<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lelaki Bugis</title>
	<atom:link href="http://lelakibugis.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lelakibugis.net</link>
	<description>bermain.. terluka.. tertawa..</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Apr 2013 16:48:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Jangan Pilih Pemaku Pohon!</title>
		<link>http://lelakibugis.net/jangan-pilih-pemaku-pohon/</link>
		<comments>http://lelakibugis.net/jangan-pilih-pemaku-pohon/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Apr 2013 16:48:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lelakibugis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jejak]]></category>
		<category><![CDATA[makassar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lelakibugis.net/?p=1951</guid>
		<description><![CDATA[Pemilihan Gubernur atau pilgub Sulsel baru saja usai dengan kemenangan pasangan incumbent, Syahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu’mang. Perhelatan pesta demokrasi itu memang telah berakhir, tapi masih menyisakan sampah-sampah visual berupa baliho, spanduk dan selebaran yang lupa diturunkan tim sukses masing-masing. Belum lagi sisa paku yang menancap di pohon bekas pemasangan atribut kampanye mereka. [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Pemilihan Gubernur atau pilgub Sulsel baru saja usai dengan kemenangan pasangan incumbent, Syahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu’mang. Perhelatan pesta demokrasi itu memang telah berakhir, tapi masih menyisakan sampah-sampah visual berupa baliho, spanduk dan selebaran yang lupa diturunkan tim sukses masing-masing. Belum lagi sisa paku yang menancap di pohon bekas pemasangan atribut kampanye mereka.</p>
<p><a href="http://lelakibugis.net/jangan-pilih-pemaku-pohon/janganpilihpemakupohon-lelakibugis/" rel="attachment wp-att-1952"><img class="aligncenter size-full wp-image-1952" alt="janganpilihpemakupohon-lelakibugis" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2013/04/janganpilihpemakupohon-lelakibugis.jpg" width="448" height="298" /></a><span id="more-1951"></span></p>
<p>Kota Makassar yang, katanya, menuju kota dunia ini sepertinya akan terus tercemari dengan sampah visual atribut kampanye. Sisa-sisa sampah pilgub itu kini bertambah lagi dengan atribut-atribut kampanye pemilihan walikota (pilwalkot) Makassar yang rencananya akan digelar September 2013 mendatang.</p>
<p>Sesuai jadwal yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum Makassar, tahapan pilwalkot Makassar baru akan dimulai 25-29 April berupa penyerahan dokumen dukungan calon perseorangan. Namun, atribut-atribut kampanye mulai bertebaran mengotori dan merusak kota, jauh sebelum tahapan itu dimulai.</p>
<p>Jika melihat angka bakal calon walikota dan wakil kota yang diundang  KPU Makassar pada Sabtu, 16 Maret 2013, yaitu sebanyak 40 bakal calon walikota dan wakil kota, tentu hal ini sangat mengkhawatirkan bagi kita. Bayangkan, jika semua bakal calon itu menyebarkan atribut kampanye mereka di pohon-pohon dan trotoar kota kita ini. Dan ini sudah terjadi!</p>
<p>Hal ini akan terus berlangsung paling tidak hingga sepanjang tahun 2014 saat pelaksanaan pemilihan anggota legislatif nasional dan pemilihan presiden (pilpres) mendatang. Perusakan pohon akan terjadi secara massif mengingat jumlah calon anggota legislatif yang berasal dari 15 calon partai politik tentu saja tidak akan sedikit. Belum lagi atribut kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden tentu juga tak akan sedikit.</p>
<p>Mengapa atribut-atribut kampanye ini mengkhawatirkan? Pemasangan atribut-atribut kampanye ini jelas mengabaikan aspek keselamatan manusia dan lingkungan. Lihatlah betapa banyak baliho berukuran besar yang terpasang di trotoar jalan dengan mengambil hak pejalan kaki. Pun, banyak baliho yang terpajang di median-median jalan atau taman-taman pemisah jalan menghalangi penglihatan pengendara yang bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan. Hal ini jelas membahayakan.</p>
<p>Pohon sebagai tempat pemasangan atribut kampanye, iklan politik dan pengumuman lainnya jelas akan merusak pohon. Paku yang menancap pada pohon berefek buruk terhadap perkembangan pohon, karena dapat menyebabkan kematian sel dalam pohon terutama lapisan <i>cambium</i>, <i>xylem</i> dan <i>floem</i>.</p>
<p>Karat pada paku bisa menyebabkan infeksi pada batang,  pengeroposan/kelapukan batang, pada jenis tertentu, seperti palem-paleman, sehingga memicu pembusukan pada batang. Jika kita melakukan pembiaran, maka akan semakin sulit bagi kita untuk mendapatkan oksigen hasil penyerapan karbon dari pohon. Kita pun akan kehilangan peneduh jalan bila kita peduli.</p>
<p>Kita membutuhkan pepohonan di perkotaan untuk kebutuhan udara segar, penyeimbang kondisi lingkungan, penyerap air, meminimalisir resiko banjir, peneduh jalan dan juga sebagai penunjang estetika kota. Beberapa tahun terakhir, cuaca Makassar semakin hari semakin panas. Matahari seakan tak berjarak lagi dengan kepala. Pada musim penghujan, genangan air pun semakin mudah kita jumpai meski hujan hanya turun dalam satu jam. Belum lagi jika kita berbicara tentang keindahan kota yang semakin semrawut.</p>
<p>Untuk itulah kita berkewajiban untuk menyampaikan pada bakal calon walikota dan wakil walikota serta politisi agar tidak memasang atribut-atribut kampanye mereka dengan cara memaku pohon. Andai mereka tak memedulikan seruan kita, satu-satunya cara menghukum adalah dengan tidak memilih para bakal calon walikota dan wakil walikota itu pada momen pemilihan nanti. Paling tidak, ada tiga alasan kenapa kita tidak boleh memilih para perusak pohon itu.</p>
<p>Pertama, dengan memaku pohon mereka sudah merusak pohon yang sangat vital bagi kehidupan kota dan warganya seperti yang tergambar di atas. Atribut-atribut kampanye berupa baliho di trotoar, median jalan dan ass (pembatas) jalan dapat membahayakan keselamatan para pengendara pengguna jalan maupun pejalan kaki. Bagaimana mereka mau mengayomi warga Makassar jika belum terpilih saja sudah merusak pohon dan membahayakan kita?</p>
<p>Kedua, sudah ada aturan mengenai mengenai perlindungan pada pepohonan itu yaitu Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan juga Perda No.25 Tahun 1997 Penghijauan. Para bakal calon dan politisi itu seharusnya tahu mengenai dua aturan ini. Mereka telah mengabaikan dan melanggar aturan dengan tetap memasang atribut pada pohon. Apakah kita mau dipimpin oleh orang-orang yang melanggar dan mengabaikan undang-undang dan aturan demi ambisi kekuasaan?</p>
<p>Ketiga, para bakal calon dan politisi itu bisa mengelak dan berkelit bahwa pemasangan atribut itu dilakukan oleh pendukung dan tim sukses mereka. Alasan itu tidak salah. Tapi, biar bagaimanapun pendukung dan tim sukses itu berada di bawah tanggung jawab mereka. Bagaimana mau memimpin kota dengan jumlah warga sekitar 1.6 juta jiwa (Agustus 2012) jika tak bisa mengatur segelintir pendukung dan tim sukses mereka?</p>
<p>Tidak memilih mereka tentu saja tidak menyelesaikan masalah, tapi paling tidak kita telah menunjukkan bahwa kita punya hak dan kedaulatan dalam memilih calon pemimpin dan wakil kita. Kita memilih mereka yang peduli dan memandang kita sebagai warga kota dan negara, bukan sekadar angka dalam statistik demokrasi.</p>
<p>Kita juga tak boleh berdiam diri melihat kerusakan pohon yang telah terjadi. Mencabut paku-paku bekas atribut kampanye harus kita lakukan, minimal yang ada di sekitar kita. Juga, mengajak orang-orang terdekat kita untuk melakukan hal serupa, sedikit demi sedikit, perlahan-lahan demi kebaikan kita bersama. (@lelakibugis)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lelakibugis.net/jangan-pilih-pemaku-pohon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>GOLPUT DI INDONESIA DAN SEJARAHNYA</title>
		<link>http://lelakibugis.net/golput-di-indonesia-dan-sejarahnya-2/</link>
		<comments>http://lelakibugis.net/golput-di-indonesia-dan-sejarahnya-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jan 2013 19:21:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lelakibugis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jejak]]></category>
		<category><![CDATA[angka golput di sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[dpt]]></category>
		<category><![CDATA[golput]]></category>
		<category><![CDATA[golput di indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[golput di sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[pilgub sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah golput]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lelakibugis.net/?p=1924</guid>
		<description><![CDATA[Pemilihan Umum Calon Anggota Legislatif pada tahun 2009 berakhir dengan menyisakan berbagai masalah. Mulai dari kekisruhan Daftar Pemilih Tetap (DPT)  yang kacau balau sampai pada calon anggota legislatif (caleg) yang bunuh diri karena tak kuat menahan beban kegagalan. Masalah lain yang patut mendapat perhatian adalah jumlah pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya yang sering kita [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1925" class="wp-caption aligncenter" style="width: 266px"><a href="http://lelakibugis.net/golput-di-indonesia-dan-sejarahnya-2/golputsulsel/" rel="attachment wp-att-1925"><img class="size-full wp-image-1925" alt="Pilih Cagub yang TIDAK MEMAKU POHON [gambar: @ipulgs]" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2013/01/golputsulsel.jpg" width="256" height="256" /></a><p class="wp-caption-text">Pilih Cagub yang TIDAK MEMAKU POHON [gambar: @ipulgs]</p></div>
