Beli Oleh-Oleh Khas Makassar di Sini!

Saya sering kali mendapat pertanyaan ini: di mana bisa membeli oleh-oleh khas Makassar harga terjangkau?

Apa yang paling banyak dicari dan wajib dibawa pulang ketika ke Makasssar? Banyak. Sebut saja kaos khas Makassar, pernak pernik kerajinan tangan, kain tenun, cemilan khas Makassar, sirup DHT dan markisa, kopi Toraja, minyak gosok dan lain-lain.

Pertanyaan selanjutnya adalah di mana mendapatkan oleh-oleh khas Makassar tersebut?

Jawabannya gampang, di Jalan Somba Opu, jalan yang memang terkenal sebagai pusat oleh-oleh khas Makassar. Di jalan ini berderet belasan toko yang menjual beragam oleh-oleh khas Makassar harga yang juga bervariasi. Silakan memilih dan memilah menyesuaikan dengan budget yang tersedia.

Sebenarnya, ada beberapa lokasi lain yang bisa menjadi alternatif tempat belanja oleh-oleh khas Makassar. Tempatnya tersebar di sejumlah tempat di Kota Makassar dengan harga yang relatif terjangkau. Tapi yang paling populer memang jalan Somba Opu. Nah kali ini saya ingin berbagi mengenai toko oleh-oleh khas Makassar dengan harga terjangkau yang paling ramai dikunjungi oleh para wisatawan asing maupun lokal.

Toko apa saja itu dan di mana lokasinya?

1.      TOKO UJUNG

Saya paling sering merekomendasikan Toko Ujung jika ada yang bertanya di mana menemukan toko oleh-oleh khas Makassar harga terjangkau. Bukan karena saya mengenal pemiliknya, tetapi memang toko ini menyediakan oleh-oleh khas Makassar maupun Sulawesi Selatan yang beragam dan dilengkapi dengan fasilitas bungkus oleh-oleh.

Toko Ujung didirikan pada tahun 1900 dan pemiliknya sekarang merupakan generasi ketiga. Penamaan Toko Ujung ini, menurut John Cendra pemiliknya, dulunya lokasi toko ini adalah bagian terujung dari Jl. Somba Opu. Belum ada bangunan lainnya setelah toko ini. Dari toko ini, dulu kita bisa langsung melihat Benteng Jumpandang tanpa terhalang bangunan lain.

Dulunya, toko ini hanya menyediakan aneka oleh-oleh khas Makassar dan kopi dalam bentuk biji atau bubuk. Toko ini juga dikenal sebagai toko penyedia kopi legendaris di Makassar, Kopi Ujung. Tidak hanya menjual kopi tetapi juga mengolah kopi mentah dalam berbagai jenis. Ada beragam kopi lokal Sulawesi Selatan yang bisa dibawa pulang dari toko ini.

 

Nama toko juga Kopi Ujung makin melambung setelah tampil dalam film Filosofi Kopi besutan Angga Dimas Sasongko. Salah satu adegan dalam film yang dibintangi oleh Chicko Jericho itu mengambil tempat di Toko Ujung.  Di sini kamu juga bisa menikmati racikan John Cendra yang merupakan pemegang sertifikat Q and R Grade. Apa itu Q and R Grade dalam dunia kopi? Sila baca di sini

Oh iya untuk para penggemar Rangga dan Cinta dari film Ada Apa Dengan Cinta, jangan sampai melewatkan coffee blend dari Kopi Ujung yang diberi nama Kopi Rangga dan Cinta. Langsung saja cari di rak yang menyediakan aneka kopi pilihan dengan ukuran kemasan yang bervariasi.

  1. Toko Keradjinan

Saat memasuki Jalan Somba Opu, berada tepat di seberang kiri Toko Ujung kita akan menemukan Toko Keradjinan di sebelah kanan perempatan Jl. Somba Opu – Jl Wahab Tarru. Seperti namanya, toko yang masih memakai ejaan lama ini memang lebih banyak menyediakan souvenir jenis kerajinan khas Makassar. Meskipun juga ada oleh-oleh khas Makassar lainnya yang ditawarkan yaitu makanan, minuman, kain tenun dan sutera, perhiasan, minyak gosok, pajangan kupu-kupu dan lain-lain. Kue-kue kering khas Bugis Makassar yang merupakan hasil olahan industri rumah tangga yang kreatif misalnya baruasa, baje kacang, putu kacang, nennu-nennu dan lain-lain juga tersedia di Toko Keradjinan.

Kerajinan khas Sulawesi Selatan seperti miniatur Tau-tau, Tongkonan, atau perahu phinis dapat dijumpai dalam ukuran yang berbeda-beda, dari sebesar gantungan kunci hingga yang berukuran lumayan besar. Harganya bervariasi tergantung ukurannya. Sarung tenun dan sutera yang merupakan kerajinan khas Sulsel lainnya tentu saja tersedia di toko ini, baik berupa tas, dompet, sendal, maupun kain sarung bahan katun bermotif sutera dan sutera asli yang didatangkan dari Sengkang, Kabupaten Wajo.

