Alasan Orang Unfollow di Twitter

Pernah gak kamu iseng ngecek jumlah followermu dan menemukan angkanya tiba2 berkurang drastis? Kamu, biasanya, akan bertanya-tanya ‘kenapa yah mereka unfollow?’. Ada beberapa alasan orang unfollow di twitter. Saya bagi beberapa alasan yang membuat orang memilih unfollow akun kita;

 

1. Terlalu Lebay

Lebay di sini bisa berarti kamu terlalu sering nge-tweet. Salah satu alasan Followers mengikuti akun kita karena ingin mengetahui apa yang sedang kita alami atau rasakan. Tapi, ada tapinya, jika kita terlalu sering nge-tweet keseharian kita pada akhirnya orang akan mengecap kita ‘hanya ingin dapat perhatian’.  Terlebih jika tweet kita lebih memuji diri sendiri.

Follower pasti senang mendapat info terbaru tentang kita, tapi kalau keseringan (misal: tiap 10 – 30 menit) tentu mereka akan bosan jika yang mereka lihat di timeline seputar kamu saja. Teman-teman dekat mungkin akan mengabaikannya dan memilih tetap follow. Tapi jika follower itu tak mengenal kita secara dekat, kemungkinan besar mereka akan memilih tekan tombol ‘unfollow’.

2. Terlalu Galau

Curhat via twitter sah-sah saja, asalkan jangan keseringan. Semua orang punya masalahnya sendiri dan mencari hiburan di sosial media termasuk twitter. Nah, jika tweet kamu kebanyakan mengeluh akan masalahmu alias galau, orang-orang akan meninggalkanmu alias unfollow. Mereka sudah cukup punya masalah di dunia nyata, jangan lagi ditambah dengan keluhanmu.

3. Flooding / RT Abuse

Flooding adalah membanjiri timeline dengan tweet atau ReTweet yang tidak penting bagi follower. Biasanya, tanpa kita sadari seringkali kita membalas tweet teman dengan menggunakan fasilitas ReTweet sehingga membentuk sebuah percakapan. Gunakanlah fasilitas Reply untuk percakapan personal di mana follower tak perlu membaca semua hal yang mungkin tidak penting bagi mereka. Keseringan ReTweet, apalagi bila RT menumpuk, akan membuat orang jengah dan menjadi alasan orang unfollow di twitter.

4. Akun Pasif

Keseringan nge-tweet hal-hal yang tidak penting memang tidak bagus tapi terlalu pendiam juga bisa membuat kamu ditinggalkan follower. Orang akan merasa sia-sia mem-follow lalu memilih tombol unfollow.

Baca Juga: Friendster is Back!

5. Opini Menyerang

Twitter membebaskan kita melakukan apa saja, termasuk mengungkapkan opini atau pendapat. Di dunia maya, orang kadang tidak memedulikan opini kita. Tapi, jika kita mengeluarkan opini terlalu keras atau menyerang seseorang/aliran/kelompok bisa membuat follower antipati lalu menekan tombol unfollow.

Tweet-tweet bernada rasis, agama, keyakinan, seksualitas dan topik sensitif lainnya berpotensi membuat orang tidak suka dan menjadi alasan orang unfollow di twitter. Bijaklah dalam beropini, cobalah untuk lebih sensitif dan selektif dalam berbagi opini atau informasi. Sesuaikan dengan followermu.

6. Tweet Negatif

Banyak orang menjadikan sosial media sebagai sarana untuk mencari hiburan karena di dunia nyata mereka mengalami kebosanan atau mereka sedang punya masalah.  Jangan lagi membuat mereka merasa tidak nyaman dengan tweet-tweet negatif, semisal; kamu marah-marah terus di timeline, memamerkan kelakuan -yang orang anggap- buruk, menggosipi rekan kerja atau atasan, dan lain-lain.

7. Link Dropper

Jika ingin berbagi informasi dengan menyertakan link, jangan memosting link saja. Sertakan penjelasan tentang isi link tersebut. Keseringan memosting link tanpa penjelasan akan membuat orang beranggapan kita tidak layak untuk di-follow lagi.

8. DM Abuser

Sah-sah saja kita mengirimkan DM pada follower tapi jangan keseringan mengirimkan DM, apalagi pada orang yang tidak begitu akrab. Terlalu sering mengirimkan DM, terlebih berisi info yang tidak penting bagi follower, membuat kita dianggap spammer. Tak ada orang yang suka pada spam.

 

Poin-poin di atas hanya beberapa faktor alasan orang unfollow di twitter. Silakan menambahkan hal-hal yang teman tahu..

Btw, jangan lupa follow @lelakibugis tuk tips dan trik lainnya yah…

 

Related Posts

About The Author

Add Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.