<p style="text-align: justify;">Pemilihan Umum Calon Anggota Legislatif pada tahun 2009 berakhir dengan menyisakan berbagai masalah. Mulai dari kekisruhan Daftar Pemilih Tetap (DPT)  yang kacau balau sampai pada calon anggota legislatif (caleg) yang bunuh diri karena tak kuat menahan beban kegagalan. Masalah lain yang patut mendapat perhatian adalah jumlah pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya yang sering kita sebut dengan Golput atau Golongan Putih.</p>
<p style="text-align: justify;">Angka golput pada pileg 2009 lalu diperkirakab mencapai 40%. Dua kali lipat dari jumlah angka partai pemenang [berdasarkan berbagai quick count] yang hanya mencapai 20% lebih. Rendahnya tingkat partisipasi pemilih ini terlihat tak hanya pada pileg baru-baru ini. Hampir semua Pilkada yang berlangsung sepanjang sebelum 2009 juga menunjukkan angka berkisar pada 40%.  Hal yang sama terjadi pada pemilihan gubernur Sulsel ketika Syahrul Yasin Limpo terpilih pada tahun 2008 lalu, Golput mencapai 1.596.825 atau lebih besar dari perolehan suara pasangan Syahrul Yasin Limpo &#8211; Agus Arifin Nu`mang dengan perolehan 1.432.572 suara.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1924"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Secara umum, Golput ini terjadi karena beberapa alasan. Pertama, Golput yang menolak memilih karena merasa pemilu tak memberikan perubahan apa-apa atau tidak menemukan calon wakil rakyat yang sesuai dengan harapan mereka. Golput yang lain adalah orang-orang yang sebenarnya memutuskan untuk menggunakan hak pilih mereka tapi tak bisa karena administratif. DPT yang amburadul pada pileg 2009 adalah salah satu penyebab tingginya angka golput dari kelompok ini. Diperkiran jutaan orang tak dapat menggunakan hak pilihnya karena tidak mendapat panggilan atau tidak terdaftar. Ironisnya, banyak pula orang yang tak berhak memilih justru terdaftar. Banyak kasus yang menunjukkan anak-anak usia SD ikut mencoblos. Bahkan orang mati pun ikut terdaftar. Masih ingat Amrozi? Pelaku teror bom bali II ini telah dieksekusi mati tapi masih terdaftar sebagai pemilih di wilayahnya,</p>
<p>Kelompok yang menolak memilih atau disebut Golongan Putih [Golput] mulai muncul pada 1971. Dipelopori sekelompok mahasiswa dan cendekiawan seperti Arief Budiman dan Imam Waluyo, kelompok ini tak menemukan wadah yang bisa mewakili aspirasi politik mereka. Kelompok ini meminta masyarakat menusuk warna putih, bagian kosong pada surat suara yang mencantumkan sepuluh gambar partai peserta pemilihan umum.</p>
<p style="text-align: justify;">Pejabat pemerintah dan pemimpin partai politik kemudian mengkritik kelompok itu menjelang Pemilihan Umum 4 Mei 1982. Para ulama ikut mengecam dan mengeluarkan fatwa haram.  Golkar memilih diam soal Golput pada 1982. Soalnya, sebagian pengikut Golput merupakan sempalan partai-partai di luar penyokong utama Orde Baru itu. Secara tidak langsung Golput menguntungkan Golkar saat itu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lelakibugis.net/golput-di-indonesia-dan-sejarahnya-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Romantic Movie Quotes</title>
		<link>http://lelakibugis.net/romantic-movie-quotes/</link>
		<comments>http://lelakibugis.net/romantic-movie-quotes/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jan 2013 19:45:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lelakibugis</dc:creator>
				<category><![CDATA[movie]]></category>
		<category><![CDATA[qoute]]></category>
		<category><![CDATA[romantic]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lelakibugis.net/?p=1929</guid>
		<description><![CDATA[“I love you. You… complete me.” - Jerry Maguire (Tom Cruise), Jerry Maguire “I guarantee that we’ll have tough times. And I guarantee that at some point, one or both of us will want to get out. But I also guarantee that if I don’t ask you to be mine, I’ll regret it for the rest of [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1930" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><a href="http://lelakibugis.net/romantic-movie-quotes/renee-zellweger-tom-cruise-in-jerry-maguire/" rel="attachment wp-att-1930"><img class="size-full wp-image-1930" alt="RENEE ZELLWEGER &amp; TOM CRUISE IN JERRY MAGUIRE" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2013/01/RENEE-ZELLWEGER-TOM-CRUISE-IN-JERRY-MAGUIRE.jpg" width="400" height="288" /></a><p class="wp-caption-text">RENEE ZELLWEGER &amp; TOM CRUISE IN JERRY MAGUIRE</p></div>
<ul>
<li>“I love you. You… complete me.” - Jerry Maguire (Tom Cruise), Jerry Maguire</li>
<li>“I guarantee that we’ll have tough times. And I guarantee that at some point, one or both of us will want to get out. But I also guarantee that if I don’t ask you to be mine, I’ll regret it for the rest of my life. Because I know in my heart you are the only one for me.” - Maggie Carpenter (Julia Roberts), Runaway Bride</li>
<li>“Love does not end when we don’t see each other.” - Sara Miles (Julianne Moore), The End of the Affair</li>
<li>&#8220;Where your treasure is, there will your heart be also.&#8221; -Harry Potter and the Deathly Hallows</li>
<li> “If you love someone, you say it, say it right then and there, out loud, otherwise the moment just passes you by.” - Michael O&#8217;Neal (Dermot Mulroney), My best friend’s wedding</li>
<li>&#8220;Love makes you do the wacky.&#8221; -Buffy the Vampire Slayer</li>
<li><span id="more-1929"></span></li>
<li>“Loretta, I love you. Not like they told you love is, and I didn’t know this either, love don’t make things nice–it ruins everything. It breaks your heart. It makes things a mess. We aren’t here to make things perfect. The snowflakes are perfect. The stars are perfect. Not us. Not us! We are here to ruin ourselves and to break our hearts and love the wrong people and die…Now I want you to come upstairs with me and get in my bed!” – Ronny Cammareri (Nicolas Cage), Moonstruck</li>
<li>&#8220;Like you&#8217;re trying to fight gravity on a planet that insists that love is like falling and falling is like this&#8221; -Ani Difranco&#8217;s Falling Is Like This</li>
<li>&#8220;&#8217;cause I know there is strength in the differences between us and I know there is comfort where we overlap&#8221; -Ani Difranco&#8217;s Overlap</li>
<li>“If there’s any kind of magic in this world, it must be in the attempt of understanding someone, sharing something. I know, it’s almost impossible to succeed, but…who cares, really? The answer must be in the attempt.” - Celine (Julie Delpy), Before Sunrise</li>
<li>&#8220;Happiness is anyone and anything at all, that&#8217;s loved by you.&#8221; -You&#8217;re A Good Man, Charlie Brown</li>
<li>“I love that you get cold when it’s 71 degrees out. I love that it takes you an hour and a half to order a sandwich. I love that you get a little crinkle in your nose when you’re looking at me like I’m nuts. I love that after I spend day with you, I can still smell your perfume on my clothes. And I love that you are the last person I want to talk to before I go to sleep at night. And it’s not because I’m lonely, and it’s not because it’s New Year’s Eve. I came here tonight because when you realize you want to spend the rest of your life with somebody, you want the rest of your life to start as soon as possible.” - Harry Burns (Billy Crystal), When Harry Met Sally</li>
<li>&#8220;When you realize you want to spend the rest of your life with somebody, you want the rest of your life to start as soon as possible.&#8221; -When Harry Met Sally</li>
<li>“You make me wanna be a better man.” - Melvin Udall (Jack Nicholson), As Good as it Gets</li>
<li>&#8220;No. No, you can&#8217;t… STOP. Please don&#8217;t go away. Please? No one&#8217;s ever stuck with me for so long before. And if you leave… if you leave… I just, I remember things better with you. I do, look. P. Sherman, forty-two… forty-two… I remember it, I do. It&#8217;s there, I know it is, because when I look at you, I can feel it. And-and I look at you, and I… and I&#8217;m home. Please… I don&#8217;t want that to go away. I don&#8217;t want to forget.&#8221; -Finding Nemo</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lelakibugis.net/romantic-movie-quotes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Komunitas dan Banjir di Makassar [2]</title>
		<link>http://lelakibugis.net/komunitas-dan-banjir-di-makassar-2/</link>
		<comments>http://lelakibugis.net/komunitas-dan-banjir-di-makassar-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jan 2013 09:10:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lelakibugis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>
		<category><![CDATA[banjir makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Earth Hour]]></category>
		<category><![CDATA[Earth Hour Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan-Jalan Seru]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan-Jalan Seru Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Peranan Sosial Media]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial Media]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lelakibugis.net/?p=1910</guid>
