Album Slankissme Slank

lelakibugis

bermain.. terluka.. tertawa..

Gaya HidupMusik

Album Slankissme Slank

SLANK benar-benar kehilangan “roh” slengean, merakyat, dengan lagu-lagu sederhana tapi “everlasting”. Liriknya boleh saja kembali nakal, tapi kini menjadi nakalnya orang tua yang “terpaksa” galak karena lama dimanja cinta.

Paragraf yang dikutip dari tembang.com itu rasa-rasanya mewakili apa yang ada dalam pikiran saya selaku seorang yang menjadikan slank sebagai band favorit. setelah sekian tahun, -tepatnya dari sma,- saya begitu menggilai slank yang hadir dengan kekuatan lirik dan kemampuan menyelaraskan musik yang begitu pas dengan hati dan telinga awam saya.
nama slank sendiri diambil dari kata “slengean” yang menggambarkan perilaku mereka yang urakan seolah tak mengenal batas kesopanan. namun di balik itu, mereka menyimpan pesona begitu besar bagi para slanker (sebutan bagi para penggemar fanatik slank). lirik-lirik merela menyuarakan kepedulian yang sangat besar terhadap kondisi bangsa ini dan juga mewakili apa yang ingin diteriakkan oleh para remaja seusia mereka saat itu. itulah sebabnya mengapa begitu banyak yang memuja mereka.
tanpa perlu merumuskan satu ajaranpun mereka telah mampu menciptakan fanatisme tersendiri dari para slanker. sebuah majalah remaja bahkan pernah menyatakan bahwa slank tak punya penggemar tapi ummat! begitu besarnya fanatisme para slanker justru muncul karena ketidakberpihakan mereka pada sebuah golongan apapun tapi hanya pada kebenaran, keadilan dan solidaritas sosial, seperti isi lagu-lagu mereka.
sayangnya, di album ke 14 ini mereka seakan melupakan posisi mereka, -yang mereka nyatakan lewat poster dan baju kaos para slanker,- yaitu berada di atas segala golongan. judul album mereka (slankissme) jelas menyiratkan apa tujuan mereka, membentuk sebuah golongan sendiri yang berlandaskan aliran yang mereka beri nama slankissme. dalam sebuah tayangan infotainment, bimbim bahkan menyatakan album itu berisi 13 ajaran tak yang sempurna.
mereka tak lagi slengean dan telah mulai kehilangan roh dan tak merakyat lagi….

Jika Berkenan Silakan Komentar di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.