Makassar Nol Kilometer

 

Makassar Nol Kilometer| Media Kajian Sulawesi (MKS) & Penerbit Ininnawa | Anwar J Rachman, M Aan mansyur & Nurhady Sirimorok (Editor) | Oktober 2005 | 375 halaman | Rp45.000,- |

Kota adalah sebuah wujud kejujuran modernitas. Di dalamnya terdapat timpah-menimpah antara tabiat modal yang buta-ruang, siasat terhadap ruang yang ada agar modal tetap langgeng, dan cara masyarakatnya menghadapi hidup dengan ruang yang terbatas.
Lantaran itulah, Makassar Nol Kilometer lahir. Buku berisi 49 tulisan yang dihasilkan 15 penulis muda, sebagiannya masih mahasiswa, ini memotret fenomena [kejadian yang lambat laun menjadi sesuatu yang rutin] seperti iringan mayat atau perang antar-kelompok, komunitas [kelompok masyarakat di Makassar yang memiliki sifat khusus] seperti waria di Lapangan Karebosi sampai suporter PSM, ruang [penanda kota atau ruang publik] seperti Lapangan Karebosi dan Fort Roterdam, dan kuliner [jajanan yang biasa ditawarkan di Makassar] seperti Coto atau Sarabba.
Buku pertama yang memotret warga Kota Makassar kontemporer lengkap dengan karnaval budayanya, seperti merayakannya di alun-alun; di titik nol kilometer. Sebuah buku untuk mereka yang ingin tahu budaya-pop Makassar dan sekitarnya.

Related Posts

About The Author

Add Comment