		<description><![CDATA[Tak jauh dari Puskesmas Kassi-Kassi yang terletak di Jl. Tamalate 1, tepatnya di Warkop Tamako, tampak pula sebuah kesibukan lain. Warkop yang biasanya penuh oleh orang yang menikmati kopi sambil bercakap atau online, malam itu tampak berbeda. Puluhan anak muda sibuk memilah kemudian menyatukan beberapa barang ke dalam tas kresek berwarna merah.   Ada yang [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<address style="text-align: justify;"><strong>Tak jauh dari Puskesmas Kassi-Kassi yang terletak di Jl. Tamalate 1, tepatnya di Warkop Tamako, tampak pula sebuah kesibukan lain. Warkop yang biasanya penuh oleh orang yang menikmati kopi sambil bercakap atau online, malam itu tampak berbeda. Puluhan anak muda sibuk memilah kemudian menyatukan beberapa barang ke dalam tas kresek berwarna merah.</strong></address>
<address style="text-align: justify;"> </address>
<p style="text-align: justify;">Ada yang membuka dos-dos mie instan dan air mineral, ada pula yang memasukkan mie instan dan sumbangan-sumbangan lainnya itu ke dalam kantong plastik merah. Mereka memilih untuk mengemas bahan bantuan itu ke dalam kemasan-kemasan kecil agar bisa disalurkan langsung kepada korban tanpa perantara pihak lain.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1910"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://lelakibugis.net/komunitas-dan-banjir-di-makassar-2/banjirjjs8-tile/" rel="attachment wp-att-1915"><img class="aligncenter size-full wp-image-1915" alt="Jalan-Jalan Seru Makassar" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2013/01/banjirjjs8-tile.png" width="699" height="425" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Pilihan ini tentu memiliki alasan. Jalan-Jalan Seru Makassar ingin memastikan bahwa bantuan ini sampai pada korban bencana tanpa intervensi kepentingan apapun, selain alasan kemanusiaan. Mereka menemukan kekecewaan korban bencana yang mengungkapkan bahwa bantuan yang mereka terima tidak maksimal. Entah apa maksud dari ‘tidak maksimal’ itu.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lelakibugis.net/komunitas-dan-banjir-di-makassar-2/jjs-banjir3-tile/" rel="attachment wp-att-1914"><img class="aligncenter size-full wp-image-1914" alt="Jalan-Jalan Seru Makassar" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2013/01/JJS-Banjir3-tile.jpg" width="746" height="232" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Di tengah bencana ini, masih saja ada pihak-pihak dan kelompok tertentu yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan mereka. Apalagi, saat ini Sulawesi Selatan masih dalam suasana kampanye menjelang Pemilihan Gubernur. Banyak cerita menggelikan sekaligus memalukan tentang bagaimana tim sukses atau pendukung calon-calon gubernur dan wakil gubernur ini memanfaatkan bencana untuk sekadar mendapatkan simpati. Sayangnya, cara mereka justru menimbulkan antipati.</p>
<p style="text-align: justify;">Penyaluran langsung bantuan ini juga tentu memiliki konsekuensi, yaitu mereka harus terjun langsung ke lokasi-lokasi bencana yang sulit terjangkau. Relawan-relawan Jalan-Jalan Seru Makassar ini harus mengambil resiko mempertaruhkan kesehatan, bahkan nyawa mereka, mengarungi banjir yang sampai leher manusia demi mengantarkan bantuan ke rumah korban.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://lelakibugis.net/komunitas-dan-banjir-di-makassar-2/banjir-jjs5-tile/" rel="attachment wp-att-1916"><img class="aligncenter size-full wp-image-1916" alt="Jalan-Jalan Seru Makassar" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2013/01/Banjir-JJS5-tile.png" width="699" height="635" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Tak jarang mereka harus menggunakan motor untuk menjangkau daerah yang sulit atau rakit untuk menerobos genangan air demi mencapai rumah korban. Bantuan-bantuan itu mereka salurkan ke beberapa titik banjir, antara lain;  Kompleks Swasada, Kompleks Asabri, Kampung Kajenjeng, Romang Tangngayya dan Sailong.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa yang mereka lakukan hanya berbekal semangat, juga kepekaan dan rasa kemanusiaan, untuk menolong sesama yang tertimpa bencana. Banjir ini juga membuktikan peran sosial media dalam berbagi informasi yang memudahkan penyaluran bantuan. Sebagai contoh: ketika Jalan-Jalan Seru Makassar membutuhkan mobil untuk penyaluran, tawaran-tawaran mobil segera berdatangan begitu mereka mengicaukan hal ini di twitter.</p>
<h4 style="text-align: justify;">Apa yang dilakukan Komunitas Earth Hour Makassar, Jalan-Jalan Seru Makassar dan komunitas-komunitas lainnya membuktikan bahwa bangsa ini masih bisa berharap pada pemuda-pemuda yang tergabung dalam berbagai komunitas ini. Berkaca pada bencana ini, sepertinya kita tak butuh pemerintah selain untuk hal-hal administratif saja.</h4>
<p style="text-align: justify;">catataan: semua foto diunduh dari akun @Jalan2Seru_MKS</p>
<p style="text-align: justify;">Baca juga: <a title="Komunitas dan Banjir di Makassar [1]" href="http://lelakibugis.net/komunitas-dan-banjir-di-makassar-1/" rel="bookmark">Komunitas dan Banjir di Makassar [1]</a></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lelakibugis.net/komunitas-dan-banjir-di-makassar-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Komunitas dan Banjir di Makassar [1]</title>
		<link>http://lelakibugis.net/komunitas-dan-banjir-di-makassar-1/</link>
		<comments>http://lelakibugis.net/komunitas-dan-banjir-di-makassar-1/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jan 2013 14:18:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lelakibugis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[@ehmakassar]]></category>
		<category><![CDATA[@supirpete2]]></category>
		<category><![CDATA[@woodsygab]]></category>
		<category><![CDATA[banjir makassar]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas makassar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lelakibugis.net/?p=1887</guid>
		<description><![CDATA[Hujan berturut sejak awal Januari mengakibatkan banjir di beberapa titik di Sulawesi Selatan. Kali ini, hujan deras disertai angin kencang dan puting beliung bahkan menelan korban jiwa. Tercatat, paling sedikit 15 orang meninggal dunia karena bencana ini. Minggu awal Januari, saya tak begitu menyimak timeline. Barulah pada tanggal 5, saya memiliki banyak waktu untuk menengok [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2 style="text-align: center;">Hujan berturut sejak awal Januari mengakibatkan banjir di beberapa titik di Sulawesi Selatan. Kali ini, hujan deras disertai angin kencang dan puting beliung bahkan menelan korban jiwa. Tercatat, paling sedikit 15 orang meninggal dunia karena bencana ini.</h2>
<p style="text-align: justify;">Minggu awal Januari, saya tak begitu menyimak timeline. Barulah pada tanggal 5, saya memiliki banyak waktu untuk menengok lebih detail kabar-kabar yang berseliweran. Dan, alangkah sedihnya melihat begitu banyak kabar tentang bencana ini. Ada yang rumahnya tergenang air hingga kabar tentang banjir yang merenggut korban jiwa.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedih, tentu saja. Namun di balik setiap awan gelap, tersembunyi sinar matahari. Begitu kata orang bijak. Selain membawa duka, bencana ini menyimpan sesuatu yang mengharukan; kepekaan, solidaritas dan soliditas komunitas-komunitas di Makassar. Adalah akun @supirpete2 yang mengambil langkah cepat dan tanggap pada bencana ini. Akun yang selama ini menjadi semacam pusat informasi tentang Makassar dan Sulsel menjadi tempat berbagi informasi seputar banjir.</p>
<p><span id="more-1887"></span></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lelakibugis.net/komunitas-dan-banjir-di-makassar/banjirsulsel1-tile/" rel="attachment wp-att-1896"><img class="size-full wp-image-1896 aligncenter" alt="Banjir Sulsel Januari 2013" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2013/01/banjirsulsel1-tile.jpg" width="459" height="349" /></a></p>
<dl class="wp-caption aligncenter" id="attachment_1896" style="width: 469px;">
<dd class="wp-caption-dd">Banjir di beberapa wilayah di Sulsel [foto: dari berbagai sumber]</dd>
</dl>
<p style="text-align: justify;">Dini hari 5 Januari, akun @supirpete2 mengajak beberapa komunitas tuk menggalang bantuan untuk korban banjir di Sulawesi Selatan. Tagar #PrayForSulsel yang berisi kabar-kabar duka bencana banjir pun ia ubah menjadi #PeduliSulsel dengan ajakan penggalangan bantuan. Tak menunggu lama, gayung pun bersambut.</p>
<p style="text-align: justify;">Berbagai komunitas pun menyatakan kesiapan tuk bergabung. Pengelola WoodsyGab, melalui akun pribadi @wawanwoodsygab, pun menyediakan Kafe dan Resto yang terletak di Jl. Urip Sumoharjo KM 6 sebagai posko bantuan. Bantuan pun mengalir dari masyarakat dan juga komunitas lain yang melakukan penggalangan dan menjadikan Posko Woodsy Gab sebagai tempat penyaluran.</p>
