Surat Cinta Yang Telat #9: Kehilangan dan Senja

#DearKamu

Cora dan Alena,

Di manapun kamu berada dan membuka blog ini, carilah tempat yang nyaman sebelum membaca. Mungkin kamu bisa memilih bangku di sebuah taman atau sofa empuk di sudut coffee shop. Segelas kopi atau green tea akan jadi teman yang baik saat membaca, percayalah.

Cora dan Alena,

Setiap kita akan mengalami kehilangan, kita tak pernah tahu kapan akan terjadi. Pun, saya sudah mengalaminya berkali – kali. Bukan hal yang mudah, percayalah.

Tentang Kehilangan - @lelakibugis

#DearKamu

Kehilangan.

Kehilangan seseorang atau sesuatu yang kita cintai bukanlah hal mudah. Siap atau tidak, kehilangan akan tetap menyisakan ruang hampa dalam hati dan pikiran.

Kehilangan, serupa senja, akan selalu menghadirkan pedih yang perih. Menipu diri sendiri bahwa ia tetap ada bisa jadi pilihan. Pada akhirnya, kita akan terus meringkuk dalam ruang hampa.

Kehilangan, serupa senja, menjanjikan bulan dan bintang yang hadir setelahnya. Akan selalu ada keindahan di sana, selama kita mau menerima dan bertahan untuk tetap waras.

Jadi, mau terus menipu diri sendiri atau menerima dan bertahan untuk tetap waras?

 

Related Posts

About The Author

One Response

Add Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.