#10ThnBaKTI: Noverius Nggili, Presiden Geng Motor iMuT

[tulisan ke dua, rangkaian #10ThnBaKTI]

Arie Kriting mengimpikan 25 tahun ke depan Indonesia memiliki presiden yang berasal dari bagian timur Indonesia. Dalam presentasinya di hadapan ratusan undangan perayaan ulang tahun ke 10 Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia, komika asal Wakatobi ini memasang foto dan menyebut nama Noverius Nggili.

Arie Kriting dan Noverius Nggili [foto: @infoBaKTI]

Arie Kriting dan Noverius Nggili [foto: @infoBaKTI]

Lalu siapa Noverius Nggili itu?  Pria bertubuh gempal, berambut ikal dan berjanggut panjang ini adalah kordinator Geng Motor IMUT dari Kupang, NTT, sebuah komunitas anak muda jalanan di Kota Kupang, yang suka tapaleuk (pelesir) dengan sepeda motor. Lalu apa yang istimewa dari seorang Noverius Nggili dan geng motor-nya sampai seorang Arie Kriting mendaulatnya sebagai presiden Indonesia 25 tahun ke depan?

Melihat tampangnya dan embel-embel geng motor, tentu orang akan membayangkan lelaki ini adalah pimpinan sekumpulan pemuda berandalan, beringas dan suka melakukan tindakan-tindakan mengganggu keamanan. Belum lagi berita-berita belakangan ini dimana geng motor di Makassar begitu meresahkan. Mulai dari menyerang warkop hingga sampai melakukan pembunuhan. Geng motor pun jadi momok menakutkan.

Citra menakutkan itu akan segera hilang ketika bertemu dengan Fritz, panggilan akrab lelaki yang menyandang gelar sarjana peternakan ini. Ia seorang lelaki yang murah senyum dan ramah. Bersama sekitar 50-an anggota Geng Motor Imut, Frits berkelana menyebarkan berbagai inovasi ke pelosok-pelosok NTT.  Mulai dari cara beternak dan bercocok tanam yang efektif dan efisien sampai mengembangkan desalinator iMuT (mengubah air laut menjadi air tawar), digester biogas portable hingga perang melawan perdagangan manusia (trafficking)

Geng Motor iMuT, merupakan singkatan dari Inovasi, Mobilisasi untuk Transformasi, memiliki sekitar 50an anggota yang terdiri dari berbagai latar; sarjana pendidikan, sastra, ilmu komunikasi, psikologi, perbankan, ada yang sementara kuliah, bahkan ada yang bekas narapidana. Mereka semua memiliki keahlian dan pengetahuan yang siap mereka bagikan. Sesuai dengan motto mereka: Berbagi ilmu sebelum ajal menjemput.

Mengutip Kupang Pos, dulunya Geng Motor iMuT seringkali melakukan demonstrasi di Kantor Gubernur atau Gedung DPRD NTT. Namun hal itu berubah setelah Fritz mengasingkan diri dari ‘keramaian politik’ dan melakukan perenungan. “Apakah aksi demo itu sudah pas untuk konteks NTT? Apakah selama ini rakyat NTT sudah menikmati langsung dari aksi demo kami itu?” Di ujung kontemplasi, Fritz menyimpulkan bahwa ternyata “kelompok kami hanya `dipakai’ oleh elite tertentu untuk meraih kekuasaan. Setelah punya jabatan bagus, mobil bagus dan rumah mewah, justru perilaku korup semakin menjadi-jadi”.

Perenungan itu menghasilkan perubahan, Fritz mengajak anak-anak Geng Motor iMuT yang kebetulan umumnya berlatar belakang sarjana peternakan turun ke kampung-kampung untuk mengurus ternak sapi.  Mereka tetap menggunakan sepeda motor berkeliling kampung memberikan penyuluhan dan mengajarkan inovasi dan teknologi pengembangan ternak sapi milik para petani.

Noverius Nggili berbagi inspirasi dalam perayaan #10ThnBaKTI [Foto: mugniarm.blogspot.com]

Noverius Nggili berbagi inspirasi dalam perayaan #10ThnBaKTI [Foto: mugniarm.blogspot.com]

 “Kami tak pernah menggunakan dana dari pemerintah” dalam presentasinya Fritz berulangkali menegaskan bahwa Geng Motor iMuT tak pernah menggunakan dana pemerintah, meski ia tercatat sebagai sebagai PNS di Pemkot Kupang. Biaya operasional mereka berasal dari kas anggota kelompok yang disumbangkan secara sukarela serta donatur pihak ketiga.

