Jokowi Perintahkan Tangkap Ahok

Saat bertemu Kapolri di Istana Merdeka Jokowi perintahkan tangkap Ahok. Hal itu untuk menanggapi maraknya aksi yang meminta Ahok ditangkap.

 

Anda percaya berita Jokowi perintahkan tangkap Ahok ini? Anda sudah membagikannya? Berarti anda menelan mentah-mentah dan tertipu judul tanpa mau meluangkan waktu untuk membuka dan membaca isi berita.

 

INGAT!

TIDAK SEMUA YANG KAMU BACA DAN SHARE ITU BENAR. PERIKSA DULU KEBENARANNYA. JANGAN ASAL SHARE!
=== Ini adalah social experiment!!!===
Setelah percobaan ini dilakukan, ternyata masih banyak netizen cepat sekali berkomentar di media tanpa melihat keseluruhan isi berita. Bahkan tidak sedikit yang klik share atau membagikan berita tanpa mencari kebenaran yang ada.
Semua berita, baik itu dari arus utama maupun media abal-abal alias tidak jelas juntrungannya yang hanya mengis keuntungan semata, wajib kita saring sebelum kita bagikan kembali.
Jangan mau bodoh di internet dan ditipu pakai hoax. Mulailah pintar membaca dan menyaring berita.

 

Berikut yang dapat kita lakukan agar kita tidak mudah ditipu pakai hoax:

  1. Setiap berita yg dilihat jangan ditelan mentah-mentah

Jangan begitu saja percaya pada judul yang bombastis dan provokatif. Judul berita seperti Jokowi Perintahkan Tangkap Ahok ini biasanya digunakan media abal-abal untuk memancing kita melakukan klik dan membagikannya.

  1. Baca keseluruhan isi berita

Baca dulu keseluruhan isi berita. Pastikan berita memenuhi syarat-syarat pemberitaan yang akurat atau setidaknya sumber berita atau informasi jelas. Bukan berdasarkan ‘katanya’.

  1. Check kembali dengan berita dari beberapa media lain

Jika membaca berita yang seakan-akan meyakinkan, pastikan sekali lagi kebenarannya dengan melakukan cek dan ricek dari sumber lain. Kalau berita itu hanya dari satu sumber saja atau beberapa situs tapi hanya melakukan kopi paste, bisa dipastikan berita itu adalah hoax.

  1. Gambar belum tentu merepresentasikan isi berita

Ada banyak hoax berupa gambar. Biasanya gambar yang diolah menjadi hoax ini adalah gambar kejadian lama yang dipelintir sedemikian rupa untuk menipu pembaca.

Contoh: gambar di atas adalah saat Jokowi bersama Ahok menghadiri kegiatan Isra’ Mi’raj setahun lalu.

  1. Bila menemukan berita HOAX, lakukan klarifikasi dan berikan tautan sumber aslinya

Apa yang harus dilakukan bila menemukan hoax? Sederhana saja, jangan bagikan! Atau, jika punya banyak waktu lakukan klarifikasi dan berikan tautan sumber asli atau berita yang membantahnya.

  1. Bila isi berita benar, namun tanyakan HATI Anda kembali, apakah ini hal yang baik untuk dibagikan? Bila tidak, sudah hentikan, jangan dibagikan.

“Indonesia siap menjadi bangsa besar bila masyarakatnya pintar dan bermartabat”
#AyoPintarBacaBerita

Catatan: sumber asli postingan ini berasal dari @Juliyanto dan sudah dimodifikasi tanpa mengubah esensinya.

Related Posts

About The Author

Add Comment