Kunci Sukses Malam Pertama # 1

Malam pertama bagi pasangan pengantin baru merupakan saat yang menyenangkan sekaligus menegangkan. Sukses malam pertama bisa menjadi kunci kebahagiaan hubungan suami-istri ke depan.

Hal ini terjadi karena akan menjadi pengalaman pertama pasangan tersebut dalam aktivitas berhubungan seksual. Bisa juga lantaran kesalahan persepsi akibat ketidak tahuan pada aktivitas ini. Ataupun kurangnya pengetahuan pada organ-organ seks yang berperan dalam aktivitas ini. Sukses malam pertama tidak sekedar hubungan seks dengan pasangan saja.

Malam pertama lebih menunjukkan perilaku bercinta sepasang anak manusia yang telah diperbolehkan oleh agama dan norma yang ada. Jika malam pertama ini “terpeleset” pada aktivitas hubungan badan saja, tidak mustahil pengalaman malam pertama ini akan menjadi pengalaman yang menyakitkan atau setidaknya tidak mengesankan bagi pihak istri. Bisa juga akan mengubah pandangan tentang aktivitas bercinta sebagai pasangan suami istri. gairah terhadap hubungan suami istri bisa berkurang dan bahkan frigid.

Pada aktivitas sekedar hubungan seks saja, yg terjadi hanya pelampiasan nafsu birahi pada pasangan. Dasar cinta yang di bentuk sama sekali tidak tercermin. Semua Serba cepat. Hanya menjangkau daerah dada dan genital saja untuk langsung tancap gas. Istri hanya menjadi obyek pelampiasan nafsu saja. Ketika istri masih canggung dan belum benarbenar siap, sang suami sudah membabi buta melampiasakan nafsunya.

Sementara pada aktivitas bercinta yang sesungguhnya, sinar cinta antar dua anak manusioa benar-benar terpancar dalam aktivitas tersebut. Aktivitas bercinta menjadi media bersatunya cinta mereka dengan sepenuh jiwa. Dalam kepasarahan untuk saling memberi dan menerima, tidak hanya untuk kenikmatan diri sendiri. Aktivitas inipun terdorong atas dorongan dan kesadaran dari kedua belah pihak. Tidak saling memaksakan.

Menyiasati malam pertama agar berjalan sesuai harapan, kedua belah pihak sebelum mengadakan aktivitas bercinta sebaiknya membaca bukubuku tentang aktivitas ini. Atau bertanya pada “ahlinya”. Ini dilakukan agar tidak terjadi kekonyolan, kelucuan, kekakuan dan sebagainya yang bisa menghambat acara malam pertama yang penuh kenangan.

Bagi sebagian kalangan, malam pertama adalah malam pertama kalinya mereka tidur bersama setelah mereka resmi menikah. Malam pertama ini tentunya tidak akan indah untuk mereka yang sudah melakukan hubungan suami istri secara “ilegal” atau pra nikah yang seharusnya bisa di hindari mengingat norma masyarakat dan terlebih norma agama yang melarang keras hal tersebut.

Di daerah tertentu mungkin tidak terlalu memperhatikan keadaan pengantin wanita saat menggadakan akad nikah dan pesta. Namun, ada suatu daerah yang benar-benar memperhatikan siklus kewanitaan pengantin wanita sedang haid. Pilihan hari bukan tanpa alasan. Ketika pengantin wanita sedan haid, secara otomatis pasangan pengantin tidak dapat melaksanakan aktivitas malam pertamanya.

Akhirnya, aktivitas bercinta pertama ini bisa tertunda beberapa hari sampai haid selesai. Tertundanya aktivitas seks ini, bisa menjadi saat saling mengenal pasangan secara lebih mendalam lagi. Hingga saat bersama dalam satu ranjang bisa menghilangkan ketegangan, kecanggungan dan kekakuan saat melakukan aktifitas bercinta untuk pertama kalinya setelah pengantin wanita tidak haid lagi.

Ketika kedua-duannya sudah siap dalam tentang waktu itu, keduanya bisa melepaskan rasa penasaran dalam mengarungi percintaan dengan semangat muda yang membara. Kondisi sang istri subur setelah melewati haidnya. Dengan demikian kemungkinan terjadinya kehamilan semakin besar. Sebagai buah dari cita-cita membentuk rumah tangga. Untuk melewati malam pertama dengan sukses, sang suami dapat melakukan beberapa cara agar sang istri melewatinya dengan sukses pula. Hingga menjadi kenangan yang sulit terlupakan.

Artikel Kunci Sukses Malam Pertama di atas belum memuaskan? Baca kiat dan tips seks lainnya di sini 

 

Related Posts

About The Author

Add Comment