<p><a href="http://lelakibugis.net/komunitas-dan-banjir-di-makassar-1/pedulisulsel-tile/" rel="attachment wp-att-1900"><img class="aligncenter size-full wp-image-1900" alt="pedulisulsel-tile" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2013/01/pedulisulsel-tile.jpg" width="485" height="395" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Penyaluran berbagai sumbangan dalam bentuk sembako, pakaian, selimut hingga popok bayi itu kemudian dikordinir oleh relawan-relawan Komunitas Earth Hour Makassar @EHMakassar bersama Tim Bantuan Medis Calcaneus Fak. Kedokteran Unhas Makassar. TBM Calcaneus ini juga membuka posko di WoodsyGab dan menerima bantuan dana di tiga rekening mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Radio-radio anak muda Makassar seperti I-Radio FM Makassar, Madama FM dan Prambors FM tak ketinggalan pula mengumpulkan bantuan dari para pendengar mereka. Ajakan membantu sesama mereka serukan via radio dan juga akun twitter mereka. Ada juga Agan-Agan Kaskuser Makassar yang membuka posko online dan menerima bantuan dana via rekening.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya mencatat paling tidak ada belasan komunitas yang berpartisipasi pada penggalangan bantuan ini. Ada Komunitas United Indonesia Makassar @UtdIndonesiaMKS (pecinta klub Manchester United), @IndoBarca_Mksr (pecinta klub Barcelona) dan @Madridista_Mks (pecinta klub Real Madrid), @JCI_Makassar (pecinta klub Juventus). Meski berbeda chant dan yel-yel saat menyaksikan klub kesayangan mereka bertanding, bahkan saling mengejek di timeline, mereka begitu kompak dan bahu membahu menolong sesama.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lelakibugis.net/komunitas-dan-banjir-di-makassar-1/banjir-eh-makassar-maros-tile/" rel="attachment wp-att-1901"><img class="aligncenter  wp-image-1901" alt="Banjir EH Makassar-maros-tile" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2013/01/Banjir-EH-Makassar-maros-tile.jpg" width="585" height="441" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Bersama komunitas-komunitas lain, -yang tak saya sempat saya tuliskan,- mereka mengumpulkan bantuan di homebase masing-masing lalu menyalurkan melalui posko WoodsyGab maupun menyalurkan langsung pada korban bencana. Hingga tanggal 10 Januari kemarin, bantuan bagi korban banjir itu tersebar ke lebih 12 titik di Makassar dan empat kabupaten; Maros, Pangkep, Jeneponto dan Takalar.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Bencana ini, selain mengirimkan duka, juga membawa sebuah harapan. Betapa bangsa ini bisa bermimpi indah pada semangat dan kebersamaan anak-anak muda yang tergabung ke dalam berbagai komunitas. Mereka begitu peka dan bergerak cepat mengulurkan tangan membantu sesama, tanpa menunggu pemerintah yang lamban bergerak.</h3>
<p>[bersambung ke <a title="Komunitas dan Banjir di Makassar [2]&#8221; href=&#8221;http://lelakibugis.net/komunitas-dan-banjir-di-makassar-2/&#8221;>Komunitas dan Banjir di Makassar [2]</a>]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lelakibugis.net/komunitas-dan-banjir-di-makassar-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alasan Orang Unfollow di Twitter</title>
		<link>http://lelakibugis.net/alasan-orang-unfollow-di-twitter/</link>
		<comments>http://lelakibugis.net/alasan-orang-unfollow-di-twitter/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2013 10:54:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lelakibugis</dc:creator>
				<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[social network]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>
		<category><![CDATA[ReTweet]]></category>
		<category><![CDATA[RT]]></category>
		<category><![CDATA[RT Abuser]]></category>
		<category><![CDATA[trending topic]]></category>
		<category><![CDATA[tweet]]></category>
		<category><![CDATA[Tweet Negatif]]></category>
		<category><![CDATA[Tweet Sensitif]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>
		<category><![CDATA[Unfollow]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lelakibugis.net/?p=1874</guid>
		<description><![CDATA[Pernah gak kamu iseng ngecek jumlah followermu dan menemukan angkanya tiba2 berkurang drastis? Kamu, biasanya, akan bertanya-tanya ‘kenapa yah mereka unfollow?’. Ada beberapa alasan orang unfollow sebuah akun. Saya bagi beberapa alasan yang membuat orang memilih unfollow akun kita; &#160; 1. Terlalu Lebay Lebay di sini bisa berarti kamu terlalu sering nge-tweet. Salah satu alasan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah gak kamu iseng ngecek jumlah followermu dan menemukan angkanya tiba2 berkurang drastis? Kamu, biasanya, akan bertanya-tanya ‘kenapa yah mereka unfollow?’. Ada beberapa alasan orang unfollow sebuah akun. Saya bagi beberapa alasan yang membuat orang memilih unfollow akun kita;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>1. <em>Terlalu Lebay</em></p>
<p>Lebay di sini bisa berarti kamu terlalu sering nge-tweet. Salah satu alasan Followers mengikuti akun kita karena ingin mengetahui apa yang sedang kita alami atau rasakan. Tapi, ada tapinya, jika kita terlalu sering nge-tweet keseharian kita pada akhirnya orang akan mengecap kita ‘hanya ingin dapat perhatian’.  Terlebih jika tweet kita lebih memuji diri sendiri.</p>
<p>Follower pasti senang mendapat info terbaru tentang kita, tapi kalau keseringan (misal: tiap 10 – 30 menit) tentu mereka akan bosan jika yang mereka lihat di timeline seputar kamu saja. Teman-teman dekat mungkin akan mengabaikannya dan memilih tetap follow. Tapi jika follower itu tak mengenal kita secara dekat, kemungkinan besar mereka akan memilih tekan tombol ‘unfollow’.</p>
<p><span id="more-1874"></span></p>
<p>2. <em>Terlalu Galau</em></p>
<p>Curhat via twitter sah-sah saja, asalkan jangan keseringan. Semua orang punya masalahnya sendiri dan mencari hiburan di sosial media termasuk twitter. Nah, jika tweet kamu kebanyakan mengeluh akan masalahmu alias galau, orang-orang akan meninggalkanmu alias unfollow. Mereka sudah cukup punya masalah di dunia nyata, jangan lagi ditambah dengan keluhanmu.</p>
<div id="attachment_1875" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://lelakibugis.net/1874/rt-abuser/" rel="attachment wp-att-1875"><img class="size-full wp-image-1875" alt="Alasan Orang Unfollow di Twitter" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2013/01/RT-Abuser.png" width="500" height="98" /></a><p class="wp-caption-text">RT Abuser</p></div>
<p>3. <i>Flooding / RT Abuse</i></p>
<p><i>Flooding</i> adalah membanjiri timeline dengan tweet atau ReTweet yang tidak penting bagi follower. Biasanya, tanpa kita sadari seringkali kita membalas tweet teman dengan menggunakan fasilitas ReTweet sehingga membentuk sebuah percakapan. Gunakanlah fasilitas Reply untuk percakapan personal di mana follower tak perlu membaca semua hal yang mungkin tidak penting bagi mereka. Keseringan ReTweet, apalagi bila RT menumpuk, akan membuat orang jengah dan memilih unfollow.</p>
<p>4. <em>Akun Pasif</em></p>
<p>Keseringan nge-tweet hal-hal yang tidak penting memang tidak bagus tapi terlalu pendiam juga bisa membuat kamu ditinggalkan follower. Orang akan merasa sia-sia mem-follow lalu memilih tombol unfollow.</p>
<div id="attachment_1876" class="wp-caption aligncenter" style="width: 522px"><a href="http://lelakibugis.net/1874/tweet-menyerang/" rel="attachment wp-att-1876"><img class="size-full wp-image-1876" alt="Alasan Orang Unfollow di Twitter" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2013/01/tweet-menyerang.png" width="512" height="110" /></a><p class="wp-caption-text">Tweet Sensitif</p></div>
<p>5. <em>Opini Menyerang</em></p>
<p>Twitter membebaskan kita melakukan apa saja, termasuk mengungkapkan opini atau pendapat. Di dunia maya, orang kadang tidak memedulikan opini kita. Tapi, jika kita mengeluarkan opini terlalu keras atau menyerang seseorang/aliran/kelompok bisa membuat follower antipati lalu menekan tombol unfollow.</p>
<p>Tweet-tweet bernada rasis, agama, keyakinan, seksualitas dan topik sensitif lainnya berpotensi membuat orang tidak suka dan memilih unfollow. Bijaklah dalam beropini, cobalah untuk lebih sensitif dan selektif dalam berbagi opini atau informasi. Sesuaikan dengan followermu.</p>
<div id="attachment_1877" class="wp-caption aligncenter" style="width: 524px"><a href="http://lelakibugis.net/1874/tweet-negatif/" rel="attachment wp-att-1877"><img class="size-full wp-image-1877" alt="Alasan Orang Unfollow di Twitter" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2013/01/tweet-negatif.png" width="514" height="72" /></a><p class="wp-caption-text">Tweet Negatif</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>6. <em>Tweet Negatif</em></p>
<p>Banyak orang menjadikan sosial media sebagai sarana untuk mencari hiburan karena di dunia nyata mereka mengalami kebosanan atau mereka sedang punya masalah.  Jangan lagi membuat mereka merasa tidak nyaman dengan tweet-tweet negatif, semisal; kamu marah-marah terus di timeline, memamerkan kelakuan -yang orang anggap- buruk, menggosipi rekan kerja atau atasan, dan lain-lain.</p>
<p>7. <em>Link Dropper</em></p>
<p>Jika ingin berbagi informasi dengan menyertakan link, jangan memosting link saja. Sertakan penjelasan tentang isi link tersebut. Keseringan memosting link tanpa penjelasan akan membuat orang beranggapan kita tidak layak untuk di-follow lagi.</p>
<p>8. <em>DM Abuser</em></p>
<p>Sah-sah saja kita mengirimkan DM pada follower tapi jangan keseringan mengirimkan DM, apalagi pada orang yang tidak begitu akrab. Terlalu sering mengirimkan DM, terlebih berisi info yang tidak penting bagi follower, membuat kita dianggap <i>spammer. </i>Tak ada orang yang suka pada <i>spam.</i></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Poin-poin di atas hanya beberapa faktor alasan orang meng-unfollow. Silakan menambahkan hal-hal yang teman tahu..</p>
<p>Btw, jangan lupa follow @lelakibugis tuk tips dan trik lainnya yah&#8230;</p>
<p>baca juga<a title="10 Trik Agar Tweet di-ReTweet" href="http://lelakibugis.net/10-trik-agar-tweet-di-retweet/"> 10 Trik Agar Tweet di-ReTweet </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lelakibugis.net/alasan-orang-unfollow-di-twitter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Trik Agar Tweet di-ReTweet</title>
		<link>http://lelakibugis.net/10-trik-agar-tweet-di-retweet/</link>
		<comments>http://lelakibugis.net/10-trik-agar-tweet-di-retweet/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Jan 2013 13:36:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lelakibugis</dc:creator>
