Siswa SMPN 2 Tanete Riaja Memahat Batu..



Mendekati SMPN 2 Tanete Riaja, di Desa Sikapa, kita akan disuguhi pemandangan batu nisan dan batu ulekan di sisi kanan-kiri jalan. Daerah ini terkenal sebagai penghasil batu nisan dan batu ulekan dengan bahan baku berkualitas tinggi. Tim Sekolah PRIMA-P SMPN 2 Tanete Riaja Barru kemudian memanfaatkan potensi dengan mengadakan Pelatihan Kerajinan Batu.

Pelatihan ini diselenggarakan pada tanggal 21-24 desember 2009 dan bertempat di salah satu tempat pengrajin. 30 peserta yang dibagi ke dalam empat kelompok dan dibimbing langsung oleh 4 pengrajin setempat. Berbekal gerinda yang dibeli dengan dana PRIMA-P, siswa-siswa, -yang sebagian besar terancam putus sekolah karena faktor ekonomi ini, diajari mulai dari tahap memecah bala-bala [batu gunung bahan kerajinan], membuat model dasar sampai pada tahap pewarnaan.
Pengutamaan siswa-siswa yang rentan putus sekolah sebagai peserta pelatihan sejalan dengan tujuan pelatihan ini. “Kami sengaja memilih siswa-siswa dari keluarga miskin agar mereka memiliki bekal keterampilan hidup jika kelak mereka terpaksa berhenti atau tak mampu melanjutkan sekolahnya karena ketiadaan biaya”, ungkap Drs. H. Rahman, M.Pd, penanggung jawab kegiatan ini.
Dalam pelatihan ini, siswa tidak hanya diajarkan bagaimana membuat batu nisan dan batu ulekan, tetapi diberi kebebasan menuangkan kreasi mereka dalam bentuk lain, seperti asbak. Ke depan, sekolah berencana melanjutkan kegiatan ini dan memasarkan hasil kreasi-kreasi siswanya ke berbagai daerah.“Nantinya, siswa yang telah terampil akan kami modali untuk menjadi pengrajin. Mereka dapat melakukannya di sore hari agar tidak mengganggu kegiatan belajar mereka. “ lanjut Drs. H. Rahman, M.Pd yang juga anggota Tim Sekolah PRIMA-P SMPN 2 Tanete Riaja.


Related Posts

About The Author

One Response

Add Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.