Lahir pada sebuah hari Minggu pada sebuah sore di bulan Juni. Mungkin karena itulah, muncul ke muka bumi saat orang – orang sedang bermalas – malasan, maka ia tumbuh menjadi seorang yang pemalas juga.

Menuliskan Mansyur Rahim pada KTP, ijazah, SIM, dan semua formulir yang membutuhkan nama lengkap. Orang – orang terdekatnya karib menyapanya dengan panggilan Anchu.

Kini memiliki sapaan baru seiring dengan adanya media sosial yaitu Lebug, singkatan Lelakibugis. Ada yang menyapanya dengan Kak Lebug atau Om Lebug. Tapi ia lebih senang mendengar ‘Oppa Lebug’ saat cewek – cewek manis memanggilnya.

Melewatkan masa SD, SMP dan SMIP di Makassar. Bagi yang belum tahu SMIP, itu adalah Sekolah Menengah Industri Pariwisata Sandhy Putra, nama lama dari Telkom School. Ia yang lebih menyenangi memakai pakaian kasual sehari – hari ini adalah alumni jurusan Perhotelan.

Bangku kuliah ia dapatkan di Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Sastra Universitas Hasanuddin. Semasa kuliah, ia lebih banyak menghabiskan waktu berorganisasi. Belajar menulis di Unit Kegiatan Pers Mahasiswa Unhas demi mengembangkan kebiasaan sejak kecil yaitu menulis diari. Sebelum mengakhiri status mahasiswa, karena program paksa sarjana, ia sempat mendirikan Unit Kegiatan Menulis Mahasiswa di Fakultas Sastra Unhas.

Pernah aktif di Komunitas Ininnawa, alah satu komunitas di Makassar, yang menghimpun orang-orang yang memiliki kecintaan yang sama terhadap ilmu pengetahuan, khususnya pada pengembangan literasi, sejarah dan budaya Sulawesi Selatan. Ia pernah menangani bagian distribusi buku – buku terbitan Penerbit Ininnawa. Beberapa kali melakukan penelitian bersama. Hasil – hasil penelitiannya dan beberapa tulisannya termuat di beberapa buku.

Pernah juga ia bekerja sebagai fasilitator dan konsultan pada program – program Japan International Cooperation Agency (JICA) selama 5 (lima) tahun.

Menggemari Barcelona karena memiliki tanggal dan bulan lahir yang sama dengan Messi. Mendukung Manchester United sejak jatuh cinta pada Erick ‘King’ Cantona.

Sejak 2012 tertarik dan menekuni media sosial. Ia menuliskan ‘Social Media Enthusiast’ jika dimintai profil singkat. Juga menjadi kontributor untuk beberapa portal. Kini ia kembali belajar menulis bersama teman – temannya di Kelas Menulis Kepo.