				<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[social network]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>
		<category><![CDATA[akun twitter]]></category>
		<category><![CDATA[ReTweet]]></category>
		<category><![CDATA[tweet]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lelakibugis.net/?p=1847</guid>
		<description><![CDATA[Sudah punya akun Twitter? Mau meningkatkan jumlah follower? Salah satu cara membuat follower terus bertambah adalah tweet kita sering di-Retweet alias di-RT. Semakin sering di-Retweet, semakin sering pula tweet kita dibaca lebih banyak orang, dan mampu menarik orang untuk jadi follower kita. Kali ini saya ingin berbagi 10 trik agar tweet di-ReTweet: 1. Tweet Pendek [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah punya akun Twitter? Mau meningkatkan jumlah follower? Salah satu cara membuat follower terus bertambah adalah tweet kita sering di-Retweet alias di-RT. Semakin sering di-Retweet, semakin sering pula tweet kita dibaca lebih banyak orang, dan mampu menarik orang untuk jadi follower kita.</p>
<p>Kali ini saya ingin berbagi 10 trik agar tweet di-ReTweet:</p>
<p>1. Tweet Pendek</p>
<p>Buatlah twit, sisakan 20-30 karakter. Sisa karakter ini untuk memberi ruang pada follower untuk me-ReTweet atau memberi komentar tanpa memotong tweetmu. Pesan yang disampaikan akan tetap utuh meski di-ReTweet dan disertai komentar. Tweet pendek juga akan menarik untuk dibaca, sebab tak memberatkan mata.</p>
<p>2. Tweet Menarik</p>
<p>Twitlah sesuatu yang menarik seperti; kutipan film, motivasi dan lain-lain. Twit yang biasa saja tak akan mengundang perhatian dan tak akan di-ReTweet followers.</p>
<p><span id="more-1847"></span></p>
<p><a href="http://lelakibugis.net/10-trik-agar-tweet-di-retweet/lelakibugisrt3/" rel="attachment wp-att-1865"><img class="aligncenter size-full wp-image-1865" alt="10 Trik Agar Tweet di-ReTweet" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2013/01/lelakibugisRT3.png" width="519" height="293" /></a></p>
<p>3. Tweet Efektif</p>
<p>Setiap twit bisa mengandung 3 elemen; mention, hashtag alias tagar, dan link. Buatlah tweet yang efektif, dalam satu tweet cukup mengandung 1 mention/tagar/link. Jika lebih, misalnya 2 mention, 2 tagar atau 2 link, maka sudah tidak efektif lagi dan membuat orang malas membaca sebab dianggap tidak informatif.  Tweetlah dengan kalimat jelas, tanpa typo, gaya bahasa sederhana dan dengan begitu efektif menyampaikan pesan.</p>
<p>4. Tweet Yang Jelas</p>
<p>Jangan membuat pembaca bingung dan mengundang pertanyaan. Buatlah kalimat pernyataan yang sederhana dan mudah dimengerti. Jangan memakai bahasa membingungkan.</p>
<div id="attachment_1868" class="wp-caption aligncenter" style="width: 537px"><a href="http://lelakibugis.net/10-trik-agar-tweet-di-retweet/lelakibugisrt/" rel="attachment wp-att-1868"><img class="size-full wp-image-1868" alt="10 Trik Agar Tweet di-ReTweet" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2013/01/lelakibugisRT.png" width="527" height="286" /></a><p class="wp-caption-text">10 Trik Agar Tweet di-ReTweet</p></div>
<p>5. Hashtag/Tagar</p>
<p>Hashtag atau tagar membantu orang untuk melakukan search sesuai topik yang dibahas dalam tweet. Misalnya kita membahas soal makanan, buat saja hashtag sesuai jenis makanannya, seperti #Cemilan. Pakailah hashtag atau tagar tapi jangan lebih dari satu, sebab memakan ruang dan mirip spammer.</p>
<p>6. Link</p>
<p>Jika kamu mau mempromosikan web/blog kamu, sertakan link. Jangan lupa beri penjelasan singkat isi link atau ajakan yang mengundang orang untuk mengkliknya</p>
<p>7. Minta Teman Untuk RT</p>
<p>Mintalah teman untuk me-ReTweet tweet kamu. Tak perlu malu, hal ini biasa dilakukan. Biasanya ada saja teman yang bersedia membantumu. Misalnya, ”Ada info menarik soal cemilan baru, tolong RT,”</p>
<p>Lakukan hal yang sama, yaitu bantu juga meng-ReTweet followermu. Hubunggan timbal balik ini penting. Jangan egois, mau di-RT terus, tapi malas meng-RT followers. Berterimakasih pada teman yang sudah meng-RT. Apresiasi ini akan membuat mereka merasa senang, sehingga akan meng-RT postinganmu lagi kelak.</p>
<div id="attachment_1866" class="wp-caption aligncenter" style="width: 530px"><a href="http://lelakibugis.net/10-trik-agar-tweet-di-retweet/lelakibugisrt1/" rel="attachment wp-att-1866"><img class="size-full wp-image-1866" alt="10 Trik Agar Tweet di-ReTweet" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2013/01/lelakibugisRT1.png" width="520" height="372" /></a><p class="wp-caption-text">10 Trik Agar Tweet di-ReTweet</p></div>
<p>8. CC ke Teman / Akun yang memiliki followers banyak.</p>
<p>Jika kamu anggap tweetmu informatif dan perlu diketahui orang banyak, tak ada salahnya kamu ke cc ke akun yang followersnya yang jauh lebih banyak. Misalnya ke @supirpete2 biasanya akan di-ReTweet kok.. akun lain yang juga suka me-Retweet itu antara lain; @soalmks  @fadroel dan @pidibaiq</p>
<p>9. Buat Daftar</p>
<p>Buat daftar orang-orang yang sering melakukan RT, utamanya yang memiliki follower banyak. Amati, twit seperti apa yang sering mereka RT. Memahami topik yang disukai orang akan memudahkan kita menarik perhatian mereka, dan membuat mereka berminat melakukan RT.</p>
<p>10. Scheduled Tweet</p>
<p>Buatlah tweet beberapa kali sehari, terutama jika followermu banyak, tidak semua followers membaca tweetmu ketika kamu posting mengingat waktu online mereka berbeda. Pakailah sistem skedul yang tersedia di TweetDeck atau HootSuite.</p>
<p>Jangan lupa follow @lelakibugis yah tuk tips dan trik lainnya.</p>
<p> <img src='http://lelakibugis.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Baca Juga</p>
<h2><a title="Alasan Orang Unfollow di Twitter" href="http://lelakibugis.net/alasan-orang-unfollow-di-twitter/" rel="bookmark">Alasan Orang Unfollow di Twitter</a></h2>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lelakibugis.net/10-trik-agar-tweet-di-retweet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengayuh Sepeda, Menuju Saripa (2)</title>
		<link>http://lelakibugis.net/mengayuh-sepeda-menuju-saripa-2/</link>
		<comments>http://lelakibugis.net/mengayuh-sepeda-menuju-saripa-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Oct 2012 01:53:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lelakibugis</dc:creator>
				<category><![CDATA[JalanJalan]]></category>
		<category><![CDATA[Jejak]]></category>
		<category><![CDATA[#BikeTrip]]></category>
		<category><![CDATA[#FunCaving]]></category>
		<category><![CDATA[#GuaSaripa]]></category>
		<category><![CDATA[@Jalan2Seru_Mks]]></category>
		<category><![CDATA[Bike Trip]]></category>
		<category><![CDATA[camping]]></category>
		<category><![CDATA[Gua Saripa]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan-Jalan Seru Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[kemping]]></category>
		<category><![CDATA[Maros]]></category>
		<category><![CDATA[Sepeda]]></category>
		<category><![CDATA[Taddeang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lelakibugis.net/?p=1831</guid>
		<description><![CDATA[lanjutan dari Mengayuh Sepeda, Menuju Saripa (1) When we’re together, I forget the rest. I forget how to say the words.     Alarm di GA10 berdering tepat pukul 05:00, seperti biasa, mengingatkan saya untuk tidur. Dua jam kemudian GA10 kembali berdering, kali ini ada panggilan dari Iqko. Rupanya Papa Beruang itu sudah berada di [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;" align="right">lanjutan dari <a href="http://lelakibugis.net/mengayuh-sepeda-menuju-saripa-1/" target="_blank">Mengayuh Sepeda, Menuju Saripa (1)</a></p>
<p align="right">When<em> we’re together, I forget the rest.</em></p>
<address style="text-align: right;"><em>I forget how to say the words.</em></address>
<address style="text-align: right;"> </address>
<address style="text-align: right;"><em> </em></address>
<p style="text-align: justify;">Alarm di GA10 berdering tepat pukul 05:00, seperti biasa, mengingatkan saya untuk tidur. Dua jam kemudian GA10 kembali berdering, kali ini ada panggilan dari Iqko. Rupanya Papa Beruang itu sudah berada di warung sedang bersantap pagi bersama teman-teman JJS Mks dan CS Mks. Saya mengajak Vby, yang terbangun juga, untuk bergabung dengan teman-teman.</p>
