Vita Brevis: Sebuah Gugatan dari Cinta

Image hosted by TinyPic.com
Jostein Gaarder—penulis novel bertema filsafat dan teologi yang terkemuka; dunia sophie, misteri soliteir, gadis jeruk dll—menemukan manuskrip surat Floria di sebuah toko buku di Argentina. Awalnya dia ragu akan autentitasnya, namun setelah diperiksa, dia yakin bahwa manuskrip itu asli. Isinya mengejutkan: Floria menggugat sejumlah pandangan Santo Agustinus yang ditulisnya dalam The Confessions. Bukan saja pandangan pribadi yang dia serang, melainkan meluas pada persoalan iman, Tuhan, suara feminisme, kesetaraan gender, semangat zaman, dan terutama tentang makna hubungan cinta dan personal mereka. Agustinus beranggapan kisah cinta mereka adalah ‘hidup lama’ yang bisa membuatnya ‘jatuh’, sementara Floria meyakinkan bahwa hubungan itu memiliki aspek Ilahi dan cinta yang sangat besar, bukan disatukan oleh nafsu sebagaimana prasangka Agustinus.

Surat panjang Floria itu ditampilkan utuh, sedangkan Gaarder menambahinya dengan catatan yang cukup komprehensif, baik rujukan dari The Confessions, Al-Kitab, keterangan tentang mitologi dan manuskrip sejenis dari zaman Klasik. Buku ini dengan sendirinya sangat unik, bahkan apabila memperhatikan ide penerbitannya. Di dalamnya pembaca bukan saja akan terbawa emosi kasih sayang sejati seorang wanita kepada pria, melainkan juga merasakan pergulatan terhadap iman dan takdir hidup.
Buku ini pasti akan menarik perhatian para pembaca karya Gaarder, juga para peminat studi sejarah, filsafat, teologi, mereka yang pikirannya terbuka, bersedia menerima pluralitas, atau penasaran dengan misteri kehidupan santo agung tersebut. Sebuah buku yang akan menyingkap sisi sejarah yang nyaris tertutup selamanya, tak pernah diselusuri oleh orang paling berani sekalipun!

Related Posts

About The Author

Add Comment