  1. Toko Cahaya

Toko Cahaya merupakan toko oleh-oleh khas Makassar yang populer dan legendaris. Konon, toko yang didirikan pada tahun 1905 ini adalah salah satu toko oleh-oleh pertama di Makassar. Awalnya bernama Soei Hien Hoo dan berlokasi di Jalan Tempelstraat (kini Jalan Sulawesi). Pada tahun 1970, toko Soei Hien Hoo berubah nama menjadi Toko Cahaya karena pada saat itu semua toko tidak diperbolehkan untuk memakai sebutan Tionghoa. Nama itulah yang kemudian populer.

Ketika pertama kali dibuka Toko Cahaya hanya menyediakan produk kacang asin, tenteng kacang dan tenteng wijen khas Makassar dengan merk “Koeda Tarek Pedatie”. Sekarang ini ada tiga Toko Cahaya Oleh-Oleh yang berlokasi di Jalan Sulawesi, Jalan Toddopuli Raya Timur dan Ruko Kima Square.

 

Produk andalan Toko Cahaya Oleh-Oleh adalah Kacang Ayam (parent brand) dengan sub-brand seperti : Kacang Telooor, Kacang Disco, Kacang Rempah, Kacang Emas dan Kacang iPut. Ragam oleh-oleh khas Makassar lainnya yang dijual di Toko Cahaya ini cukup lengkap, mulai dari aneka jajanan dan snack, souvenir-souvenir khas Makassar, baju kaos, otak-otak, sirup DHT, sirup Markisa, sambel pecel, lombok kuning, selai kaya Cahaya dan lain-lain.

  1. Otak-Otak Ibu Elly

Selain di Jalan Somba Opu, toko dengan oleh-oleh khas Makassar lainnya yang harus dikunjungi ketika berada di Kota Anging Mammiri ini adalah Toko Otak-Otak Ibu Elly yang berada di Jalan Kijang No 7 D, Makassar. Berbeda dengan tiga toko sebelumnya yang berada di Jl. Somba Opu, sesuai namanya Toko Otak-Otak Ibu Elly ini menyediakan otak-otak khas Makassar yang menjadi salah satu menu wajib sebagai oleh-oleh.

Makanan otak-otak terbuat dari bahan baku ikan tenggiri yang dicampur dengan tepung gandum. Setelah dikukus, Otak-otak kemudian dibungkus dengan daun pisang. Otak-otak racikan Ibu Elly ini tahan sampai sebulan jika otak-otak langsung dimasukkan ke freezer kulkas. Untuk menikmatinya, akan lebih enak bila bila dipanaskan lebih dahulu, dengan dipanggang atau dipanaskan dengan menggunakan wajan tanpa diberi minyak kelapa. Untuk menambah kenikmatannya, Otak-otak lebih enak bila dicelupkan saus kacang khas Otak-otak.

Toko Otak-Otak Bu Elly ini berawal pada tahun 1995 dengan memasok otak-otak ke sejumlah restoran seafood di Makassar. Bu Elly meneruskan usaha mertuanya yang bernama Ci Noni yang berjualan Otak-Otak sejak tahun 1974 Jalan Maccini Tengah, Makassar. Selain menjual otak-otak, Ibu Elly juga menjual beberapa jenis makanan lainnya, seperti Gogos alias lemper khas Makassar dan Es Pisang Ijo. Selain makanan, ada juga jenis oleh-oleh lainnya seperti cinderamata khas Makassar dan kain khas Bugis-Makassar.

Baca Juga: 5 Makanan Olahan Pisang Bugis – Makassar

  1. Jalangkote Lasinrang

Jalangkote adalah kuliner semacam pastel khas Makassar yang berisi sayuran, telur, daging sapi cincang dengan kulit yang renyah dan dilengkapi sambal yang pedas. Jalangkote ini cocok sebagai oleh oleh buat keluarga di rumah ataupun kerabat. Jika mau dibawa untuk oleh-oleh, nanti Jalangkotenya digoreng setengah matang dulu dan digoreng lagi ketika mau dimakan.

Sebut saja Jalangkote Lasinrang yang berada di Jl. Lasinrang no 11 A. Tempatnya tak terlalu besar dengan dapur untuk menggoreng serta display nya berada di bagian paling depan. Jadi, pengunjung bisa melihat bagaimana proses penggorengan dilakukan. Jalangkote Lasinrang juga menyediakan ruangan makan di tempat juga tapi kebanyakan lebih memilih untuk dibawa. Selain jalangkote, juga tersedia lumpia, kroket kentang, bikang doang, pastel ayam crispy, otak-otak, martabak mini dan gogos.

Related Posts

About The Author

Add Comment