Surat Terbuka Untuk Rektor Unhas: I Stand With Gondrong

Yang Terhormat Ibu Rektor Universitas Hasanuddin

Perkenalkan saya salah satu alumni dari kampus yang Ibu pimpin sekarang. Perkenankan saya untuk mengajukan kegelisahan dan keberatan atas aturan yang berlaku di salah satu  fakultas di Unhas yaitu Fakultas Teknik.

Beberapa hari terakhir beredar di media sosial sebuah aturan yang melarang mahasiswa gondrong untuk memasuki perpustakaan Fakultas Teknik Unhas. Aturan itu menempel di kaca Perpustakaan Fakultas Teknik Unhas di kampus Gowa. Sudahkah Ibu melihatnya? Mungkin juga Ibu pernah melihatnya beredar di media sosial. Atau mungkin sudah ada staff Ibu yang memberitahukannya ke Ibu? Kalau belum, sudilah Ibu membuka akun media sosial yang Ibu miliki.

Ibu Rektor yang baik hati.

Perlu Ibu ketahui, saat berstatus mahasiswa dan sampai sekarang saya berambut panjang alias gondrong. Aturan yang melarang mahasiswa gondrong untuk memasuki perpustakaan tanpa seizin dekan FT – UH sungguh melukai hati saya. Aturan itu seakan mengatakan bahwa, mahasiswa gondrong itu makhluk yang hina, kotor dan bodoh sehingga tak layak mengakses buku – buku dalam perpustakaan itu.

Apakah mahasiswa, dan kami, yang berambut gondrong ini adalah makhluk hina?

Tentu ibu tahu bahwa Rasulullah, Muhammad SAW pun berambut panjang sebahu. Ada beberapa hadis yang menyatakan demikian Ibu Rektor yang baik. Saya nukilkan salah satunya.

 

عَنِ الْبَرَّاءِ بْنِ عَازِبٍ يَقُوْلُ مَا رَأَيْتُ مِنْ ذِيْ لِمَّةٍ أَحْسَنَ مِنْهُ وَفِيْ رِوَايَةٍ كَانَ يَضْرِبُ شَعْرَهُ مَنْكِبَيْهِ

Dari Bara’ bin Azib, dia berkata, “Aku tidak pernah melihat rambut melampaui ujung telinga seorang pun yang lebih bagus dari (rambut) Rasulullah.” Dalam suatu riwayat lain, “Rambut Rasulullah sampai mengenai kedua bahunya.” (Hr. Muslim: 2337)

Ibu juga pasti tahu kalau para pembawa agama lain seperti Isa Al Masih dan Sidharta Gautama juga berambut panjang. Mereka adalah manusia – manusia mulia Ibu. Ibu sepakat bukan?

Apakah mahasiswa, dan kami, yang berambut gondrong ini adalah manusia bodoh?

Ibu tahu kan kalau rambut Einstein itu tak pendek dan tak rapi? Tentu saya tak perlu jelaskan lagi siapa itu Albert Einstein. Tapi untuk meyakinkan Ibu, perkenankan saya memajang foto ilmuwan terkenal ini. Seperti inilah rambut Einstein Bu..

Albert Einstein

ini loh foto Albert Einstein..

Oh iya Ibu Rektor yang baik hati, masih banyak ilmuwan lain yang berambut panjang dan menghasilkan banyak penemuan yang berhasil mengubah dunia. Galileo dan Newton, misalnya. Andai masih hidup, apakah mereka juga tak layak masuk perpustakaan?

Satu lagi, tentu tak perlu berpanjang lebar menjelaskan kalau Sultan Hasanuddin, nama yang menjadi kampus yang Ibu pimpin, juga berambut panjang. Bisa ibu bayangkan bagaimana perasaan Sultan Hasanuddin di alam sana mengetahui orang – orang berambut panjang seperti dia tak bisa memasuki perpustakaan kampus yang memakai namanya?

Ibu Rektor yang mulia,

Mungkin Ibu bisa meminta penjelasan pada bawahan Ibu yang membuat aturan itu. Sesungguhnya apa alasan bawahan Ibu, Dekan Fakultas Teknik Unhas, membuat aturan yang sulit saya pahami ini.

Saya, dan mungkin juga mahasiswa – mahasiswa Ibu yang gondrong, butuh alasan yang bisa diterima oleh nalar akal sehat mengingat bahwa aturan diskriminatif ini dikeluarkan oleh lembaga pendidikan terbesar di Indonesia bagian timur. Bukankah sudah seharusnya aturan yang diterapkan kampus bisa dipertanggungjawabkan secara logis?

Saya yakin bawahan Ibu punya alasan yang kuat sehingga mengeluarkan aturan yang kini jadi bahan obrolan di media sosial. Oh iya Bu, aturan ini bahkan sudah dibuatkan meme yang mengolok. Bisakah saya, dan mahasiswa – mahasiswa gondrong di Fakultas Teknik, mengetahui alasan di balik aturan itu? Jika tak bisa, sudikah Ibu memintanya menghapus aturan itu?

ini loh meme yang mengolok aturan itu..

ini loh meme yang mengolok aturan itu..

Salam.

#IStandWithGondrong

Related Posts

About The Author

8 Comments

Add Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.