<p style="text-align: justify;">Menu sarapan kali ini tak berbeda dengan menu makan malam semalam; mie siram dan telur, plus kopi hitam. Entah karena diet atau alasan apa, Iqko dan Vby tak banyak melahap nasi. Sepiring berdua, itu pun masih disertai ‘perdebatan’ kecil tentang porsi yang mereka makan. Saya, tentu saja tetap dengan porsi standar, dua bungkus.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1831"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Seharusnya, kami cuci muka lalu sarapan tapi kali ini terbalik. Setelah sarapan, barulah kami mencari tempat tuk membasuh wajah. Saya menyusul Iqko dan Vby yang terlebih dahulu ke mesjid setelah jembatan. Sayangnya, air mesjid tidak mengalir. Kami memutuskan menuju sungai yang terletak di seberang, bersebelahan dengan area perkemahan Taddeang.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya kecewa, sungai yang saya jumpai ternyata berbeda dalam bayangan saya. Beberapa tahun lalu air sungai ini masih mengalir deras. Terbayang bagaimana dulu seorang teman merendam seorang mahasiswa baru pada proses inisiasi saat saya menjabat Ketua PERISAI FS-UH. Kejadian ini memperkeruh ‘suasana’ saat itu. Mata saya mereka-reka pohon tempat dulu saya menyendiri, menerima nasib sebagai pemimpin yang tak disukai oleh teman-teman dekat karena sikap yang saya pilih. Ah, betapa sebuah tempat memiliki begitu banyak kenangan. Juga pelajaran.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2012/10/cuci-muka-sungai-taddeang.jpg"><img class=" wp-image-1832 aligncenter" title="cuci muka di sungai taddeang" alt="" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2012/10/cuci-muka-sungai-taddeang.jpg" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Untungnya ada satu tempat di mana air mengalir, di situlah kami pilih untuk cuci muka dan sikat gigi. Air mengalir pasti bersih, pikir kami. Kami kembali segar setelah membasuh diri sekadarnya. Kami pun lalu kembali ke gua, menyusul teman-teman yang akan menyusuri gua Saripa. Peserta dibagi dua. Rombongan pertama telah masuk saat kami tiba.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2012/10/caving.jpg"><img class=" wp-image-1833  aligncenter" title="Gua Saripa Maros" alt="" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2012/10/caving.jpg" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Saya terus menyemangati Iqko, yang katanya mengidap nictophobia alias takut pada kegelapan, untuk turut masuk menyusuri gua. Tentu sangat sayang jika ia melewatkan kesempatan yang sangat berharga ini. Tak semua orang mendapat kesempatan berada di dalam gua, dan ia akan melewatkannya setelah menempuh jarak 45 km dengan sepeda? Tentu tidak boleh.</p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya Iqko memutuskan ikut bersama Vby dan peserta dalam rombongan ke dua. Saya memilih tetap tinggal di mulut gua untuk jaga barang. Bukannya saya tak suka pada penyusuran gua. Pengalaman susur gua pernah saya dapatkan dan itu sangat berkesan. Dulu, saya menemani seorang teman melakukan pemetaan gua-gua yang membentang antara jejeran karst Pangkep – Maros. Kini teman itu telah menjadi Sekretaris Jurusan Arkeologi Unhas.</p>
<p style="text-align: justify;">Perayaan ulang tahun, lupa yang ke berapa tepatnya, pernah pula saya lakukan di dalam gua, tepatnya Leang Sassang bersama 11 teman. Awalnya, saya hanya ingin berangkat bertiga, namun teman &#8211; teman  lain yang mengetahui rencana kami memaksakan diri untuk ikut. Pergilah kami ber 12, delapan di antaranya perempuan menuju ke gua yang berarti Gua Gelap itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Menjelang pergantian hari, saat itu saya memilih untuk mencari liang untuk menyendiri. Sekadar refleksi perayaan hari jadi. Teman – teman mengerti dan tidak mencari saya. Baru keesokan harinya, kami beramai-ramai memasuki gua itu. Pada sebuah celah dalam gua yang menghubungkan mulut gua dengan alun – alun. Saya terjebak di celah itu. Celah yang agak vertikal dan berlekuk terasa menjepit tubuh saya. Belum lagi, tubuh teman di depan dan di belakang membuat saya seakan tak bisa bergerak.</p>
<p style="text-align: justify;">Pasrah dan menyerah atau terus berupaya melaluinya adalah pilihan tersisa. Namun, saya memilih pilihan terakhir. Berkat bantuan teman – teman yang terus menyemangati, akhirnya saya mampu melaluinya meski dengan sangat susah payah. Sejak saat itu, saya selalu berkeyakinan. Sekecil apapun peluang atau celah kesempatan yang kita hadapi, niscaya kita dapat melaluinya. Tentu dengan bantuan orang lain, dalam hal ini tentu saja teman – teman terdekat kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya saya sangat ingin mengulang momen itu. Hanya saja, jumlah rombongan yang begitu banyak membuat saya mengurungkan diri. Saya mencemaskan apa yang terjadi pada habitat dalam gua jika begitu banyak orang yang memasukinya. Jumlah rombongan kami saja sudah mencapai 30an orang. Belum lagi rombongan lain yang ternyata mengadakan semacam renungan di dalam gua pada malam harinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Akses ke Gua Saripa yang mudah membuat gua ini menjadi tempat favorit bagi pecinta alam dan organisasi-organisasi siswa/kemahasiswaan dalam mengadakan kegiatan. Hal ini tentu saja membawa dampak positif pada masyarakat sekitar. Mereka bisa mendapatkan penghasilan dengan membuka warung makan atau kebutuhan pengunjung semisal WC Umum.</p>
<p style="text-align: justify;">Sayangnya, dampak buruk pun mengintai keberlangsungan gua yang memiliki mulut gua cukup besar ini. Gua yang memunyai lorong yang sangat rumit dan berliku-liku dengan panjang sekitar 1500m ini semakin terancam kerusakan. Sengaja atau pun tidak. Saya menemukan beberapa coretan dengan menggunakan cat dan arang. Juga sampah – sampah non organik seperti bungkus – bungkus makanan, baterei dan lain – lain. Hal ini tentu saja mengancam kelestarian ekosistem di dalamnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Begitu teman – teman masuk ke dalam gua, saya memilih mendengarkan lagu – lagu Joan Baez. Suara perempuan yang menjadi penyanyi kesukaan Soe Hok Gie ini terasa meneduhkan hingga saya terlelap kembali. Hampir satu jam saya tertidur dan terbangun ketika teman – teman kembali dari penyusuran gua. Iqko dan Vby pun kemudian turun ke untuk mencuci badan di WC Umum milik penduduk yang saya tunjukkan.</p>
<div id="attachment_1834" class="wp-caption aligncenter" style="width: 471px"><a href="http://lelakibugis.net/mengayuh-sepeda-menuju-saripa-2/dalam-gua-3/" rel="attachment wp-att-1834"><img class=" wp-image-1834 " title="dalam gua" alt="" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2012/10/dalam-gua2.jpg" width="461" height="347" /></a><p class="wp-caption-text">Sesaat Sebelum Pulang..</p></div>
<p style="text-align: justify;">Selagi menunggu, saya membereskan barang – barang dan memunguti sampah yang ada di sekitar tempat kami. Lega rasanya begitu melihat teman – teman lainnya mengumpulkan sampah dan membawanya turun. Bosan menunggu, saya memutuskan turun sambil membawa barang – barang Iqko dan Vby. Tak berapa, hanya dua ransel dan satu tas kecil kepunyaan saya. Ditambah tiga helm sepeda yang tersampir di tas kami masing – masing.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya meninggalkan tas – tas tersebut di teras rumah tempat kami memarkir sepeda dan menyusul ke WC Umum. Iqko dan Vby baru saja usai mandi dan kembali ke Gua mengambil foto bersama teman JJS Mks dan CS Makassar. Tak lama setelah itu, kami beristirahat sembari menghabiskan Roti Maros yang tak sempat kami makan. Kami memutuskan memulai perjalanan pulang pada pukul 14:00 tapi matahari begitu terik. Setengah jam kemudian, setelah terik mereda kami menuju pulang.</p>
<div id="attachment_1835" class="wp-caption aligncenter" style="width: 471px"><a href="http://lelakibugis.net/mengayuh-sepeda-menuju-saripa-2/makan-siang/" rel="attachment wp-att-1835"><img class=" wp-image-1835 " title="makan siang" alt="" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2012/10/makan-siang.jpg" width="461" height="173" /></a><p class="wp-caption-text">&#8220;Empat Potong Ayam dan Satu Piring Nasi, Bu&#8221; di RM Ma&#8217;mur Maros</p></div>
<p style="text-align: justify;">Perjalanan pulang terasa mudah. Jejeran pohon melindungi kami dari paparan sinar matahari. Hanya sesekali kami singgah. Di antaranya untuk minum dan berfoto di depan gerbang Taman Nasional Bantimurung. Persinggahan yang agak lama hanya ketika memutuskan makan di Rumah Makan Ma’Mur, sekira 3 km sebelum memasuki kota Maros. Awalnya kami hanya tak mau makan, tapi demi alasan menjaga stamina makanan pun tandas. Ibu pemilik warung sempat bingung ketika saat akan membayar, empat potong ayam dan satu piring nasi untuk kami bertiga. <img src='http://lelakibugis.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Gerimis sempat turun di sela sinar matahari sesaat sebelum memasuki kota Maros tapi tidak membasahi kami. Kami juga menyempatkan singgah untuk berfoto di depan Masjid Raya Maros. Beberapa anak kecil yang bermain dan bersepeda di area mesjid pun kami ajak berfoto. Sekadar mencuri sedikit kebahagiaan dari wajah tulus mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Perjalanan pulang lumayan lancar, tak ada hambatan berarti. Kami hanya berhenti sesaat ketika ada sejumlah mahasiswa melakukan demonstrasi sebelum memasuki perbatasan Maros – Makassar. Juga ada rombongan mahasiswa berbendera IPMIL, saya tak sempat membaca kepanjangannya, yang melintasi kami. Saya hampir saja terjatuh ketika sebuah sepeda motor dari rombongan itu tiba-tiba memotong jalan saya. Secara spontan saya meneriaki pengendaranya. Untunglah, mereka sepertinya tahu diri. Bayangkan jika mereka berbalik marah!</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://lelakibugis.net/mengayuh-sepeda-menuju-saripa-2/pulang/" rel="attachment wp-att-1836"><img class="aligncenter  wp-image-1836" title="pulang" alt="" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2012/10/pulang.jpg" width="461" height="173" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Barulah setelah rehat sejenak pada KM 20 kami mulai merasakan sedikit kepayahan dalam mengayuh. Tanjakan panjang memaksa kami untuk terus mengayuh lebih keras dan itu membuat kami lelah. Jalanan padat juga turut menyiksa. Untungnya, tanjakan panjang itu berakhir di depan kompleks Bulurokeng yang berseberangan dengan gedung Telkomsel sehingga kami bisa melanjutkan perjalanan dengan lebih santai.</p>
<p style="text-align: justify;">Kami memutuskan untuk tidak berhenti lagi agar bisa tiba di Kampung Buku sebelum gelap. Sesaat setelah lampu lalu lintas pertigaan Tello, ban depan Lespoo pecah. Sepeda fixed gear ini akhirnya menyerah setelah menempuh rute yang tak seharusnya ia jalani. Untunglah jarak ke garis akhir tak lagi jauh, hanya tersisa satu kilometer lebih.</p>