Sejak tahun 2005, Geng Motor iMuT sudah melakukan banyak hal. Mengaplikasikan inovasi pakan ternak berbasis bahan lokal, pengolahan limbah ternak khususnya feces untuk kemandirian energi warga dalam bentuk energi alternatif (Biogas). Mereka juga menggalakkan penggunaan pupuk organik dan ramuan pestisida/herbisida organik  untuk pertanian oganik.

Keadaan alam yang sulit air bersih saat kemarau dan motivasi memberikan pendidikan kepada masyarakat untuk menggunakan potensi alam mendorong komunitas geng motor bekerjasama dengan berbagai lembaga, Geng Motor iMuT ini juga mengembangkan Desalinator iMuT yaitu pengubah air laut menjadi garam dan air bersih yang layak konsumsi.

Oleh Fritz, bersama Noldy P. Franklin dan Donald W. Manggi, Desalinator iMuT diikutkan dalam kompetisi Mandiri Young Technopreneur Award (MYT) tahun 2011 dan Expo di JCC, Jakarta yang diselenggarakan oleh Bank Mandiri. Desalinator iMuT terpilih menjadi empat besar finalis nasional MYT kategori pengolahan air bersih.

Pasca menjadi empat besar Finalis Nasional MYT Award 2011, penawaran kerjasama pengembangan Desalinator iMuT ini datang dari berbagai pihak antara NGO ChildFund Kupang, Wetlands International dan BBPTTG LIPI lewat program IPTEKDA (Ilmu Pengetahuan Teknologi untuk Daerah) serta dari pemerintah Propinsi NTT. Mereka juga sudah menghibahkan satu unit Desalinator iMuT Seri 002 kepada warga di Pulau Kera, Kabupaten Kupang-NTT dan dua unit Desalinator iMuT Seri 003 kepada warga Desa Talibura – Kabupaten Sikka.

Kerja keras Fritz dan Geng Motor iMuT berbuah penghargaan baik di tingkat regional maupun di tingkat nasional. Selain MYT Award, mereka meraih Academia Award FAN NTT untuk kategori bidang Sains dan Inovasi Keteknikan dengan karya inovator teknologi terapan dengan memanfaatkan limbah ternak dan limbah industri rumah tangga menjadi biogas. Oleh Business Innovation Center Indonesia-Kemenristek RI, Geng Motor iMuT terpilih menjadi 103 Inovasi Indonesia 2011 untuk inovasi Digester Biogas Terintegrasi: DePo BiMuT S-002 untuk sumber biogas dan listrik rumahan yang mudah, murah dan ramah lingkungan.

Berbagai penghargaan yang mereka dapatkan tidaklah membuat mereka berhenti melakukan inovasi. “Penghargaan-penghargaan ini bonus bukan tujuan” ungkap Fritz dalam presentasinya. Perhatian dari pihak lain itu menjadi pemacu mereka bekerja lebih tekun untuk melayani masyarakat.

Didukung oleh 150an volunteer dan1400-an simpatisan, yang mereka sebut sahabat, kini memiliki 1 (satu) laboratorium inovasi, 1 (satu) koperasi produsen, 1 (satu) show room inovasi, 1 (satu) bengkel kayu, 2 (dua) bengkel las dan bengkel otomotif mini, 1 (satu) lokasi peternakan ayam dan babi, dan 5 (lima) kelompok dampingan peternakan sapi (350 ekor). “Apa yang kami capai sekarang dan bermanfaat bagi masyarakat, itulah bonus sebagai tujuan bagi kami” pungkas Fritz dalam presentasinya dalam perayaan 10 Tahun BaKTI di Hotel Clarion Makassar.

Tak salah jika seorang Arie Kriting mengimpikan seorang Noverius Nggili menjadi presiden Indonesia. Apa yang telah ia lakukan bersama Geng Motor iMuT telah membuktikan bahwa masyarakat Kawasan Timur Indonesia tidaklah seperti stigma-stigma negatif yang berusaha Arie lawan. Geng Motor iMuT telah membuktikan bahwa orang-orang timur Indonesia adalah orang-orang Kaya, Tangguh dan Inspiratif.

Arie Kriting dan Noverius Nggili adalah dua dari 10 orang yang diundang oleh Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI) untuk berbagi inspirasi. Dalam tulisan berikutnya, saya akan membahas pembicara lain dan bagaimana inspirasi bertebaran dalam perayaan #10ThnBaKTI.

tulisan sebelumnya bisa dibaca di Arie Kriting dan Presiden dari Timur

Related Posts

About The Author

Add Comment