Anggaplah Sebagai Puisi

lelakibugis

bermain.. terluka.. tertawa..

Catatan RinganWarita

Anggaplah Sebagai Puisi

Pro Iffa:

sebab kata tak cukup setia
ijinkan aku memujamu tanpa puisi

lalu nada menjelma berjuta irama
ku hanya ingin mencintaimu dalam sepi

Silakan Komentar di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.