<p style="text-align: justify;">Perjalanan selalu menghasilkan teman – teman baru dan baik hati terbukti lagi. Pemilik akun @Browcyl_Mks melintas dan menghampiri kami. Pemilik akun Brownies Pisang ini kemudian menawarkan membawa Lespoo ke Kampung Buku dengan motornya. Saya lalu bergegas pulang untuk mengambil motor dan menjemput Vby yang berjalan kaki bersama Iqko.</p>
<p style="text-align: justify;">Pukul 18:30 kami tiba dengan selamat di Kampung Buku. Senyum Bobel, dan wajah cantiknya yang segar selepas mandi, menguapkan segala lelah. Perjalanan ini singkat. Hanya dua hari, jarak tempuh sekira 90 Km. Sangat singkat untuk sebuah pelajaran dan jawaban-jawaban yang sangat berharga bagi kami kelak.</p>
<div id="attachment_1837" class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><a href="http://lelakibugis.net/mengayuh-sepeda-menuju-saripa-2/rute-taddeang/" rel="attachment wp-att-1837"><img class=" wp-image-1837 " title="Rute Taddeang" alt="" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2012/10/Rute-Taddeang.png" width="480" height="382" /></a><p class="wp-caption-text">Garis Merah adalah rute yang kami tempuh dalam perjalanan singkat ini [Foto: Vbyutami]</p></div>
<p style="text-align: justify;">Iqko, yang takut akan gelap, akhirnya mendorong dirinya hingga ke batas kemampuan yang ia miliki untuk melawan rasa takut itu dan akhirnya bisa menyusuri gua. Ia ketagihan, bahkan. Kami bertiga, semula tak percaya mampu melakukannya namun ternyata kami bisa. Nikmati perjalanannya dan berlaku adil pada tubuh, niscaya tubuh akan memberikan yang terbaik yang ia bisa.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya sendiri menemukan beberapa jawaban-jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang selama ini mengikuti. Dan saya mencatatnya dalam hati, sendiri. Seperti perjalanan lainnya, perjalanan kali ini pun menyisakan pertanyaan &#8211; pertanyaan lain. Kelak, akan terjawab pada perjalanan selanjutnya.</p>
<p style="text-align: justify;">ps:</p>
<p style="text-align: justify;">- dear Iqko dan Vby (juga Tantra, Lespoo dan Tantri) &#8230; Thanks!</p>
<p style="text-align: justify;">- tujuan selanjutnya <a href="http://lelakibugis.net/wisata-sepeda-menyusuri-selayar-dengan-sepeda/" target="_blank">Menyusuri Selayar dengan Sepeda</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lelakibugis.net/mengayuh-sepeda-menuju-saripa-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengayuh Sepeda, Menuju Saripa (1)</title>
		<link>http://lelakibugis.net/mengayuh-sepeda-menuju-saripa-1/</link>
		<comments>http://lelakibugis.net/mengayuh-sepeda-menuju-saripa-1/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Oct 2012 20:15:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lelakibugis</dc:creator>
				<category><![CDATA[JalanJalan]]></category>
		<category><![CDATA[Jejak]]></category>
		<category><![CDATA[#BikeTrip]]></category>
		<category><![CDATA[#FunCaving]]></category>
		<category><![CDATA[#GuaSaripa]]></category>
		<category><![CDATA[@Jalan2Seru_Mks]]></category>
		<category><![CDATA[Bike Trip]]></category>
		<category><![CDATA[camping]]></category>
		<category><![CDATA[Gua Saripa]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan-Jalan Seru Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[kemping]]></category>
		<category><![CDATA[Maros]]></category>
		<category><![CDATA[Sepeda]]></category>
		<category><![CDATA[Taddeang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lelakibugis.net/?p=1819</guid>
		<description><![CDATA[Setiap perjalanan menyimpan jawaban atas pertanyaannya sendiri, juga jawaban atas ketakutan manusia. Begitu pun kali ini, perjalanan singkat menuju Gua Saripa, Kab. Maros yang kami tempuh dengan bersepeda.     Rencana bersepeda dan kemping di Taddeang ini sebenarnya sudah saya rencanakan sebulan lalu tapi terus tertunda dikarenakan banyak hal. Kamis, 18 Oktober, saat makan malam [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<address style="text-align: right;"><em>Setiap perjalanan menyimpan jawaban atas pertanyaannya sendiri,</em></address>
<address style="text-align: right;"><em> juga jawaban atas ketakutan manusia.</em></address>
<address style="text-align: right;"><em>Begitu pun kali ini, perjalanan singkat menuju Gua Saripa, Kab. Maros </em></address>
<address style="text-align: right;"><em>yang kami tempuh dengan bersepeda.</em></address>
<address> </address>
<address> </address>
<p style="text-align: justify;">Rencana bersepeda dan kemping di Taddeang ini sebenarnya sudah saya rencanakan sebulan lalu tapi terus tertunda dikarenakan banyak hal. Kamis, 18 Oktober, saat makan malam seusai nonton kami memutuskan untuk melaksanakan niatan itu pada Sabtu – Minggu 20 – 21 Oktober. Pada saat yang sama, teman-teman Komunitas @Jalan2Seru_Mks akan mengadakan #FunCaving di Gua Saripa.</p>
<p style="text-align: justify;">Gua Saripa di Dusun Tadeang, Desa Samangki, Kab. Maros. Sekitar 48 Km dari Makassar dan berada tak jauh dari jalan poros Makassar Bone. Sangat mudah mencapai gua ini, hanya butuh semenit. Letaknya di sisi kiri jalan poros sebelum jembatan, di sisi kanan ada lokasi yang biasanya dipakai kemping oleh para pecinta alam, organisasi siswa/mahasiswa seperti PMR, PMI dll.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1819"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Pada awalnya saya ragu melakukan #BikeTrip ini, tentu saja karena tak yakin pada kemampuan fisik sendiri. Berbeda dengan @Iqko_ dan @Vbyutami, saya tak rutin bersepeda. Kadang hanya seminggu sekali, pun tergantung mood. Namun, janji dan niatan haruslah dipenuhi agar tak terus tertagih.</p>
<p style="text-align: justify;">Sabtu 20 Oktober siang, saya membawa Tantri ke bengkel untuk persiapan. Tantri adalah sebutan untuk Polygon Estrada 3.0 berwarna merah yang menemani saya selama satu tahun terakhir. Nama ini saya pilih secara iseng mengikuti nama sepeda @Iqko_ yang berjenis sama, Tantra.</p>
<p style="text-align: justify;">Pukul 14:00 saya dan Iqko mulai mengayuh sepeda masing-masing menuju depan gerbang Bumi Tamalanrea Permai, tempat janjian kami bertemu Vby. Jarak tiga kilometer terasa menyiksa. Terik matahari rasanya membakar punggung. Pun, kantuk masih terasa sebab tidur tak cukup malam sebelumnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak lama menunggu Vby pun datang bersama Lespoo, sepeda fixed gear berwarna putih. Kami pun memulai perjalanan. Saya memutuskan melepas jaket parasut yang saya kenakan. Sengatan matahari tak lagi terasa, angin yang meniup terasa membasuh tubuh yang mulai basah karena keringat.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya mulai menemukan ritme kayuhan sepeda dan melaju meninggalkan Iqko dan Vby lalu berhenti di Pasar Mandai. Sayang, lapak-lapak penjual pakaian cap karung (cakar) sudah mulai tutup padahal saya ingin menunjukkan pada mereka berdua salah satu tempat berburu cakar yang murah. Bosan menunggu saya memutuskan melanjutkan perjalanan sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Memasuki jalan poros Makassar – Maros, tepat di depan Hotel Darma Nusantara saya berhenti untuk menunggu mereka. Dugaan saya benar, Lespoo ada masalah. Lahar belakangnya patah. Ketika menunggu, terpikir untuk menjumpai teman yang menjadi manajer di hotel tersebut. Menunggu di lobi hotel ber-AC dan bertemu teman lama, tentunya, adalah sebuah bonus yang menyenangkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya mengurungkan niat itu sebab khawatir mereka kesulitan mencari saya. Agak lama saya menunggu, cukup untuk menghabiskan dua batang kretek Djisamsoe. Tak lama setelah kami lalu melanjutkan perjalanan Vby terjatuh. Gear Lespoo melilit ujung celana yang ia kenakan. Untunglah Vby tak terluka parah, hanya lecet sedikit pada siku dan lebam pada tulang keringnya. Tentu tak mengurangi uang panaik <img src='http://lelakibugis.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Setelah yakin mampu melanjutkan perjalanan kami kemudian mengayuh kembali hingga tiba di salah satu rumah makan yang menyediakan Roti Maros. Setengah jam kami gunakan untuk mengisi perut dengan buah dan roti dan belanja bekal makanan lalu melanjutkan perjalanan. Tak ada halangan berarti yang kami temui.</p>
<div id="attachment_1820" class="wp-caption aligncenter" style="width: 462px"><a href="http://lelakibugis.net/mengayuh-sepeda-menuju-saripa-1/pakalli/" rel="attachment wp-att-1820"><img class=" wp-image-1820 " title="Desa Pakalli Maros" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2012/10/pakalli.jpg" alt="" width="452" height="341" /></a><p class="wp-caption-text">Rehat sejenak, menikmati hijau persawahan di Desa Pakalli Kab. Maros.</p></div>
<p style="text-align: justify;">Di Desa Pakalli, Maros kami istirah sejenak untuk mengatur kembali nafas yang mulai tak teratur. Kami memilih meluruskan kaki dan badan di jembatan kecil yang membentang di atas kanal irigasi. Hamparan sawah menghijau menjelang senja cukup ampuh untuk mengembalikan kebugaran kami.</p>
<p style="text-align: justify;">Menjelang magrib kami kembali mengayuh sepeda masing-masing. Dengan <em>headlamp</em> kami mulai menyusuri jalanan yang mulai gelap. Beberapa kali berhenti karena rantai si Tantra lepas ketika Iqko memindahkan ke gigi satu. Perjalanan melambat. Teman-teman Jalan-Jalan Seru Makassar satu persatu mendahului kami. Mereka menggunakan motor. Kami berkumpul tak lama setelahnya di warung tak jauh dari jalan masuk ke Gua Saripah.</p>
