dengan berbagai pihak dan komunitas di Makassar, gerakan Berbagi Nasi Makassar ini selalu membuka posko bantuan ketika terjadi bencana.

Tak hanya ketika terjadi bencana, gerakan Berbagi Nasi Makassar ini rutin berbagi nasi bungkus pada orang-orang yang membutuhkan seperti tukang becak, pemulung atau pun pekerja informal lainnya. Setiap Sabtu malam mereka menyusuri jalan-jalan di Makassar untuk berbagi. Selain berbagi nasi bungkus, mereka pun rutin menggelar berbagi pengobatan.

Silakan Komentar di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.