Blogger Sebagai Profesi, Bisakah?

“Blogger-blogger yang lebih senior fokus di bagaimana mendapat uang dari blog, ada yang pakai Adsense atau yang lainnya,” tutur Abdillah.

Bagi Abdillah, di komunitas blogger di mana ia bergabung, kini terjadi pergeseran. Blogger – blogger senior yang fokus mencari uang melalui blog kini malah vakum setelah terkena ‘badai’ algoritma Google. Badai yang ia maksud adalah perubahan algoritma Google belakangan ini. Perubahan ini membawa dampak pada menurunnya penghasilan mereka yang bergantung pada kemampuan memanfaatkan Search Engine  Optimization untuk mendongkrak trafik blog.

Abdillah adalah seorang peserta Blogger Camp ID, kegiatan yang mempertemukan blogger dari berbagi daerah di Sulawesi Selatan. Ia datang mewakili Komunitas Blogger Maros, sebuah komunitas blogger di kabupaten yang berjarak sekira 40 km dari Makassar. Dalam sesi berbagi cerita dan pengalaman antar sesama peserta, Abdillah juga mengungkapkan hal menarik lainnya, “Kami yang lebih muda sekarang mulai fokus di isi blog, lebih kepada konten.”

Saya sendiri lebih percaya pada konten atau isi blog untuk mendatangkan pengunjung atau meningkatkan trafik ke blog. Bukan tidak percaya teknik SEO, tapi SEO membutuhkan kemampuan khusus untuk menggunakannya. Daripada ribet belajar SEO dan algoritma Google yang suka berubah, lebih baik fokus mengisi blog dengan konten menarik dan informatif.

Bisakah blog menghasilkan uang hanya dengan mengandalkan konten atau isi?

Saat ini jumlah pengguna internet di Indonesia sudah mencapai angka 88.1 juta, dimana 68,7% pengguna berkunjung ke internet untuk mencari informasi. Angka ini tentu menarik bagi korporasi atau brand dalam memanfaatkan digital marketing dalam mengenalkan dan mempromosikan produk mereka.

Konsumen kini lebih cerdas dan kritis dalam mencari informasi produk sebelum membeli sesuatu. Ini menjadikan blogger memiliki posisi yang bagus dalam dunia digital marketing karena memiliki audiens sendiri, yaitu pembaca blog mereka maupun komunitas yang mereka ikuti. Seorang blogger lebih mudah mendapat kepercayaan saat memperkenalkan sebuah produk atau brand karena mereka bukan bukan bagian dari tim marketing produk atau brand tertentu. Konsumen cenderung lebih percaya pada apa yang disampaikan oleh blogger karena mewakili sudut pandang mereka sebagai konsumen, bukan perusahaan.  Untuk itu, korporasi atau brand membutuhkan blogger sebagai penyampai pesan.  Buzzer, sebutan kerennya. Blogger Sebagai Profesi menjadi sebuah keniscayaan.

Blogger Camp ID 2015, kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kredibilitas blogger.

Blogger Camp ID 2015, kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kredibilitas blogger.

 

Mau Blogger Sebagai Profesi dan dapat duit dari blog?

Jadi buzzer sebenarnya tak sulit – sulit amat. Sebelum jadi buzzer, pastikan dulu blogmu memiliki banyak pengunjung dan memiliki kredibilitas di mata pembacanya. Kalau pembaca blogmu sudah lumayan, kamu sudah bisa disebut blogger berpengaruh alias influencer. Dengan status influencer itu, tawaran jadi buzzer pun akan datang.. Blogger Sebagai Profesi pun menjadi hal bukan mustahil.

First of all alias hal pertama yang harus kamu lakukan adalah, tentu saja, membuat blogmu ramai oleh pengunjung. Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan tapi hal yang paling adalah konsisten mengisi blogmu. Seorang teman, malah mengisi blognya setiap hari dan membagi tema berdasarkan hari. Kalau menulis setiap hari masih berat, usahakan ada waktu tertentu untuk posting, misalnya dua kali seminggu di hari senin kamis. Jadi pengunjung blogmu sudah tahu dan akan menunggu postingan terbaru.