<p style="text-align: justify;">Kami memarkir sepeda di halaman rumah sebelah warung lalu makan malam dengan indomie siram dan telur. Setelah itu kami memutuskan masuk ke gua. Jalan masuk menuju Gua Saripa tak lebih dari setapak melewati rumah panggung milik warga. Setelah melalui lahan kosong di belakang rumah panggung itu, mulut gua terlihat. Peserta <em>Fun Caving </em>yang digagas oleh Jalan-Jalan Seru Makassar ini ada 36 orang. Mereka adalah anggota JJS Makassar dan juga <em>Couch Surfing</em> Makassar, ditambah kami bertiga.</p>
<p style="text-align: justify;">Di dalam gua, kami dan peserta <em>Fun Caving </em>lainnya berpencar. Ada yang mendirikan tenda dan ada yang hanya memasang matras atau <em>sleeping</em> <em>bag </em>sebagai alas tidur. Ada juga yang memasang <em>hammock. </em>Kami tak membawa peralatan apapun, niatan kami adalah tidur seadanya di dalam gua. Menikmati alam dengan seminimal mungkin peralatan. Kami tak bawa tenda, toh hawa gua tak sedingin dibandingkan hawa di luar. Cukup dengan mantel hujan sebagai alas. Namun, kami tak menolak ketika teman-teman menawarkan <em>flysheet </em>dan matras. Berdua Iqko saya menggunakan <em>flysheet </em>dan Vby memakai matras sebagai alas tidur.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya lalu membuat semacam jemuran dengan menggunakan akar mati dari pohon dalam gua tak jauh dari tempat tidur kami. Jemuran itu kami pakai untuk menganginkan pakaian yang kami kenakan saat bersepeda. Jangan tanyakan bau pakaian-pakaian itu. Kalian pasti akan menyukai aroma keringat kami <img src='http://lelakibugis.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="attachment_1822" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://lelakibugis.net/mengayuh-sepeda-menuju-saripa-1/dalam-gua-2/" rel="attachment wp-att-1822"><img class="size-medium wp-image-1822" title="Dalam Gua Saripa Maros" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2012/10/dalam-gua1-300x168.jpg" alt="" width="300" height="168" /></a><p class="wp-caption-text">menikmati sajian pisang goreng dan jahe hangat sajian @CS_Makassar                         [foto: @Jalan2Seru_Mks]</p></div>
<p style="text-align: justify;">Setelah bersalin pakaian dan rehat sejenak, saya dan Vby bergabung untuk menikmati pisang goreng sajian teman-teman @CS_Makassar. Lumayan mengisi perut, apalagi pisang goreng karamelnya memang enak. Segelas jahe kemasan cukup menghangatkan tubuh, meski tentu saja tak senikmat olahan jahe yang biasa saya seduh sehari-harinya. Kesempatan ini saya gunakan untuk berbincang dengan teman-teman yang selama ini saya kenal hanya melalui akun twitter.</p>
<p style="text-align: justify;">Menjelang pukul 23:00 saya dan Vby kembali ke tempat kami masing-masing. Vby langsung memejamkan mata menyusul Iqko yang sudah terlebih dahulu terlelap. Saya tak bisa langsung tertidur. Berada dalam kegelapan gua adalah saat yang tepat untuk merenung. Berdialog dengan diri sendiri. Mencari kembali jawaban-jawaban atas beberapa pertanyaan pada hati. Semisal: ‘seberapa yakin hati terhadap pilihan kaki melangkah?’. Lagu-lagu relijius Power Metal mengiringi monolog itu hingga saya terlelap.</p>
<p style="text-align: justify;">Suara-suara kemudian membangunkan saya pada pukul 03:30. Awalnya saya mengira ada keributan yang terjadi di antara peserta. Teman-teman sebagian besar masih terlelap. Dugaan saya tentu keliru. Apalagi, saya melihat banyak orang yang keluar satu persatu dari dalam gua yang membuat saya yakin keributan itu berasal dari sebuah prosesi yang diadakan oleh rombongan lain yang juga datang pada hari yang sama.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah yakin tak ada hal yang perlu saya khawatirkan, saya memilih kembali mendengarkan lagu-lagu Power Metal. Lirik-lirik lagu band aliran rock yang sempat berjaya di era 90an ini serasa mendekatkan kembali pada sesuatu yang hilang. Entah. Dalam keremangan gua, saya memandangi wajah-wajah Iqko dan Vby. Apa yang lebih indah selain wajah orang-orang yang kita sayangi dan cintai sedang terlelap?</p>
<p style="text-align: justify;"><em>bersambung ke</em> <a href="http://lelakibugis.net/mengayuh-sepeda-menuju-saripa-2/">Mengayuh Sepeda, Menuju Saripa (2)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lelakibugis.net/mengayuh-sepeda-menuju-saripa-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Coto Makassar Masuk TTWW</title>
		<link>http://lelakibugis.net/coto-makassar-masuk-ttww/</link>
		<comments>http://lelakibugis.net/coto-makassar-masuk-ttww/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Oct 2012 19:43:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lelakibugis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>
		<category><![CDATA[Coto]]></category>
		<category><![CDATA[Coto Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[trending topic]]></category>
		<category><![CDATA[TTWW]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lelakibugis.net/?p=1806</guid>
		<description><![CDATA[Apa itu TTWW? TTWW adalah singkatan dari Trending Topic World Wide alias topik (bahasan/tema) yang sedang menjadi tren seluruh dunia pembicaraan dalam jagad maya bernama Twitter dalam kurun waktu tertentu. Nah, pada tanggal 17 Oktober 2012 malam hari, Coto Makassar sempat masuk ke dalam 10 besar TTWW. Lalu bagaimana Coto Makassar masuk TTWW? Bermula dari [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Apa itu TTWW? TTWW adalah singkatan dari Trending Topic World Wide alias topik (bahasan/tema) yang sedang menjadi tren seluruh dunia pembicaraan dalam jagad maya bernama Twitter dalam kurun waktu tertentu.</p>
<p>Nah, pada tanggal 17 Oktober 2012 malam hari, Coto Makassar sempat masuk ke dalam 10 besar TTWW. Lalu bagaimana Coto Makassar masuk TTWW?</p>
<p>Bermula dari kicauan @iqbaale yang mengabarkan pada penggemarnya bahwa ia sedang menikmati makanan khas Makassar itu. Pukul 20:32 WITA, sesaat sebelum makan, salah satu personil Coboy Jr itu menyempatkan berkicau “Coto Makassar doloooo <img src='http://lelakibugis.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> ”</p>
<p><span id="more-1806"></span></p>
<div id="attachment_1807" class="wp-caption aligncenter" style="width: 309px"><a href="http://lelakibugis.net/coto-makassar-masuk-ttww/coto-makassar-2/" rel="attachment wp-att-1807"><img class="size-full wp-image-1807" title="Kicauan Coto Makassar @Iqbaale " src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2012/10/Coto-Makassar-2.png" alt="" width="299" height="448" /></a><p class="wp-caption-text">Kicauan Coto Makassar @Iqbaale 17 Oktober 2012 Pkl 20:32 Wita</p></div>
<p>Tak butuh waktu lama, kicauannya mendapat tanggapan dari sebagian pengikutnya (<em>followers</em>) yang berjumlah 731.416 orang itu. Kicauan itu kemudian dikicaukan ulang (di-retweet) oleh 702 pengikutnya. Sebanyak 140 pengikut menjadikan kicauan itu sebagai favorit.</p>
<p><a href="http://lelakibugis.net/coto-makassar-masuk-ttww/coto-makassar-ttww1/" rel="attachment wp-att-1808"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1808" title="Coto Makassar TTWW1" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2012/10/Coto-Makassar-TTWW1-300x236.jpg" alt="" width="300" height="236" /></a></p>
<p>Coto Makassar sempat berada pada urutan pertama TTWW meski kemudian perlahan turun lalu menghilang. Selain kicauan pengikut Iqbal Coboy Jr, Coto Makassar pun kemudian menjadi bahasan para pengguna Twitter, khususnya wilayah Makassar atau oleh akun-akun yang memiliki kedekatan emosional dengan Makassar.</p>
<p><div id="attachment_1809" class="wp-caption aligncenter" style="width: 309px"><a href="http://lelakibugis.net/coto-makassar-masuk-ttww/coto-makassar-ttww/" rel="attachment wp-att-1809"><img class="size-full wp-image-1809" title="Coto Makassar TTWW" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2012/10/Coto-Makassar-TTWW.png" alt="" width="299" height="448" /></a><p class="wp-caption-text">Coto Makassar Trending Topic [Gambar: @SupirPete2]</p></div>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;">               Berikut ini beberapa kicauan dengan kata kunci ‘Coto Makassar’ di kolom pencarian Twitter.</p>
<p><a href="http://lelakibugis.net/coto-makassar-masuk-ttww/coto-makassar-ttww-komentar/" rel="attachment wp-att-1810"><img class="aligncenter" title="Coto Makassar TTWW komentar" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2012/10/Coto-Makassar-TTWW-komentar.png" alt="" width="336" height="376" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jumlah pengguna twitter di Indonesia yang mencapai 30 juta akun*, dengan 2 juta akun yang aktif berkicau setiap harinya memang memungkinkan tweet dari Indonesia masuk Trending Topic World Wide. Apalagi jika kicauan itu dilakukan oleh seorang selebritis yang memiliki banyak pengikut.</p>
<p style="text-align: center;">Btw, bagaimana penampakan Coto Makassar itu sebenarnya? Ini dia gambarnya..</p>
<p><div id="attachment_1811" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://lelakibugis.net/coto-makassar-masuk-ttww/coto1/" rel="attachment wp-att-1811"><img class="size-medium wp-image-1811" title="coto1" src="http://lelakibugis.net/wp-content/uploads/2012/10/coto1-300x223.jpg" alt="" width="300" height="223" /></a><p class="wp-caption-text">Coto Makassar biasanya disajikan bersama Ketupat dan akan lebih nikmat jika diberi perasan jeruk nipis [foto: KokiDetik]</p></div>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>*sumber http://sidomi.com/135163/pengguna-twitter-indonesia-capai-30-juta-dan-2-juta-aktif-tiap-hari/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lelakibugis.net/coto-makassar-masuk-ttww/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
