Anak Ogi Yang Memiliki Segudang Prestasi

Terlahir dari darah suku Bugis menjadikan motivasi tersendiri bagi salah satu pemuda kelahiran Jalang, kecamatan Sajoanging yang berada di timur Kabupaten Wajo. Pemuda yang memiliki nama asli Rahmat Hidayat Asri memutuskan untuk mengenyam pendidikan di Yogyakarta setelah menyelesaikan sekolahnya di SMPN 1 Sajoanging. Pemuda yang akrab disapa Yoko menghadapi banyak tantangan ketika pertama kali masuk SMAN 10 Yogyakarta, perbedaan bahasa dan budaya menjadikan Wanda beradaptasi dan tetap berusaha sebaik mungkin.

Putera ketiga pasangan M. Asri Kasim dan Normah Saleh ini sempat mendapatkan peringkat terendah di SMA membuat Yoko terus berusaha hingga akhirnya menjadi peringkat 1 lulusan terbaik jurusan IPS SMAN 10 Yogyakarta pada tahun 2014. Setelah itu, Yoko diterima di Universitas Negeri Yogyakarta jurusan Ilmu Komunikasi. Berawal dari sini Yoko bergabung dengan tim mobil Garuda UNY Racing Team sebagai Public Relations, yang mengharuskan dia untuk berhubungan dengan banyak orang termasuk pemerintah, salah satunya Menristekdikti. Sepak terjang dalam bidang Public Relations membuat Yoko ikut serta dalam Student Formula Japan di Shizuoka Tokyo Jepang selama 2 tahun khususnya di tahun 2015 dan tahun 2016.

Selain itu, pemuda yang memiliki hobby membaca, menulis ini mendapatkan kesempatan Exchange International Development Program di Kasetsart University Thailand selama 15 hari. disana Yoko belajar banyak hal mengenai kebudayaan dan juga sistem pendidikan selama disana. Di sela-sela waktu yang luang, Yoko senang menulis berbagai macam essay bahkan essay yang ditulis menjadi juara 1 di Universitas Padjajaran Bandung dan best five di Universitas Kristen Petra Surabaya. Yoko juga aktif diberbagai organisasi seperti Kompas MuDA, Badan Eksekutif Mahasiswa FIS UNY, Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi, dan mencetus International Social Network Center (ISNC) sebagai organisasi yang bergerak dalam bidang internasional.

Aktif dalam membagikan ilmu di beberapa acara serta berbagai macam prestasi menjadikan Yoko sebagai Mahasiswa Berprestasi di Fakultas Ilmu Sosial UNY ditambah sebagai Duta Pendidikan Nasional 2017 dalam ajang pemilihan  Putera Puteri Pendidikan Indonesia 2017. Banyak hal yang menjadikan pemuda kelahiran Wajo ini terus berusaha untuk menjadi yang terbaik walaupun berada jauh dari orangtua. Pesan orangtua yang menjadikan Yoko selalu ingat tentang tanah kelahirannya dan bagaimana dapat menjadikan Wajo terlihat baik dimata suku lain di Indonesia. Banyak orang yang bertanya mengenai dimana itu “Jalang ?” dan “bukannya orang Sulawesi sukanya rusuh ya ?”. pandangan seperti ini yang ingin diubah secara perlahan oleh Yoko.

Terlepas dari raihan berbagai macam prestasi membuat Yoko tetap rendah hati. Tetap berkomunikasi dengan teman lamanya yang ada di Wajo dan meng-share kegiatannya melalui Facebook dan Instagram @yokohidayat. Yoko bercita-cita setelah lulus untuk melanjutkan studi di luar negeri dengan beasiswa agar ilmu yang didapatkan lebih mendalam. Harapan kecil dari hati Yoko untuk kembali dan mengamalkan ilmu serta pengalaman yang diraih untuk membangun tanah kelahirannya, tanah Wajo agar maju sehingga mampu bersaing di nasional bahkan kanca Internasional. Yoko selalu terngiang akan semboyang “tana ogi wanuakku” “MARADEKA TO WAJO’E, ADE’NA NAPOPUANG !”. Dari saya untuk pemuda Wajo yang tersebar di penjuru dunia, sudah saatnya kita kembali. Wajo sudah lama terlelap, ayo kita bangun kembali !!!. (yk)

catatan: tulisan ini masuk ke kotak pesan saya beberapa hari lalu. Meski tidak membuka dan menerima tulisan dari pihak lain, saya memutuskan untuk memuat tulisan ini sebagai bentuk apresiasi pada pengirimnya.

Related Posts

About The Author

Add Comment