Isilah blogmu dengan postingan – postingan yang memberi informasi tentang sesuatu yang kamu tahu tapi dekat atau dibutuhkan oleh pembaca. Kamu bisa menuliskan informasi mengenai tempat wisata yang lagi trend di kotamu, misalnya. Bisa juga dengan menuliskan tempat hangout atau makan yang lagi recommended di kotamu. Dengan begitu, ketika pembaca yang ingin berkunjung ke kotamu dan mencari informasi di internet terlebih dahulu akan menemukan informasi itu dari blogmu.

Jujur. Ini salah satu kata kunci untuk menjadikan blog kita kredibel dan terpercaya. Saat memberikan informasi mengenai tempat wisata atau hangout, tulislah berdasarkan pengalaman pribadi. Hindari menutupi kekurangan suatu tempat jika memang ada. Misalnya, ada sebuah lokasi wisata yang menarik tapi sulit dijangkau memakai kendaraan, tulislah apa adanya dan tambahkan tips menuju ke sana. Juga, misalnya, ketika hangout di sebuah tempat dan layanannya kurang bagus tulislah apa adanya.

Konten yang ditulis berdasarkan pengalaman pribadi dan dituangkan dengan jujur akan memudahkan kita sebagai blogger untuk berbagi kepada pembaca. Apa yang datang dari hati (blogger) akan mudah berterima oleh hati (pembaca). Jujur di sini juga berarti jangan melebih-lebihkan atau mengurangi informasi, tulislah apa adanya. Konten yang jujur juga akan memberi informasi yang dibutuhkan oleh pembaca, juga bagi pengelola tempat yang kita tuliskan.

Begitu pun ketika memilih judul, jangan memakai judul bombastis untuk menarik perhatian jika judul dan isi tulisan tidak nyambung. Judul – judul menipu ini akan mengurangi tingkat kepercayaan pembaca pada blog dan bloggernya. Pembaca yang merasa tertipu oleh judul cenderung tak akan datang lagi berkunjung.

Fokus. Pilihlah satu bidang yang kamu kuasai dengan baik lalu fokuslah dalam tema tersebut. Kamu bisa memilih menjadi traveler blogger kalau suka jalan – jalan dengan menuliskan pengalaman – pengalamanmu selama mengunjungi sebuah tempat. Jangan lupa sertakan info dan tips yang mungkin berguna bagi pembaca. Kalau suka makan, jadilah food blogger dan jadikan blogmu sebagai tempat review tempat makan dan makanan. Begitupun dengan bidang lain. Dengan fokus ke satu tema, maka blogmu akan dianggap kredibel dan dapat dipercaya. Kredibilitas blog, dan tentu saja bloggernya, adalah penting jika ingin menarik dan mempertahankan pembaca.

Salah satu yang perlu diperhatikan juga adalah blog kita harus responsive dalam artian blog yang cepat merespon konektivitas internet. Blog yang responsive akan membuat pembaca nyaman karena mereka bisa mengaksesnya dengan cepat dan tanpa menguras kuota internet. Kamu akan meninggalkan blog yang susah dibuka kan? Begitu pun dengan pengunjung blog kamu.

Konsisten, jujur,  informasi yang menarik dan tematik akan menjadikan blogmu menarik. Cukup? Belum, jika ingin menjadikan Blogger Sebagai Profesi syarat lainnya adalah trafik pengunjung blog harus ramai. Lalu bagaimana untuk mendapatkan lebih banyak pengunjung dan meningkatkan trafik blog? Aktiflah di media sosial dan  forum – forum online. Bagilah link – link postinganmu ke media sosial yang kamu punyai, misalnya via twitter atau facebook. Sekarang ada banyak plugin blog yang memudahkan share postingan secara otomatis kok.  Begitu juga dengan di forum – forum online semacam Kaskus. Dengan menjadi anggota aktif akan memudahkan kamu untuk berbagi link postingan dan ajakan untuk mengunjungi blogmu.

Saya sendiri sudah merasakan manfaat blogger sebagai prpfesi. Undangan jalan – jalan, menghadiri kegiatan perusahaan dan permintaan menuliskan review produk sudah pernah saya terima. Lumayanlah untuk menambah uang saku.  Itu pun ada beberapa yang saya tolak karena pertimbangan tertentu.

So, pertanyaan di atas: Blogger Sebagai Profesi, Bisakah?  tak perlu saya jawab kan?

Related Posts

About The Author

5 Comments

Add Comment